
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Happy Reading guys🥰🥰🥰
Tiga puluh menit sudah jam pulang kantor tapi Ella masih tidak mau pulang, dia terlalu malu untuk bertemu dengan karyawan Aaron, walaupun Aaron memaksanya dari tadi tetap saja dia tidak mau pulang.
"Sayang ayo pulang di luar sudah sepi kok. " ajak Aaron.
"Sebentar lagi Mas,,, takutnya masih ada karyawan yang belum pulang. "
"Kamu tidak bosan sayang disini? "
"Bosan."
"Makanya ayo pulang, nanti jika ada karyawan yang belum pulang aku malu Mas. "
Setelah dirasa kantor benar benar sepi barulah Aaron dan Ella pulang tapi sebelum itu mereka mampir di masjid setelah itu makan dan pulang.
Namun saat sampai di penthous mereka Aaron mendapat telpon dari Mario jika ada salah satu klien yang dari luar negeri mengajak bertemu mendadak karena harus segera kembali.
Walau sedikit berat akhirnya Aaron meninggalkan Ella sendiri di Penthous mereka.
"Hati hati Mas,,! " ucap Ella.
__ADS_1
"Iya Sayang,, kamu juga, Mas berangkat dulu Assalamu'alaikum. "
"Waalaikumsalam." Ella mencium tangan Aaron dibalas kecupan Mesra di keningnya.
Di Penthous Ella berjalan dengan pelan namun di pertengahan tangga Ella di kejutkan dengan kehadiran Nenek Aaron yang sedang menatapnya dengan tajam.
"Nenek,,! " kaget Ella.
"Ya Saya,, senang kamu sekarang? " sinis Nenek Aaron sementara Ella hanya menunduk saja.
"Gara gara kamu keluarga saya berantakan, gara gara kamu Aaron berani melawan saya, sekarang kamu pasti merasa menang kan? "
"Maaf Nek,, " ucap Ella.
"Jadi saya harap kamu segera meninggalkan Aaron." lanjut Nenek Aaron meninggalkan Ella sambil menyenggol bahu Ella, mungkin karena faktor umur Nenek Aaron tidak bisa menjaga keseimbangan nya sehingga Nenek Aaron oleng untung saja Ella segera memeluknya.
Nenek Aaron yang merasa tidak suka di sentuh Ella segera melepaskan pelukan Ella dengan mendorong Ella kasar, sementara Ella yang masih belum siap mendapat dorongan dari Nenek Aaron langsung terpelanting jatuh kebawah.
"Ahh,,, " teriak Ella yang berguling guling di lantai.
'Bruggg,, ' tubuh Ella langsung bersimbah darah terutama di bagian kakinya dan langsung tak sadarkan diri.
Nenek Aaron dibuat Shok melihat kejadian itu, dan dengan tanpa rasa bersalah nya dia langsung meninggalkan Penthous tanpa menolong Ella terlebih dahulu, dia tidak ingin nanti disalahkan, jadi lebih baik dia pergi saja.
__ADS_1
Di sebuah Restoran Aaron merasa gelisah entah karena apa,beberapa kali gagal Fokus hingga membuat Mario harus menggantikan Aaron yang tiba tiba langsung pergi.
"Mario kamu lanjutkan Meetingnya aku harus pergi. "
"Maaf Pak,,, biar asisten saya yang melanjutkan, saya ada keperluan yang tidak bisa ditunda, sekali lagi Maafkan saya. "
"Iya tidak apa apa Pak. " jawab Klien Aaron.
Aaron berlari menuju parkiran dan segera meninggalkan Restoran tersebut, berkali-kali mencoba menghubungi Ella tapi tidak Satu kalipun mendapatkan jawaban.
"Sayang,,, angkat dong telponnya. " ucap Aaron berbicara sendiri.
Aaron menyetir dengan sedikit ugal ugalan, karena tangan satunya fokus menghubungi Ella, hingga Aaron tidak melihat sebuah Truk besar malaju di depannya, untung dengan cepat Aaron segera membanting Stirnya hingga dia menabrak pembatas jalan.
"Ya Allah hampir saja. " ucap Aaron, dia bersyukur dirinya tidak apa apa hanya mobil bagian depannya saja yang hancur.
_
_
_
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK T🥰🥰🥰