
Para orang tua tengah berdiskusi di ruang makan tentang rencana pernikahannya kedua anak mereka dengan antusias terutama Mama sama Ibu paling heboh.
Sedangkan Ale dengan lili masih perang batin lewat tatapan mata yang saling melotot.
"Awas copot tuh mata" Ucap Ann yang udah enek liat kelakuan mereka.
"Gak PP nanti ganti yang baru" Jawab lili kesel.
"Hahahaha beli di toko material ya li" saut Ale, yang sudah jelas bikin lili tambah kesel.
"Iyain aja deh biar cepet "
"Dih gitu aja ngambek hayo lili" karena gemes melihat adeknya ngambek Ale tak tahan dan akhirnya menggelitik lili, lili yang emang orang nya gak tahan sama sesuatu yang menggelitik, langsung ketawa sambil minta ampun.
"Hihi mas Ale jangan ih lili geli, geli, udah , cukup, cukup, lili minta ampun" ucapnya lili di sertai tawa
Kedua orang dewasa yang sedang suap-suapan itu pun ikut tertawa melihat tingkah laku kedua bocah itu yang sedikit berantem, sedikit lagi baikan terus aja gitu.
"Mau es cream mas " ucap lili yang sudah duduk di pinggiran ranjang di samping Ara yang tadi minta disuapin buburnya Al setelah acara gelitik menggelitik.
"Ayok lesty go beli " jawab Ale sambil berdiri lili yang permintaan di kabulkan Ale tersebut lebar.
__ADS_1
"Naik motor ya " jawab lili ikut berdiri.
"Yes "
"Jangan lupa pakai helem" Dengan suara perlahan Al mengingatkan kedua bocah yang sudah kembali akur ini.
"Siap komandan" jawab serempak mereka sambil memperagakan hormat bendera, dan berjalan beriringan keluar kamar.
"Dasar dua bocah" ucap Ara tersenyum.
"Masih pusing Al"
"Sini gw pijitin" Ara mendekatkan badannya untuk memijat Kepada Al yang sedang senderan.
"Makasih ya Ra " Ucap Al dengan tulus
"Untuk apa Al "
"Untuk semuanya, Makasih karena selalu ada di sisih gw, makasih karena udah mau menerima gw " Pandangan Ale pun kini menuju mata Ara.
Merasa di tatap Ara menghentikan kegiatan nya memijit kepada Al.
__ADS_1
"Gw yang seharusnya berterima kasih sama lo Al, karena setelah gw renungin hidup gw engga akan berjalan baik tanpa adanya lo di samping gw, karena segala keputusan yang gw ambil pasti ada lo didalamnya begitu pun ketika keputusan gw salah lo juga yang menyelesaikannya"
"Terus gini ya ra sampai kita tua nanti" Ucap Al kemudian mengecup kening Ara.
Lagi suasana romantis gini datang nya dua pengganggu ini.
"Unch so sweet ah Mas Al " teriak Lili di samping kuping Ale, yang jelas dapet Pelototan dari sang punya kuping.
lili yang bodoamat langsung menghampiri mereka berdua dan menyodorkan es cream coklat ke Ara.
"lili nanti juga mau cari calon suami kek Mas Al, udah baik, ganteng, pengertian, setia, romatis lagi " Ucap Lili polos sambil memakan es cream vanilla nya.
"Heh bocah ingusan umur aja masih piyik udah mikirin nikah, sekolah noh yang bener" Jawab Ale sambil gedeg gede karena bisa gitu ini bocah mikirin hal yang belum waktunya.
"Apa sih mas Ale rese"
"Iya Lili sekolah dulu yang bener ya, nanti mas Al do'ain lili mendapatkan pasangan yang baik "
"Aamiin yang kenceng mas Al " ucapan Lili sontak membuat mereka berempat tertawa.
Ya malam ini mereka menghabiskan waktu bersama, bercanda dengan beberapa obrolan yang entahlah.
__ADS_1