Hujan

Hujan
#2


__ADS_3

Pagi ini begitu Indah suasana Rumah entahlah rasa haru terpancar dari wajah Ara tak berhenti ia tersenyum. Rasa deg-deg an, sedih, bahagia semuanya campur aduk bakal enak kalau di buat es campur ini.


"Cie calon pengganti cantik bener " Manusia rusuh dateng nih beserta buntut nya.


"Mba Ara Cakep bener dah ah, uhuy " Goda lili yang langsung duduk di samping meja rias Ara.


"Gimana mba Perasaannya " Tanya Nina penasaran karena dia tau sifat kakaknya terlihat tenang namun aslinya dia gugup.


"Gak bisa berkata-kata" Jawaban singkat Ara membuat Nina tersenyum.


"Rileks sih nikah nya kan sama Mas Al "


"Apa bedanya mau nikah sama Al atau mau siapa pun intinya nikah itu sesuatu yang serius " Nina tersenyum mendengar jawaban Ara , karena Ara tidak pernah berfikir akan Seserius ini.


"Makasih mba " Ucap Nina dan Memeluknya dari samping.


"Lah kenapa ini bocah "

__ADS_1


"Makasih aja, lo udah mau jadi dewasa gw seneng denger nya " ucap Nina tulus Ara yang merasakan perkataan Nina tulus pun tersenyum dan memeluknya kembali.


"Pelukan gak ajak-ajak " Lili yang sibuk dengan ber-selfie ria pun menyadari kalau dirinya tetingal akan suatu hal. Dan langsung berhambur memeluk kedua kakaknya itu.


***


Tibalah dimana semuanya merasa tegang dimana Al sudah duduk manis berhadapan dengan Bapak, yah Ara melihat kedua laki-laki beda usia itu sejenak ia meneteskan air matanya.


Dimana satu ruangan berseru SAH di iringi dengan doa-doa penghantar mereka agar menjadi keluarga yang Sakinah mawaddah warohmah.


Semuanya haru semuanya tersenyum bahagia, banyak doa dan ucapan selamat yang terdengar pagi ini.


Ara Dan Al duduk di sebuah kursi dimana dia dengan tersenyum melihat seluruh keluarganya berkumpul dalam momen bahagia ini.


Ya Al mengabulkan yang Ara minta. Ara bersyukur dengan bahagianya Ara menggenggam tangan Al.


"Makasih ya Al "

__ADS_1


"Sama-sama" ucap Al dan menggenggam erat tangan Ara dan mencium punggung tangan Ara.


Mereka adalah dua manusia yang tengah berbahagia dengan konsep pernikahan yang di minta Ara.


Yap Ara dan Al tindak mengelar pesta pernikahan yang wah seperti kalangan muda mudi lainnya, Ara cukup mengumpulkan keluarga dari kedua belah pihak dan orang-orang terdekat nya, karena Ara mau menikmati momen pernikahannya secara kekeluargaan dan sederhana.


Sesederhana rasa suka dan cintanya Al kepadanya namun tetep bertahan di tengah keadaan apapun itu.


Karena tidak banyak mengundang banyak orang untuk hadir di pernikahannya, unggahan sosial media keduanya pun banjir Doa, dan ucapan meski beberapa menyayangkan konsep yang di pilih Ara. Tapi tetep mereka menghargai segala keputusan Ara dengan ancaman tidak boleh menolak hadiah yang sengaja mereka kirimkan sebagai tanda ucapan selamat untuk kedua pengantin


Dan dengan kepasrahan Ara menerimanya, rezeki gak boleh di tolak iya kan.


Hari sudah mulai malam beberapa keluarga sudah kembali ke rumah masing-masing, dan beberapa tamu terdekat juga sudah mulai pulang.


kini tingal keluarga inti saja yang berkumpul, para orang tua tentunya.


Dan untuk kedua pengantin kita sudah terlelap dalam tidur nya dari satu jam yang lalu karena kelelahan berdiri dan berfoto tadi, ini baru sedikit tamu yang di undang gimana kalau banyak, udah pasti k.o mereka.

__ADS_1


__ADS_2