HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Keinginan Yusuf


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹


Happy Reading guys 🥰🥰🥰


Tidak terasa besok adalah hari ulang tahun Yusuf yang ketiga, Queena sudah mulai kesal sendiri pasalnya Gus Azka dan Ella masih diam di tempat, tidak ada kemajuan sama sekali, padahal dari penglihatannya mereka sama sama memiliki rasa.


Queena duduk menopang dagu sambil memandang Yusuf yang sedang bermain, tiba tiba otak cerdasnya langsung menemukan sebuah Ide agar Ella dan Gus Azka segera bersatu.


Queena duduk di sebelah Yusuf kemudian mengangkat Yusuf meletakkan di pangkuannya.


"Yusuf sayang tidak sama Umma? " tanya Queena.


"Cayang Mom. " jawab Yusuf.


"Yusuf mau tidak kalau Umma tinggal sama Yusuf dan Aba? "


"Mau Mom. " jawab Yusuf antusias.


"kalau begitu Yusuf harus ikuti kata kata Mommy ya. " ucap Queena langsung di angguki Yusuf.


Queena membisikkan sesuatu pada Yusuf, Yusuf mendengarkan dengan seksama, meski ada beberapa yang sebenarnya tidak terlalu dia pahami.


"Paham Sayang? " tanya Queena lembut.


Yusuf tidak mengangguk ataupun menggeleng, membuat Queena gemas.


Queena membisikkan kembali pada Yusuf barulah Yusuf mengangguk mengerti.


Sesuai arahan Queena saat makan malam Yusuf mengaduk aduk makanannya saja,padahal dia sudah sangat tergiur dengan ayam rica rica masakan Neneknya.


Sikap Yusuf menjadi pusat perhatian di meja makan karena biasanya Yusuf paling antusias saat makan tapi sekarang malah lemah.


"Yusuf kenapa sayang?" tanya Queena lembut,saat ini dirinya dan Gus Alzam ikut makan di ndalem.


Yusuf menatap Queena sebentar setelah itu menggeleng kembali mengaduk makanannya.


"Yusuf tidak lapar?" tanya Gus Azka pada Putranya.


"Yusuf mau Umma."

__ADS_1


"Yusuf mau tinggal sama Umma."


"Tapi Umma kan sudah Syurga sayang."


"Bukan Umma Naila tapi Umma Ella."


"Sayang,,, kan baru tadi pagi Yusuf bertemu Umma Ella." Queena berkata sambil menatap Yusuf seolah berkata,Ayo menangis,,,


"Hiks,,, tapi Yusuf mau sama Umma terus seperti Kak Zia dan Bang Zio." Yusuf menangis membuat semua orang merasa sakit.


"Sayang Yusuf tenang saja, sebentar lagi Yusuf akan tinggal sama Umma Ella kok." ucap Queena menenangkan.


"Beneran Mommy." ucap Yusuf antusias.


"Iya dong sayang,tanya saja sama Aba kalau tidak percaya."


"Beneran Aba,,?" tanya Yusuf penuh harap.


Gus Azka bingung harus jawab bagaimana, sementara Yusuf yang tidak kunjung mendapatkan jawaban langsung menangis kencang.


"Ihh,,, Aba Azka kelamaan tinggal jawab Iya,apa susah nya." celetuk Zia tanpa rasa bersalah.


"Hehehe Maaf Abi, habisnya Zia kesal sih sama Aba kelamaan jawabnya,padahal kan diam diam Aba selalu memperhatikan Umma Ella,iya kan Bang." ucap Zia minta dukungan Abangnya.


"Sekarang Yusuf makan dulu ya nak,nanti kalau sakit Umma Ella bisa marah sama Yusuf." bujuk Gus Alzam sambil menyodorkan sesuap nasi pada Yusuf.


Yusuf yang memang takut pada Gus Alzam Langsung membuka mulutnya.


Setelah selesai menyuapi Yusuf Gus Alzam menyuruh Zio agar membawa Zia dan Yusuf bermain.


"Zio bawa Adik adikmu main dulu ya nak,Abi dan lainnya masih ada hal yang harus dibicarakan."


"Iya Abi."


Zio langsung mengajak Zia dan Yusuf bermain meninggalkan ruang makan.


Setelah semuanya selesai makan Gus Alzam mereka ke ruang keluarga, karena ada hal yang harus bahas.


"Abang langsung saja Ka,, kamu menyukai Ella?" tanya Gus Alzam langsung.

__ADS_1


Gus Azka menunduk,membuat Gus Alzam langsung tahu jawabannya tapi dia ingin mendengar langsung jawaban Adiknya.


"Jawab Nak,, kalau memang kamu menyukai Ella,biar kami melamarnya." ucap Umi Maryam.


"Aku sudah pernah melamarnya Bang,tapi Ella menolaknya." jawab Gus Azka.


"Hah,,, Ella menolak kamu Bang?" tanya Queena yang belum yakin dengan apa yang dia dengar.


"Iya." jawab Gus Azka.


"Mana mungkin Bang, Ella kan juga menyukai Abang."


"Abang tidak tahu." jawab Gus Azka lesu.


"Pasti ada yang tidak beres,biar aku yang bicara sama Ella."


"Queen,, jangan paksa Ella,mungkin saja hatinya masih ada Aaron."


"Aku tidak akan memaksa nya Bang, tapi aku tahu jika Ella juga mencintai Abang."


"Assalamu'alaikum,," ucap seorang dari Pintu Ndalem dan mereka sangat mengenali suara orang itu.


"Waalaikum salam." jawab Semua orang.


Dalam hati Queena tersenyum licik ' Haha,,, malam ini aku akan tidur nyenyak.'


"Ella,,,Tumben kamu kesini malam malam." ucap Queena pura pura terkejut melihat kedatangan Ella.


"Tadi Yusuf nelpon sambil nangis, karena khawatir dari kantor aku langsung kesini." ucap Ella sedikit gugup karena di pandangi oleh keluarga Ndalem.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2