
Setelah aku selesai berdandan aku langsung keluar dari kamar sambil memperhatikan semua kondisi rumah seraya hatiku berkata
apakah aku akan meninggalkan istana ku ini dalam hatiku sungguh sangat sedih.
keluarga Abizar pun datang untuk melamar.
aku melihat betapa bahagia nya semua orang akan perjodohan ini andai saja mereka tau aku sungguh tidak menyukainya gumamku dalam hati.
"Ra.. "terdengar suara laki laki siapa lagi jika bukan Radit.
aku berhenti dan melihat kebelakang tanpa ekspresi.
Radit menarik tangan ku sebelum acara pelamaran dia benar benar meyakin kan ku untuk mengambil keputusan perjodohan ini.
"Ra,jika kamu tidak mau katakan tidak? "kata Radit dengan nada penuh tanda tanya.
aku berpikir sejenak jika aku menolak maka senyuman dan kebahagiaan yang keluar dari
dua keluarga ini akan hancur tapi jika ku terima bagaimana aku bisa menerima dia sebagai suami sedangkan aku tidak mencintai nya,gumamku dalam hati.
"Dit, aku siapko"jawab ku dengan senyuman tipis tapi dalam hatiku aku sungguh sangat tidak siap.
__ADS_1
Radit hanya tersenyum lalu mengajakku untuk bergabung dengan lainnya.
**
"Radit,lihat lah betapa cantik nya calon istrimu"kata tante Heni sambil tersenyum lebar.
aku hanya membalas dengan senyuman.
"Tidak kalah cantik dari tante Melin"jawab Radit sambil memeluk mama.
Radit dan mama juga bisa dibilang akrab.
sudah sudah semua orang cantik jika kita hanya membahas ini kapan lamarannya akan selesai, sahut mama.
****
kini lamaran sudah benar benar terjadi tinggal besok adalah hari pernikahan ku yang dilakukan dengan sederhana aku tidak tau mengapa tapi rasanya aku belum siap.
suara telepon terdengar oleh telingaku
ternyata Radit yang menelpon.
__ADS_1
"halo Dit"ucapku
"Ra... aku cuma ngigatin besok kamu jangan kentut"dengan nada tertawa.
aku hanya berfikir kekonyolan apa lagi ini.
"emang nya kalau kentut kenapa? "tanya ku dengan singkat.
"Soalnya bisa gagal pernikahannya"sambil tertawa Radit menjawab pertanyaan ku
"Emang kamu mau apa?aku judes lo? "ucapku dengan nada tertawa.
"ngk papa sesekali kita gantian sifat kan"ucap radit dengan spontan.
Radit memang bisa dibilang cowok yang sulit ditebak dia bisa romantis maupun judes tergantung suka hati dia.
"lo udah tidur Ra? "ucap Radit.
kata kata itu adalah ciri bahasa Radit dari dulu
"ngk aku ngk bisa tidur"jawab ku dengan spontan.
__ADS_1
"mending lo tidur nanti mimpiin gue jadi suami lo besok malam nya nanti lo akan gue santap"dengan suara usil yang dikeluarkan Radit.
"idiihh, akumah ouh aja ya"jawabku dengan cuek padahal itu sungguh sangat lucu.