HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Keguguran


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹


Happy Reading guys🥰🥰🥰


Di dalam ruang rawat Ella, Aaron masih setia mengenggam tangan Ella, di sebrang nya ada Queena yang berdiri memandang Ella Sendu ditemani Gus Alzam yang selalu berada di samping nya.


Perlahan kelopak mata Ella bergerak, segera Aaron berdiri memencet tombol di samping ranjang untuk memanggil Dokter.


Mata Ella terbuka sedikit demi sedikit hingga akhirnya terbuka sempurna.


"Honey,,, sayang kamu sudah sadar. " Aaron begitu Bahagia melihat istrinya sudah sadar, dia mencium wajah Ella tepat di hadapan Queena, Gus Alzam dan Mamanya disana juga ada Dokter dan beberapa perawat yang akan memeriksa Ella.


"Aaron biarkan Ella diperiksa dulu. " ucap Rania.


Aaron melepaskan pelukannya, membiarkan Dokter melakukan tugasnya.


"Bagaimana keadaan istri saya Dok? " tanya Aaron setelah Dokter selesai memeriksa Ella.


Ella sedikit merasa heran mengapa Dokter memeriksa perutnya, juga dia merasa nyeri, apakah gara gara di jatuh dari tangga.


"Keadaan Nyonya Ella sudah baik baik saja, hanya saja biarkan Nyonya Bedrest selama satu minggu untuk memulihkan keadaan nya. " jawab Dokter.


"Ma,, s " panggil Ella pelan.


"Apa Honey,, apanya yang sakit sayang? " jawab Aaron.


"Ha,, us. " ucap Ella.


Aaron segera memberikan Ella minum.


"Istirahat lagi Ella biar cepat pulih. " ucap Queena.


"Queen kamu disini ? " tanya Ella pelan.

__ADS_1


"Iya." jawab Queena singkat.


"Mas,, aku mau pulang. " ucap Ella pada Aaron.


"Tidak Honey,,, kamu harus dirawat dulu sampai kamu sembuh total. "


"Tapi Mas aku sudah tidak apa apa. "


"Kmu tidak dengar apa kata Dokter tadi kamu harus Bedrest satu minggu Honey. "


"Aku bisa istirahat di rumah saja Mas. "


"Tidak bisa. "


"Mas,, ini hanya luka kecil. " Ella yang mengira jika yang terluka hanya jidatnya saja berkata jika hanya luka kecil dia belum tahu jika dia keguguran.


"Honey,,, kamu harus dirawat sampai sembuh total apalagi kamu habis keguguran. " ucap Aaron keceplosan.


Aaron bingung mau jawab bagaimana begitu pula dengan Riana dan Queena.


"Iya Ella kamu habis keguguran. " bukan Aaron yang menjawab melainkan Gus Alzam.


Ella menoleh menatap mereka bergantian meminta penjelasan ucapan Aaron yang dibenarkan Gus Alzam.


"Iya kamu keguguran, janin didalam perut kamu tidak bisa diselamatkan karena benturan keras di perut kamu Ell. " jawab Queena.


"Keguguran? berarti aku hamil? dan aku tidak mengetahuinya, aku tidak bisa menjaganya, aku membuatnya pergi hiks,, " ucap Ella dengan air mata yang perlahan menetes.


"Hiks,,, anakku. " tangis Ella semakin menjadi.


"Honey,, sudah ya jangan menangis,semuanya bukan kesalahan kamu. " Aaron segera memeluk Ella.


"Hiks,,, tapi Anak kita Mas, anak yang selama ini kita inginkan, hiks,,, aku benar benar Ibu gagal. "

__ADS_1


"Honey,, kamu jangan berbicara seperti itu, kamu adalah ibu yang paling hebat. "


"Hiks,,, Maafkan Mama sayang, Mama tidak bisa menjagamu dengan baik, kenapa kamu ninggalin Mama nak, belum sempat Mama menyapa mu hiks,,,. "


"Istighfar Ell,, sabar. " ucap Queena.


"Anakku,,, hiks,,,. " Ella tidak merespon nya dia tetap menangis sambil terus berkata anak ku.


"Sayang,, nak , jangan begitu, sadar nak. " Rania ikut bersuara.


"Anakku,,, hiks. "


"Honey,,, kamu ikhlasin ya sayang. "


"Hiks,,, aku adalah seorang ibu yang bodoh, bagaimana aku tidak menyadari jika kamu sedang tumbuh di rahim Mama nak. "


"Hiks,,, Anakku, Maafkan Mama sayang. "


"Istighfar Ell, ingat Allah Ell, ingat semuanya sudah di atur oleh Allah. " ucap Queena.


Karena Ella yang tidak kunjung berhenti menangis akhirnya Aaron meminta Dokter untuk memberikan Ella obat penenang saja.


"Hiks,,, Anakku. " ucap Ella melemah akhirnya kembali tidak sadarkan diri mungkin efek obat penenang yang dokter suntikkan.


_


_


_


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2