HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Tuyul


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Di dalam kamar mewah sepasang pengantin baru duduk berhadapan dengan canggung, sebenarnya hanya Ella yang canggung Aaron mah biasa biasa saja.


Aaron yang sudah tidak sabar mendekat, memandang Ella dengan seksama wanita yang kini sudah resmi menjadi istrinya.


"Boleh saya melihat wajahmu?" tanya Aaron di balas anggukan pelan Ella.


Perlahan Aaron membuka cadar yang di pakai Ella,dia begitu tertegun menatap wajah mulus Ella, parasnya begitu Ayu mampu membuat tubuh Aaton bergetar.


Ella mendongak hingga mata mereka saling beradu pandang, meski pernikahan ini sebelumnya tidak di Ella rencanakan tapi dia akan mencoba menerima segalanya, walau bagaimanapun Aaron adalah suaminya sudah kewajibannya menghormati dan melayani Aaron.


Aaron mengusap Ella mulai dari kening, kedua mata, pipi, hidung yang terakhir bibirnya mungkin ini akan menjadi candu baginya.


Ella memejamkan matanya dan menerima setiap perlakuan Aaron yang terkesan begitu lembut.


Dengan perlahan Aaron melakukan tugasnya, dia mendorong tubuh Ella dengan pelan ke ranjang empuk di belakang mereka, menindihnya dengan bertumpu pada kedua tangannya.


Ella masih saja menutup Matanya, belum berani untuk sekedar kembali memandang Aaron.


SKIP ,,,,


Aaron menatap wajah kelelahan istrinya, dia berharap apapun ujian kedepannya Ella akan tetap bertahan di sisinya.


"Nice Dream my Wife "


'Cup '


Aaron mengecup kening Ella lama, meski dirinya belum sepenuhnya mencintai Ella tapi dia berjanji akan terus berusaha mencintai Ella, awalnya dia hanya tertarik dengan Ella yang berbeda dengan gadis lainnya yang berlomba lomba untuk mencuri perhatiannya tapi Ella tidak, justru dengan terang terangan Ella menunjukkan sifat ketidak sukaan kepada dirinya.


Malam berlalu, mentari dengan malu malu menyinari bumi dengan cahaya keemasan yang begitu menenangkan.


Mata lentik Ella perlahan terbuka dia langsung berjingkrak kaget melihat cahaya dibalik gorden kamarnya, dia langsung berlari ke kamar mandi mengesampingkan rasa perih di selangkangannya,dia telah melewatkan kewajibannya.


Setelah selesai melakukan ritualnya, pintu kamar hotel terbuka masuklah Aaron dengan membawa nampan di tangannya,dia sengaja tidak membawa ke kamar nya karena takut Ella sedang tidak memakai cadarnya.


"Sarapan dulu." ucap Aaron.


"Kenapa tidak membangunkan aku?" tanya Ella.


"Tidur kamu seperti mayat." balas Aaron santai membuat Ella mendelik ke arahnya.


Biasanya awal pernikahan suami istri masih manis manisnya berbeda dengan Aaron yang tidak ada manis manisnya hanya saat ada maunya saja dia bersikap manis.


"Apa?" tanya Aaron membuat Ella semakin geram.


"Astaghfirullahal Adzim." ucap Ella dalam hati punya suami seperti Aaron harus memperbanyak sabar biar tidak menumpuk dosa.


"Makan " ucap Aaron.


Ella tanpa berkata lagi menerima makanan yang Aaron berikan dia segera memakan sarapannya.


"Sebenarnya apa maksud kamu menikahi ku?" tanya Ella setelah menyelesaikan sarapannya.

__ADS_1


"Kamu mau saya jawab Apa?" tanya Aaron balik.


"Sejujurnya." jawab Ella mantap.


Aaron mengangguk menatap Ella dalam.


"Mungkin saja tertarik." ucap Aaron akhirnya setelah lama memperhatikan Ella.


"Mungkin." ulang Ella dia tidak percaya Aaron menikahi dirinya karena mungkin tertarik padanya garis bawahi Mungkin.


"Ya mungkin." balas Aaron.


"Gila kamu." maki Ella.


"Saya tahu." ucap Aaron makin membuat Ella naik darah.


"Astaghfirullah ya Allah,,,," Ella memijit kepalanya.


"Kamu menikahi saya karena penasaran?"


"Mungkin."


"Apakah setelah rasa penasaran kamu terpenuhi,kamu akan segera menceraikan saya?"


"Tidak,,!" jawab Aaron tegas.


