
"Lagi mikirin apa si Ra " Tanya Al
"Dari tadi gw perhatiin lo kebanyakan diem "
"Gak ada Al " jawab gw sebisa mungkin terlihat biasa
"Eh Al bintang nya bagus ya " tunjuk gw ke bintang di atas langit biar perhatian Al teralih.
"Gak usah ngalihin perhatian, mau cerita sendiri apa gw yang nyari tau sendiri " Si kamvret emang susah kalau mau bo'ong sama dia.
Akhirnya gw cerita juga tuh rencana gw buat keluar dari DM studio dan rencana besok mau ngomong juga sama Ibu sama bapak.
"Karena itu lo resah gelisah dan kurang bahagia " tanyanya
"Gw cuma gak mau Ibu marah dan nge diemin gw, dan gw bahagia yah inget itu "
"Sensi amat sih, Jalan malem yu Ra, masa kesini diem aja "
__ADS_1
"Udah malem Al "
"Kan sama gw, deket sini aja gw mau cari tempat yang bagus buat liat city light "
"Ayok gw tau tempatnya" Jawab gw semangat setelah mengingat tempat yang tadi sore gw kunjungi diem-diem itu.
Yah gw menggandeng Al buat ke sana lebih tepatnya nyeret dia sih.Setelah berjalan beberapa meter kita pun sampai tempat yang sore tadi gw ke sini.
"Gila keren sih ini Ra, lo kapan kesini nemu tempat sebagus ini "
"Tadi sore gw kesini, Al naik ke atas itu lebih bagus tau yok" Ajak gw yang di anggukin sama Al, mungkin kalau cewek lain bakal di larang sama Al tapi kalau gw yang ngajakin yakin dia percaya karena ilmu manjat gw lebih jago dari pada dia hahaha.
"Hemzt " Jawab Al yang fokus sama kamera ponselnya, Dia emang paling suka ngefoto city light
Gw di abaikan sama cahaya malam yang indah itu huh.
"Ra diem disitu yah bagus tau, gw foto dari sini, lu tahan diem disitu" Karena gw udah bete sama tingkahnya yang nyuekin gw, cuma diem yang di lakuin.
__ADS_1
Dia pun menghampiri gw duduk di samping dan menunjukkan hasil fotonya tadi, ya dan itu emang bagus-bagus hasilnya.
"Bagus gak Ra " tanyanya antusias kadang dia suka foto-foto hal gak jelas dan bilang mau nyainggin gw jadi fotografer.
"Jelek " Jawab gw jutek , Melihat reaksi mukanya jadi pengen ketawa. Karena tidak terima diapun melihat-lihat kembali hasilnya untuk memastikan apa kata gw tadi.
"Al" ucap gw sambil bersandar di bahunya. Gw lagi capek butuh sandaran dan cuma sama dia gw bisa bersandar tanpa melibatkan sebuah rasa yang nantinya akan menuju sebuah komitmen.
"Udah besok gw bantu jelasin sama Ibu" Yah kadang tanpa gw ngomong dia faham apa yang gw rasa, gw cuma mengangguk tanda iya.
Kita berdua sejenak diam menikmati city light yang indah, langit begitu indah.Ku eratkan pelukan di tangan Al dan bersandar dengan nyaman di bahunya , Al pun melakukan hal yang sama menyadarkan kepalanya di atas kepala gw, yah kalau di lihat kita sangat romantis kan duduk berdua menikmati malam saling bersandar.Kami sama-sama diam menikmati malam yang begitu indah.
Tidak ada kata yang terucap, Hanya ada dua pasang mata yang menatap indahnya malam tanpa tanya.
Sibuk dengan fikiran masing-masing,saling mencari kenyamanan namun engan untuk menyatakan.
Terkadang gw selalu berfikir akankan gw sama Al akan selalu menjadi seorang sahabat selamanya.
__ADS_1
Jika nanti kami memutuskan memiliki pasangan masing-masing akankah masih bisa seperti ini.
Dan akankah gw menemukan seseorang yang seperti yang gw impikan selama ini, dan akankah ada seseorang yang memimpikan ingin memiliki orang seperti gw, karena lelah mikir yang aneh-aneh akhirnya gw terlelap di bahunya Al dengan nyaman.