HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Mati Rasa


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹


Happy Reading guys 🥰🥰🥰


Semakin hari hubungan Ella dan Aaron semakin merenggang, memang beberapa hari setelah inseiden itu Aaron bersikap Adil, tapi setelah itu disaat Aaron sedang bersamanya ada saja hal yang Naila lakukan sehingga membuat Aaron terus bersamanya dengan dalih anak didalam kandungannya.


Naila semakin menjadi dia suka bersikap semaunya yang membuat Ella merasa tidak betah di dalam rumah, akhirnya Ella meminta Izin agar Aaron mengizinkan dirinya kerja di butik lagi.


Ella mengalihkan rasa sakitnya dengan kerja dan perbanyak ibadah, dia Senantiasa tersenyum, tidak pernah memperlihatkan rasa cemburunya pada siapapun.


Siang ini Ella berniat ke pesantren Darussalam, dia sudah sangat merindukan Queena dan juga Yusuf, bahkan sampai saat ini dia belum memberitahu Queena jika dia sudah mengetahui pernikahan kedua Aaron.


Sementara Queena Akhir akhir ini sedikit sibuk mengurus Yusuf, juga dia bertekad akan mengembalikan lagi kejayaan keluarga Felix, karena dia tidak tahu bagaimana akhir dari rumah tangga Ella.


Hanya tinggal beberapa langkah lagi semuanya akan beres, perlahan dia membeli beberap saham di perusahaan Fernandes, Meskipun sekarang perusahaan Fernandes berada dalam puncak kejayaannya bahkan hampir menyamai perusahaan Milik Gus Alzam, karena Aaron menyatukan tiga perusahaan sekaligus, perusahaan Aditama juga perusahaan miliknya sendiri digabungkan pada perusahaan Fernandes.


Sebelum turun dari mobilnya Ella membenarkan cadarnya, memasang senyum seceria mungkin, dia tidak sahabatnya mengetahui masalahnya.


Setelah dirasa semuanya sudah sempurna barulah Ella turun ternyata bertepatan dengan Gus Azka yang akan mengantarkan Yusuf pada Queena.


"Assalamu'alaikum Gus,, " ucap Ella.


"Waalaikumsalam Ell, bagaimana kabarmu? " tanya Gus Azka.


"Alhamdulillah baik Gus, boleh saya yang menggendong Yusuf? "


"Silahkan,, " Gus Azka memberikan Yusuf pada Ella.


"Assalamu'alaikum anak sholeh.. " ucap Ella pada Yusuf sambil mencium pipinya.


"Ma,, ma,, ma,, " Yusuf bersuara sambil tertawa saat Ella menciumnya.


"Ihh,,, Yusuf sudah pintar, makin gemesh deh Aunty,,"


"Ma,, ma,, ma,, " celoteh Yusuf menggemaskan.


"Dia memanggilmu Umma Ell bukan Aunty. " celetuk Queena yang baru saja keluar.


"Wahh Yusuf sudah bilang Umma Sayang,, "


"Memang boleh Yusuf panggil saya Umma? " tanya Ella.


"Tidak apa apa Ell, iya kan Bang. "


"Iya tidak apa apa Kok. " jawab Gus Azka sedikit canggung,karena sekarang Ella sudah bersuami takutnya nanti ada salah kesalah pahaman.


"Masuk dulu Yuk,, tidak enak bicara di luar. " ajak Queena.


"Tidak usah Queen, Abang kesini hanya ingin mengantarkan Yusuf, Abang ada sedikit urusan di Cafee. "

__ADS_1


"Oh,, baiklah, Ayo Ell bawa Yusuf masuk. "


Sampai di ruang tamu Ella merasa ada yang kurang, tumben dia tidak melihat Twins, biasanya kan kalau siang mereka lagi main.


"Dimana Twins Queen? " tanya Ella.


"Biasa ikut Abinya. " jawab Queena.


"Ke Kantor? "


"Bukan, mereka ikut Abinya mengisi pengajian di Kota sebelah. "


"Oh,,, Iya ya kan suami mu seorang Kyai. " ucap Ella sedikit menggoda Queena.


"Ya,, ya. "


"Kenapa kamu gak ikut Queen? "


"ngapain aku ikut? " tanya Queena balik.


"Bagaimana nanti kalau Gus Alzam kepincut sama wanita disana. "


"Ye,,, tidak mungkin ya,dia itu tipe pria setia bukan seperti si Aaron brengsek itu belum apa apa sudah menikah lagi " ucap Queena keceplosan.


"Ehh,,, emm,, maksud aku bukan Aaron suami kamu Ell. " Queena mencoba ber alibi.


