Hujan

Hujan
#17


__ADS_3

Setelah lelah bercerita dan Al masih melanjutkan game yang tertunda nya tadi sekarang Ara malah pules tertidur di paha Al ,dan itu membuat Al tersenyum tanpa henti.


Dan ia memfoto moment itu dan di bagikan ke grup keluarga mereka.


Tak lama mendapatkan beberapa komentar yang membuat nya tertawa .


lili: Mas Al bucin


Nina : Kenapa tiba-tiba pengen muntah yah tapi gak tau kenapa , rasanya ingin segera muntah 🤮.


Mama : Bucin terusssssss


Ale : Enggak usah pamer sama yang jomblo


Lili : Mas Ale jomblo sejati wkwkwkkw


Ale : Heh bocah diem lu


ibu : Dasar kalian


Al : Iri bilang bosss


Nina : le gimana kalau Minggu depan kita kerumahnya le,kita gangguin mereka


Ale : Ide bagus


Lili : Ikut


Ale : Anak kecil di larang ikut

__ADS_1


lili : Hisss mas Ale jahat😡


Ale : Bodo amat


Al : Enggak ada yang menerima kalian


Al : Kek tau Alamatnya aja 😜.


Ale : Bisa nanya Ayah


Al : Mas Al larang


Nina: Masih ada seribu cara bosss.


lili : Orang dewasa ngeselin lili mau tidur


Ale : bay bay adek kecil tidur yang pules ya besok sekolah hahahaha .


Nina : Yang mulai siapa ?


Ale : Orang Bucin mana bisa Sadar diri


Al: Bubar


Setelah menutup Pesan WhatsApp nya kini Al memindahkan Ara yang tertidur di sofa .Ya mereka harus istirahat karena besok Al akan pergi ke kantornya.


................


Pagi yang cerah untuk kedua manusia ini dimana untuk kali pertamanya mereka menjalani hidup berdua tampa kedua orang tua mereka.Kini Al tengah menatap istrinya yang tengah sibuk memasak Indomie yah kenapa masak Indomie lagi karena memang mereka belum belanja.

__ADS_1


"Al sarapan sudah siap"


"Duh wagi bener Indomie nya "


"Siapa dulu yang masak "


"Iya deh ,Lo gak pp Ra naik sepeda dulu ke pasarnya "


"Aman Al ,itu adalah salah satu impian gw kepasar naik sepeda hehe "


"Tapi Lo jangan aneh-aneh ya "


"hehe " Ara tau maksudnya Al jangan aneh-aneh ia cuma tersenyum karena ia bersyukur punya suami seperti Al yang mengerti akan dirinya.


"Nanti mau di masakin apa Lo "


"Mau ke kantor?" tanya Al menebak juga sih Ara mengangguk kan kepalanya tanda iya


"Emmm "Al Tampak berfikir bukan berfikir enaknya makan apa,tapi berfikir makanan apa yang gampang dan bisa enak di masak sama Ara karena terakhir ia cobain masakan Ara selalu ke asinan kalau nggak kemanisan meski sudah di ajarin ibu tapi tetep aja itu terulang.


"Terserah Lo aja Ra ,apa aja yang Lo masak juga gw makan "


"Bener juga sih "


"Tapi jangan masak yang aneh-aneh "Al mengingatkan karena mana sanggup ia makan makanannya aneh nya Ara kalau terlalu aneh , kasian sama perut.


"Oke nanti gw cari ide buat hari ini mau masakin Lo apa " jawab Ara antusias membuat Al tersenyum.


Mereka berdua menikmati sarapannya, setelah selesai Al berpamitan untuk berangkat bekerja, seperti pasangan suami istri pada umumnya Ara mengantar Al sampai pintu gerbang, karena mereka hanya tinggal berdua otomatis Ara juga yang akan menutup dan membuka gerbang untuk Al .

__ADS_1


Al telah berangkat mobilnya pun menghilang di pertigaan pertama, sebelum menutup pagarnya Ara di sapa tetengga depan rumah nya seorang nenek yang tengah menyiram tanamannya, membuat Ara penasaran dan menghampiri nya sekerdar berkenalan atau bergosip tentang tanaman karena rencananya Ara ingin menanam beberapa tanaman di taman mini rumah nya itu.


__ADS_2