Hujan

Hujan
Kebun teh


__ADS_3

Setelah selesai Sarapan hari ini kita berencana mau piknik di kebun teh yang jaraknya enggak jauh dari vila jadi kita cukup berjalan kaki untuk menuju ke sana dengan di antar mang Edi yang jaga vila sini.


Mang Edi berada paling depan untuk memimpin jalan, di ikuti Bapak, Ibu, Lili, Rina, Gw dan si Al .


Barang bawaan kita bagi tugas, dan gw milih bawa cemilan hahah dan di jalan gw udah sambil makan kripik nya lili yang dari tadi udah dapet protes dari yang punya makanan.


"Ra mau kripiknya dong" ucap Al yang berjalan di belakang gw.


"Aaaa yang lebar " ucap gw menyuapkan kripik yang banyak.


"Aarra jjaaggaan baayyak-bbanyak " hahaha ucap Al protes dengan susah payah saking penuhnya itu mulut saking lucunya itu ekspresi, gak gw sia-siakan gw potret dia dengan mulut penuh kripiknya itu wkwkw.


Gw tipe orang yang suka up to date ada hal dikit yang menurut gw lucu juga gw update hahaha.


Gw update di story' instagram. karena gw kan orang nya gak pelit dan suka berbagi jadi gw bagiin aja nih muka jeleknya manusia itu wkwkkw.


Sampai juga kita di lokasi yang di pilih mang Edi buat piknik, pilihan yang baik tempatnya enak kita bisa melihat dengan jelas pemandangan gunung salah yang di suguhkan sungguh pemandangan yang memanjakan mata di tambah perginya sama orang-orang tercinta.


Kita merapikan semuanya duduk melingkar gak lupa juga kita berfoto ria pemandangan kek gini sayang kalau di lewatkan dan tidak di abadikan, kebanyakan foto yang di ambil buka foto keren ala-ala keluarga lain tapi foto dengan expresi susah di jelaskan jelek semaunya haha yang penting bahagia.


"Mba Mas , Menghadap sini dong bagus nih pemandangannya " Ucap Nina yang udah bersiap motret dia lagi suka-sukanya sama kamera sekarang.


Kita berdua pun nurut apa kata dia dengan banyaknya gaya yang telah kita lakukan untuk berfoto berujung lelah dan memutuskan menghampiri bapak sama ibu yang lagi makan puding coklat.

__ADS_1


"Mau " Teriak lili sambil berlari mendahului kita


"Suapin bu" ucap lili manja


"Kumat deh " Celetuk Nina sambil nyomot tahu isi goreng.


"Iri bilang bos " bales lili gak terima


"Udah gak usah berantem, makan nih ibu bikin banyak makanan, Al ada singkong goreng kesukaan kamu tuh " Ucap Ibu


"Hemm buat anak kesayangannya mah apa sih yang gak di kasih" Ucap gw sambil manyunin bibir , Dan itu malah bikin Al nyubit pipi gw kan rese.


"Anak mantu idaman yah mas " timbal Nina . Gw pun melotot ke dia, ini anak kalau ngomong sembarangan, yang di pelototin cuma bisa nyengir sambil terus makan itu tahu.


Setelah selesai makan Al , Bapak sama lili mau nerbangin layang-lanyang, Nina mau belajar motret katanya mau cari objek yang bisa di foto, mang Edi udah pamitan pulang dulu ada yang dikerjain katanya di rumah.


Dan tinggallah sekarang Gw sama ibu, sengaja manja dulu tiduran di paha ibu mumpung lili gak ada.


"Bu "


"Iya "


"Kalau Ara ngelakuin hal yang ibu enggak suka, ibu bakal marah " Tanya gw hati-hati

__ADS_1


"Kenapa emangnya Mba, Mba ngelakuin apa " tanya ibu menyelidik


"Mba mau keluar dari Dm studio bu " Ucap gw selembut mungkin harap-harap cemas ibu marah nih.


"Kenapa" tanya ibu masih dengan expresi datarnya


"Mba rasa udah cukup buat dapetin Ilmu dari sana bu, Mba mau coba bikin usaha yang mba bisa bangun sendiri, Mba mau punya usaha sendiri" Ucap gw mengutarakan keinginan gw.


Ibu tersenyum dan membelai jilbab gw.


"Ibu ngikut apapun keputusan yang mba ambil " ucapnya tulus


"Ibu serius, ibu gak marah " spontan gw langsung duduk, ibu hanya mengangguk dan tersenyum gw pun memeluk ibu. Dari kejauhan Al memperhatikan dan kasih gw jempol gw pun balik kasih dia jempol.


"Makasih ya bu udah dukung Ara "


"Iya sama-sama ibu selalu berdoa untuk anak-anak ibu semoga selalu sehat dan lancar menjalankan segala pilihannya, maafkan ibu yang dulu pernah larang kamu jadi fotografer " ucap ibu penuh haru rasanya lega denger ibu ngomong gitu.


Kamu tau hal yang kamu takutkan selama itu tidak terjadi seburuk apa yang kamu fikirkan, bicarakan baik-baik dan percaya semuanya akan baik-baik saja.


Di Sore itu kita menikmati kegiatan masing-masing kita, lili yang dengan susah payah menerbangkan layang-lanyang akhirnya berhasil juga.


Nina masih sibuk foto dan gw sama ibu nikmatin keripik nya lili yang emang enak haha yakin orang nya tau gw yang makan bakal minta ganti rugi dua kali lipat ini.

__ADS_1


__ADS_2