"Meski saya menikahimu bukan atas dasar Cinta, tapi saya bukan orang yang suka mempermainkan ikatan pernikahan."ucap Aaron.


"Jangan terlalu banyak berpikir kita jalani saja dulu, Cinta tidak menjamin seorang tidak perpisah, tidak menjamin suatu kebahagiaan." Lanjut Aaron.


Ella mengangguk membenarkan ucapan Aaron,memang benar jika Cinta tidak menjamin keutuhan suatu hubungan.


"Kita jalani saja, pasti suatu saat nanti cinta akan hadir di antara kita."


"Apakah kamu punya kekasih?" tanya Ella.


"Tidak,,! jika saya punya pacar untuk apa yang menculik mu, lebih baik saya nikahi dia saja." jawab Aaron.


"Lalu kamu kemanain calon istri kamu?" tanya Ella.


"Siap?" tanya Aaron balik.


"Wanita yang di jodohkan nenek dengan kamu." jawab Ella.


"Oh,,, dia, Saya buang." jawab Aaron santai, seolah yang dia ucapkan hanyalah hal biasa.


"Apa?" teriak Ella.


"Kamu manusia kan,kenapa kamu setega itu."


"Maksudnya aku buang ke rumah gigolonya." jelas Aaron.


"Gigolo?" tanya Ella.


"Ya,," jawab Aaron singkat.

__ADS_1


"Ta,,,pi."


"Sudah sudah tidak penting juga membahas dia, sekarang yang harus kita bahas,kita mau Honeymoon kemana?" potong Aaron.


Perlahan hati Aaron mulai mencair, begitu juga dengan Ella yang perlahan membuka hatinya untuk sang suami.


Dimeja makan hotel Zia menangis merengek meraung meminta ikut ke kantor, tidak dia hiraukan bujukan Grandpa dan Unclenya bahkan Keluarga Aaron juga ikut membujuk gadis cilik tersebut.


"Nak,, nanti setelah pulang sekolah langsung ke kantor." ucap Gus Alzam.


"Pokoknya Sia tidak mau cekolah, Sia cudah Pintal,Sia mau kelja saja bial dapat duit yang banyak ."


"Kalau Zia tidak sekolah mau kerja apa, dulu Abi sama Mommy sekolah dulu baru kerja." Queena ikut membujuk Zia,kalau urusan Sekolah Zia memang paling anti.


"Jadi kalo mau kelja di kantol halus cekolah dulu?" tanya Zia.


"Iya Princess,,, jadi Zia harus rajin sekolah seperti Bang Zio." Sambung Tuan Fredy.


"Oh,, yacudah Sia gak jadi Kelja, Sia mau main saja,kan kalau main tidak pellu lagi cekolah,atau Sia cali tuyul saja,bial dia yang kelja cali uang"


"Ya ampun Zia,bukan begitu juga nak."


"Lalu apa?" tanya Zia dengan polosnya.


"Zia itu harus rajin sekolah, dan tuyul itu dosa tidak boleh paham sayang." ucap Gus Alzam.


"Paham Abi,tapi kalau sia cekolah tidak bisa, Sia sudah pintal, Sia mau ikut Abi ."


"Baiklah hari ini Abi yang antar Zia sekolah." pasrah Gus Alzam Akhirnya, tidak ada pilihan lain , jika dirinya terus membiarkan Zia tidak sekolah kasihan Zia.


"Menantu mu benar benar idaman." ucap Javier pada Tuan Fredy.


"Hm,," balas Tuan Fredy.


Zio menyudahi game di tangannya dia menatap sang Adik yang sangat rewel dan manja.


"Dasar manja." cibir Zio.


"Mengaku pintar padahal nilainya selalu buruk." lanjut Zio.


"Ish,, Sio nilai Sia bukan buluk, nilai Sia itu bagus, selalu dapat telul bebek, Sio saja tidak pelnah mendapat telul Bebek." ucap Zia bangga,telur Bebek yang dia sebut adalah nilai dua puluh,dengan bangga Zia memamerkan nilainya yang kata Zio itu jelek tapi bagi Zia merupakan anugerah.


"Hahahaha,,, " Rania tidak dapat menahan tawanya mendengar ucapan lucu Zia, dia merasa bangga mendapatkan nilai seperti itu.


"Cucumu benar benar ajaib Fredy." ucap Javier.


"Ya,, ajaib, dia mewarisi sikap Ajaib Mommynya." balas Tuan Fredy.


_


_


_


TBC

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


__ADS_2