
Setelah Tumis kangkung selesai Ara segera mencaplok telor dua, dia tau Al suka dengan telor ceplok setengah mateng. Segera ia tata dalam piring, berhubung tadi dia masak nasi cukup untuk dua porsi jadi tidak lama dan baru saja matang.
Ara segera memindahkan ke tempat nasi dan membawanya ke meja makan. Semua yang di lakukan Ara tak lepas dari mata Al , membuat Al tersenyum sendiri.
"Senyum-senyum sendiri udah kek orang gila lo " cibir Ara
"Gak PP kalau gila karena istri sendiri mah " Ucap Al ngasal
"Makasih yah Ra" ucap Al tulus
"Jangan bilang makasih dulu ini gw engga tau rasa masakannya gimana, nanti tumis kangkung nya gak enak lo protes jadi simpen dulu rasa terimakasih lo itu "
"Gw coba yah" Setelah tumis kangkung masuk mulut Al, Ara harap-harap cemas untuk rasanya, kalau di resep sih udah sesuai tapi Ara juga gak tau karena tadi juga lupa engga di icipi.
"Gimana Al " penasaran Ara
__ADS_1
"Keasinan dikit ra " Ucap Al sambil tersenyum dan masih memakan tumis kangkung nya dengan nasi biar engga terlalu asin untuk ceplok telor nya masih enak, kalau engga enak kebangetan Ara.
"Kalau asin jangan di makan Al " larang Ara yang baru saja mencicipi tumisnya sendiri yang ternyata lebih dari kata asin sedikit ini mah.
"Gak PP Ra, ini kan masakan pertama lo buat gw jadi harus habis " ucap Al tersenyum
"Maaf yah Al gw belum bisa jadi istri yang baik buat lo "
"Sejak kapan lo engga jadi istri yang baik buat gw, istri yang baik engga di ukur dari dia bisa masak apa engga nya Ra, gw nikahin lo engga buat gw suruh masakin gw Ra " Jawab Al tersenyum dan masih lahap dengan tumis kangkung keasinan itu.
"Udah jangan kebanyakan mikir, lo makan telor ceplok nya aja"
"Gw juga mau makan tumisnya Al, gak PP asin buat gw belajar, tungguin gw bisa masak yang enak yah " ucap tulus Ara membuat Al tersenyum bahagia karena dia tau sifat Ara.
"Iya sayang "
__ADS_1
Mereka berdua menikmati makan siang mereka meski sedikit eh banyak asin tapi Al tetep lahap.
Bahkan ia memfoto bekas piring dan tumis kangkung nya dan meng-upload nya di sosial media story Instagram dengan caption.
"Masakan pertama istri tercinta meski sedikit rasa asin yang terasa tapi rasa cinta yang mengudara mampu mengalahkan rasa asinnya🥰 "
Diakhiri emoticon kiss yang banyak tak lupa Al meng-tag Ara biar semangat belajar Masaknya.
Ara yang baru selesai mencuci piring bekas mereka masak, tersenyum setelah membaca notif dari handphonenya dan segera berlari ke arah Al yang tengah duduk di ruang tamu sambil menonton TV, dan memeluk nya, dan menghujani dengan ciuman.
"Makasih yah " ucap nya dan mengakhir ciuman ringan nya itu.
"Untuk " Tanya Al dan menahan Ara tetep berada di posisinya karena Ara ingin segera kabur, kebiasaan dan Al tak akan membiarkan itu terjadi dengan lembut Al menatap Ara yang di tatap jadi kikuk. Al mendekatkan wajah.
"Mau ngapain " Tanya polos Ara
__ADS_1
Dengan perlahan Al memajukan wajahnya hingga hembusan nafas Ara terdengar dan detak jantung mereka beriringan. Kini Al mencium bibir Ara perlahan dan Ara pun mengikuti permainan Al, ya Ara tak lagi menolak seperti sebelum-sebelumnya karena Ara ingin belajar menerima Al sebagai suaminya bukan sebagai sahabatnya.