Hujan

Hujan
#13


__ADS_3

Setelah cukup istirahat dan membagikan oleh-oleh ke mama , mereka pun pergi kerumah ibu , karena Ara sudah kangen dengan ibunya.


"Assalamualaikum " ucap Al dan Ara


"Waalaikumsalam"Jawab bapak membuka pintu,Al dan Ara bergantian mencium tangan bapak.


"Mba Ara " teriak lili dari lantai dua langsung memeluknya.


"Heh bocah ada apa tumben meluk-meluk "Yap lili tipe anak yang susah di cium atau di peluk dia akan memeluk kalau ada yang dituju aja seperti saat ini contohnya ia tau mba Ara dan Mas Al nya baru pulang dari Bandung sudah pasti mereka membawa makanan kesukaan nya .Ara menyadari apa yang di inginkan lili dan menyodorkannya totbag yang ia bawa . Dengan sumringah lili menerima dan berlari menuju dapur untuk membukanya.


"Dasar " Ara segera menyusul lili ke dapur karena ia tau ibunya berada di sana juga.


"Nyampe jam berapa Al "Tanya bapak yang kini telah duduk di ruang tamu


"Tadi nyampe jam 12 pak , berangkat pagi kita "

__ADS_1


"Gimana Al kamu sudah bicara dengan Ara "


"Sudah pak dan Alhamdulillah Ara setuju "


"Alhamdulillah kalau begitu bapak percayakan semua ke kamu "


"Baik terimakasih ya pak, udah percaya sama Al "ucap Al tulus karena memang dukungan dari orang -orang sekitarnya yang membuat nya berani untuk menyatakan cinta nya ke Ara .


"Sama-sama Al "


Ditengah obrolan Bapak dan Al dateng lah manusia penganggu yang siap bertempur di dapur siapa lagi kalau bukan Nina .


"Mba Ara aaaaa " teriaknya langsung masuk kerumah tak lupa Salim sama bapak dan Mas Al namun langsing di abaikan saja , karena tujuannya cuma satu , oleh-oleh.


"Mba Ara "peluk Nina ,dan Ara sudah hafal dengan kebiasaannya adik-adiknya,Ara cuma bisa menghembuskan nafas panjang.Dan pemandangan itu tak luput dari perhatian ibu yang tersenyum bahagia melihat anak-anaknya meski sering berantem tapi mereka ini akur.

__ADS_1


Semuanya tengah kumpul di ruang tv sambil menonton film yang sedang menonton mereka yang tengah asik maen Uno .


Ya Al ,Nina ,Ara ,lili dan Ale sedang bermain uno.Karena merasa sepi dirumah karena di tinggal mama dan ayah Ale memutuskan untuk kerumah ibu karena itu yang biasa iya lakukan, menganggu Lili tentunya.


"Haha mas Ale kalah "setelah persaingan sengit Lili dan Ale berujung Ale yang kalah .


"Lagi beruntung aja Lo Li " jawab Ale tak mau kalah


"Terima aja Lo kalah dari adek gw "ucap Nina sambil menepuk Ale karena posisi duduk mereka berdampingan.


"Baru juga kalah sekali mba , dari pada lu kalah Mulu hahahaha "ya sedari tadi permainan memang Nina banyak kalah dan itu membuat Nina kesal,dan megeplak kepala Ale .


"Sakit mba " melihat Ale yang kesakitan bukanya kasihan mereka semua malah tertawa puas .


Ya begitulah keluarga ini dua keluarga telah menjadi satu setelah pertemanan Al dan Ara dari bangku smp nya .

__ADS_1


Ibu yang melihat interaksi mereka dari dapur tersenyum bahagia, doa nya terkabul meminta Al untuk menjadi pendamping Ara .


"Terimakasih Ya Allah"ucap ibu pelan dan segera menghampiri mereka dan membawakannya singkong goreng coklat makanan favorit mereka terutama Al , menantunya itu .


__ADS_2