HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Dendam Nenek Aaron


__ADS_3

Hanya Allah lah tempat kita mengadu,,,


Hanya Pada Allah kita berpasrah.


🌹🌹🌹🌹🌹


Happy Reading guys 🥰🥰🥰


Di ruang rawat Ella kini hanya tinggal Queena dan Ella saja, Aaron keluar katanya ada urusan sebentar, sementara Gus Alzam pergi ke kantor.


"Kamu tidur saja Ell, biar cepat pulih. " ucap Queena.


"Aku sudah bosan tidur Queen. " balas Ella.


"Hahaha,,, memang iya sih tidur terus itu bosan. "


Queena dan Ella terus bercerita kesana kemari.


Di Mansion keluarga Fernandes Aaron tengah marah marah pada Neneknya, dia marah karena Neneknya menjadi penyebab istrinya jatuh dari tangga dan keguguran.


"Kenapa Nenek tega melakukan ini Hah? " bentak Aaron.


Nenek Aaron tidak menjawab dia diam saja karena percuma saja dirinya memebela diri Aaron sudah pasti melihat rekaman CCTV di Panthousnya.


Setelah mengatakan semua uneg uneg nya pada sang Nenek Aaron segera meninggalkan Mansion keluarga Fernandes.


'PYARRR,,, ' Nenek Aaron melemparkan gelas di tangannya, dia semakin membenci Ella.


"Hanya gara gara gadis tidak berguna itu, anak dan Cucuku sampai berani melawanku. " ucapnya Murka.


"Tunggu saja pembalasanku wanita sialan. "


Nenek Aaron memanggil orang kepercayaan nya dia minta di antarkan ke rumah sakut tempat Ella dirawat, dia akan membuat perhitungan kepadanya.

__ADS_1


Sampai dirumah sakit dia langsung menuju kamar rawat Ella yang sebelumnya sudah diberitahu oleh orang suruhannya.


Tapi sebelum ke kamar Ella dia memasuki ruangan salah satu Dokter yang merupakan kenalannya.


"Lama tidak berajumpa Em,,. " ucap Dokter Joni.


"Hhhh,,", Nenek Aaron tersenyum sinis.


"Tumben kamu kesini ada apa? " tanya Dokter Joni.


"Aku butuh bantuanmu. " ucap Nenek Aaron.


"Bantuan Apa? "


"Kamu kan yang menangani istri Cucu saya? "


"Istrinya Aaron? "


"Iya, siapa lagi cucuku kalau bukan Aaron. "


"Kamu mau aku bantuin apa? " tanya Dokter Joni, dia pasti akan menuruti setiap ucapan Nenek Aaron, karena dia merasa mempunyai hutang budi kepadanya, Nenek Aaron telah membiayai pengobatan Ayahnya juga dia yang telah membantu nya hingga menjadi seperti sekarang ini.


Nenek Aaron mengeluarkan sebotol kecil cairan yang entah apa isinya.


"Aku mau kamu suntikan ini kepada istri Aaron. "


"Apa ini? " Tanya Dokter Joni melihat lihat botol kecil itu.


"Suntikan saja jangan banyak tanya. "


"Tapi,,, "


"Ini perintah Jon. " ucap Nenek Aaron telak.

__ADS_1


"Baiklah." pasrah Dokter Joni.


Nenek Aaron tersenyum puas dan meninggalkan ruangan Dokter Joni menuju kamar rawat Ella.


Tanpa mengucap salam atau mengetuk pintu terlebih dahulu, Nenek Aaron langsung masuk, disana Ella sedang duduk sendiri memandang kearah jendela.


"Nenek,,, " ucap Ella saat melihat keberadaan Nenek Aaron.


"Ya Saya. " balas Nenek Aaron.


"Dasar ceroboh, menjaga kandungan saja tidak becus apalagi menjaga anak. "


Ella menunduk, perlahan air matanya menetes, hatinya begitu sakit mengingat jika dirinya keguguran.


"Bisanya hanya menangis, menangis dan menangis, aku mual melihatmu. "


Nenek Aaron semakin mendekat dan dengan sengaja dia menyeggol tiang infus Ella dengan kerasa sehingga Ella merasa kesakitan.


"Sakit? "


"Itu tidak seberapa dari pada saat anak dan cucuku membentak dan meninggalkan aku sendiri hanya karena wanita tidak berguna seperti dirimu. "


"Hiks,,, hiks,, Aku minta Maaf Nek. "


"Aku tidak akan pernah memaafkan dirimu, aku akan mendoakan agar kamu menjadi wanita mandul yang sesungguhnya, agar kamu tidak bisa merasakan bagaimana jadi seorang ibu. " Nenek Aaton terus saja berbicara sesuatu yang menyakiti Ella.


Saat Nenek Aaron akan pergi Ella memegang tangannya.


"Nek,, hiks,, maafkan aku. "


"Lepas,,,! " Nenek Aaron terus menjauh dan tangan Ella masih saja menahannya, karena kondisi Ella yang tidak sehat Ella langsung terjatuh dari Ranjangnya dan kepalanya tepat mengenai sudut meja di sampingnya.


'DUGGG,,, '

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK🥰🥰🥰


__ADS_2