I Love but You Go

I Love but You Go
Episode 14 Mama Kena Serajangan Jantung


__ADS_3

Masih bersikutat pada upaya meluluhkan hati orang tuanya. Merenungi apa yang harus dia lakukan


“Assalamu’alaikum!”


“Wa’alaikum salam!”


“Mama sama papa sudah pulang rupanya! Tumben pulang cepat?”


“Iya nih, papamu tidak betah lama-lama disana. Katanya masih banyak urusan yang harus diselesaikan” jawabnya kemudian matanya tertuju pada kami. “Aduh, Andi sudah berapa kali mama bilang jangan bergaul sama orang seperti mereka ini!” ketus Ibu Andi, yang dalam sekejam mampu merubah raut wajah kami. Namun, kami berusaha untuk tetap bersikap ramah sebagaimana tamu yang baik.


“Siang tante! Om!” sapa kami seraya mengulurkan tangan. Tapi, tidak di gubris oleh keduanya.


“Jangan lama-lama yah di rumah ini, kuharap kalian segera keluar …”


“Mama apa-apaan sih mereka ini sahabat-sahabat aku, Mom. Jangan seperti itulah, please!”


“Iya sayang jangan seperti itu! Mereka kan, sudah bersahabat sejak lama. Jadi biarkan saja!”


“Baiklah!, mama berbaik hati hari ini untuk memberi pengecualian kepada mereka. Dengar yah, kamu jangan bawa lagi orang miskin lainnya kemari, terkecuali mereka. Dengar dan camkan baik-baik kata-kata mama dalam otakmu, mengerti?”

__ADS_1


“Mom! Tapi …”


“Sudahlah tidak ada tapi-tapi-an lagi!”


“Kalau aku ingin berhubungan dengan Alisa gimana?” reflex kata-kata itu menusuk telungaku, Andi mungkin iya memang benar karena mengatakannya tetapi yang salah adalah situasinya. Tentu saja bisa ditebak bagaimana reaksi ibunya.


“Apa!? Cewek kampungan nan miskin itu, cewek sakit-sakitan dan bau sampah seperti dia kamu minta mama untuk restui. Tidak Andi, mama tidak akan pernah setuju!”


“Ma, tapi aku sangat menyayanginya, dan tanpa restu dari mama pun aku akan tetap pacaran dengannya.!”


“Baiklah kalau kamu melawan mama akan … … Ah Arrghh”. “Blupp”


“Andi! Cepat telpon ambulance”


“Iya Pa!”


******************


Setibanya kami di rumah sakit segera Ibunya dilarikan ke ruang UGD, dan itu membuat Andi merasa sangat bersalah.

__ADS_1


“Sudahlah Andi, jangan menangis lagi!” Arya mencoba menenangkan Andi yang begitu terpukul dengan kejadian ini. Belum lagi selesai masalah Alisa dan dia kembali dihadapkan pada masalah baru yang semakin memperumit keadaan. Yah, mau gimana lagi sudah jalannya seperti ini. Aku ikut prihatin padanya,


“Iya, sabar yah sweety pie!” aku terhanyut dalam suasana dukanya. Lama ia berpikir lalu…


“Mungkin aku memang tidak ditakdirkan untuk bersama Alisa”


“Hufssst … jangan bilang begitu ah. Ini adalah salah satu cobaan yang diberikan untukmu agar kamu bisa lebih kuat. Bukannya menyerah seperti ini!”


“Yup, ini adalah ujian cinta kalian!”


“Tapi, aku tidak tahu harus bagaimana sekarang, aku tidak dapat memilih antara dua orang yang paling aku sayang, terlebih lagi aku tidak ingin jadi anak durhaka.”


Yah, memang benar itu adalah pilihan yang sangat sulit. Lalu harus bagaimana? Andi hanya bisa pasrah dan berdoa semoga kedua orang yang dia sayang bisa selamat. Dia pun berharap semoga kenyataan ini tidak akan memperparah kondisi Alisa, hanya itulah harapannya sekarang.


Note: Pernah ngga sih kalian dalam hubungan tanpa direstui orang tua karena perbedaan status.?


Untuk teman-teman yang berada dalam hubungan serupa itu semoga tetap semangat meminta restu orang tua yah. Karena biar bagaimana pun hubungan tanpa restu orang tua juga ngga akan berkah yah. Ples, melepas orang yang di cintai demi kebahagiaan orang tua juga berat. Tetaplah berusaha yang terbaik. Jikalau memang pada akhirnya takdir tidak mengizinkan kalian untuk bersama maka tak ada pilihan. Selain melepaskan.


to be continue

__ADS_1


__ADS_2