"Ell kamu kenapa?, maksud aku bukan Aaron yang itu kok, tapi Aaron lain. "


"Aku sudah tahu semuanya kok Queen" Ella sudah tidak dapat menahannya lagi, hatinya sudah terlalu sesak.


"Maksud kamu Ell? " Queena sudah mulai was was.


Sebelum menjawabnya Ella tersenyum, dia tersenyum seolah mengatakan jika dia baik baik saja.


"Aku tahu jika Naila bukanlah sepupu Aaron. "


Queena begitu terkejut bagaimana Ella bisa mengetahui hal itu.


"Naila adalah Istri kedua Aaron, dan sekarang lagi hamil Anak suamiku." lanjut Ella.Senyumnya masih tetap bertahan.


Quenna mengenal sahabatnya bukan setahun dia tahun tapi mulai mereka masih balita, dia tahu dibalik senyum sahabatnya itu tersimpan beribu ribu luka.


"Menangislah Ell,," ucap Queena langsung memeluk Ella.


"Hiks,,, Queen aku,, sakit, hatiku hancur hiks,, aku tidak kuat, rasanya dada ini begitu sesak saat melihat suamiku bersama wanita lain, aku cemburu Queen hiks,,. " Ella menangis dipelukan Queena.


"Siapa yang memberi tahumu Ell, apa Aaron sialan itu? " tanya Queena.


"Biar kuhabisi pria Brengsek itu, "

__ADS_1


"Tidak Queen jangan, aku mendengar pembicaraan kalian waktu Aaron menjemput ku. "


Queena terkejut ternyata sahabatnya ini sudah lama mengetahui kenyataannya.


"Kalau kamu sudah tidak kuat, lepaskan Ell,, . "


"Tidak Queen aku masih bisa bertahan. "Queena memeluk Ella sambil mengelus punggungnya, tekadnya semakin kuat untuk menghancurkan perusahaan Fernandes dia ingin melihat keluarga Fernandes hancur sehancurnya.


🌹🌹🌹🌹🌹


Tidak terasa sudah lebih satu tahun Ella di poligami, hatinya sekarang terasa mati untuk suaminya, dapat dia ingat terakhir kali Aaron menyentuh dirinya sekitar enam bulan lalu, sebelum Naila melahirkan buah hatinya.


Naila melahirkan seorang anak laki laki sesuai keinginan keluarga Fernandes, perhatian keluarga Fernandes seluruhnya di berikan kepadanya, seluruh dunia mengenalnya, diakan pesta besar besaran untuk memperkenalkan Axel sebagai penerus keluarga Fernandes.


Axel Ryn Fernandes nama yang Aaron berikan untuk putranya, sering kali Ella mencoba bicara berdua dengan Aaron dari hati ke hati, dia butuh kepastian.


Ella duduk di ruang tamu menunggu kedatangan Aaron, tapi hingga jam sebelas malam Aaron juga tidak kunjung datang, Ella mencoba bersabar dia tadi sudah masak banyak, dia masak semua makanan kesukaan Aaron, kebetulan sekarang semua keluarga Fernandes tidak berada di rumah.


Mama dan Papa mertuanya pergi keluar kota urusan bisnis, sementara Nenek Aaron pergi ke rumah iparnya dan Naila menginap di rumah keluarga nya, dan itu kesempatan bagi Ella untuk berbicara berdua dengan Aaron.


"Mas kamu dimana sih? " ucap Ella di mulai khawatir pada suaminya, tadi dia sudah menelpon Aaron dan berkata jika akan pulang tapi kok belum sampai.


Ella sudah menyiapkan semuanya, bahkan dia sengaka memakai pakaian sedikit terbuka, dia berniat untuk memperbaiki keadaan rumah tangganya.


Dia mencoba menghubungi nomer suaminya tapi tidak di angkat.


Jam satu dini hari Ella memutuskan untuk mengambil sholat malam.


Setelah memakai mukena ponselnya berbunyi ternya ta ada panggilan masuk dari suaminya, segera Ella mengangkat nya.


"Assalamu'alaikum Mas,, kamu dimana Mas? "


"Maaf Honey,, malam ini aku tidak bisa pulang ada perjalan ke luar kota mendadak. " ucap Aaron tanpa menjawab salam dari Ella.


Ella merasa kecewa dengan Aaron, tapi dia merasa janggal suara suaminya seperti sedikit mendesah.


"Sudah dulu ya Hon,, ey Mas masih banyak kerjaan. "


Ella diam tidak menjawab ucapan Aaron, Aaron yang mengira jika ponselnya sudah dimatikan oleh Ella segera melanjutkan aktifitasnya.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2