Hujan

Hujan
#7


__ADS_3

Setelah mereka puas berkeliling dan membeli beberapa makanan mereka memutuskan untuk pulang karena mereka sudah lelah dan hari sudah semakin siang di tambah nanti malam Al ingin mengajak Ara ke suatu tempat jadi gak boleh terlalu capek.


"Al capek " keluar Ann setelah duduk di sofa dan menyandarkan kepala nya


"Biasanya juga lo yang gak punya capek "


"Gak tau capek aja gw "


"Cobain deh ra cimolnya enak" Ucap Al dan langsung menyuapkan satu cimol ke mulut Ara, reflek Ara membuka mulut nya.


"Gurih Al"


"Al tapi pengen indomie "


"bikin lah, kan tadi beli " ucap Al santai meski dia faham kode dari Ara, dia membuka bungkus plastik yang berisi singkong goreng.


"Singkong nya beda dari buatan ibu, kurang enak " Monolog nya sendiri.


"Enakan juga indomie Al, telor dia setengah mateng Al " Ucap Ara yang kini tengah memeluk Al dari samping. Dengan senyum manis tentunya.


"Engga usaha merayu Ra, rayuan lo gak mempan buat gw "

__ADS_1


"Gw cuma meluk suami gw aja, engga ngerayu "


"Nih cobain cilor nya tapi kebanyakkan minyak " Mulut Ara tetep otomatis ya ngebuka sendiri kalau mau ada yang masuk.


"saosnya engga enak " Komen Ara


"Mau singkong ngga, tapi kurang enak " Al menawarkan Singkong yang tadi dia beli berharap nya enak tapi ternyata rasanya jauh dari buatan ibu jadi Al cuma memakannya sedikit.


"Dih nyari korban, lo aja engga suka itu singkong pastinya gw engga lah, habisin loh kalau engga gw aduin sama ibu " Ancam Ara dan segera kabur ke dapur untuk membuat indomie.


"Di tukang ngadu awas lo ya " Al yang tak terima segera mengejar Ara berakhir lah aksi kejar-kejaran di dalam rumah. Dan Ara memutuskan untuk menyerah karena beberapa kali tertangkap meski sempat kabur tapi kali ini Ara nyerah udah cape.


"Cape Al " dengan masih ngos ngosan Ara kini tengah dalam dekapan Al


"Sakit ngga" tanya Al


"Sakit lah, kebiasaannya lu mah "


"Maaf lah"


"Di maafin kalau lo gendong gw ke kamar " manja Ara

__ADS_1


"Ayok " dengan senang hati Ara langsung nemplok buat di gendong Al


"Cape ya Al "


"Badan engga ada beratnya mana ada capek, gw mandi dulu ya gerah " ucap Al


"oke " jawab Ara dan segera berdiri mengambil kaos ganti untuk Al dan menyiapkannya di atas kasur . Ara beranjak dari kamar untuk ke dapur.


Ia ingin memasak sesuatu untuk makan siang, meski tadi dia ingin memakan indomie tapi dia engga tega kalau ngajakin Al makan indomie lagi.


Ia putuskan untuk memasak nasi dan menumis kangkung dan ceplok telor.


Setelah selesai mandi Al tak mendapati Ara di dalam kamar akhirnya dia memutuskan untuk keluar mencari istrinya, dan ia tersenyum saat mendapati Ara tengah berkutat dengan Alat dapur karena amat sangat jarang Ara mau ke dapur kalau engga cuci piring, bahkan bantu masak ibu di rumah aja jarang ia lakukan kalau engga di teriakin ibu.


Tapi ini tanpa di suruh Ara terjun ke dapur untuk membuat makanan meski terlihat Ara sedikit kebingungan tapi Al senang Ara memahami perkataannya kemaren.


"Hay lagi masak apa " tanya Al


"Tumis kangkung Al, udah selesai mandi, lo duduk aja gw belum selesai masakannya "


"Mau gw bantuin gak "

__ADS_1


"Engga usah lo duduk aja di meja makan ini tinggal ceplok telor nya aja sambil nunggu nasi mateng" Al mengiyakan perintah Ara karena engga mau ngerusak mood Ara.


__ADS_2