Ikatan Cinta

Ikatan Cinta
Hadia dari Radit


__ADS_3

"Pagi...istri pemalas"kata Radit,aku langsung terbangun dan bersifat cuek terhadap Radit.


"Dit....ini masih pagi kamu udah jahilin aku"kata ku dengan spontan.


Radit hanya terdiam dan membawakan segelas susu untukku.Aku yang kaget akan sifat Radit yang tiba tiba berubah menjadi baik hanya bertanya tanya dalam pikiran ku.


Ada apa dengan radit??


tumben dia baik?? pikirku dalam hati.


"Ni susu cepat lo habisin terus mandi gue mau ajak lo kesuatu tempat"ucap Radit dengan tersenyum.


"Dit.. kamu lagi sakit ya"kataku lalu mencubit pipi nya Radit dengan kencang.


"Sakit tau,lo apa apaan si nyubit gue segala"kata Radit dengan kesal.


"Ya.. kan kamu ngak pernah sebaik ini mana tau kamu ada perasaan kan sama aku"kata ku dengan ketawa.


Radit terlihat kesal atas perkataan ku itu lalu mendekat dan memegang tangan ku serta berkata"Ra...aku tau kok pernikahan kita tidak didasari dari cinta tapi aku sebagai suami harus menjalankan tugas ku yaitu mencintaimu walaupun kini aku belum bisa tapi aku tetap akan berusaha"kata Radit dengan tatapan serius.


Aku terharu dengan Radit ternyata dia tidak seperti yang aku bayangkan kukira dia hanya menganggap pernikahan kami sebagai permainan.


"Dit.. makasih ya karna kamu udah berusaha mempertahankan pernikahan ini aku juga akan berusaha menjadi seorang istri buat kamu sebisa mungkin"kataku lagi dengan memeluk Radit tanpa sadar.

__ADS_1


"Eheemmmm...... uhukuhuk.. apa jangan jangan lo udah suka sama gue"kata radit sambil tertawa.


"ihh apaan sih"jawabku dengan senyuman malu.


"Ya udah sekarang kami cepat bersiap siap aku udah mintak izin ke mama buat kita jalan jalan"kata Radit lalu pergi meninggalkan ku.


Aku yang mendengar ajakan Radit untuk jalan jalan sangat senang setelah sekian lama aku tidak pernah jalan jalan lagi.


******


Aku dan Radit kini telah sampai tujuan yaitu sebuah perbelanjaan entah apa yang membuat Radit mengajakku ke tempat sebuah perbelanjaan ini.


"Dit.. ngapain ke sini?"kata ku kepada Radit.


"Sejak kapan kamu mau beli aku hadiah? "kataku lagi dengan tertawa.


"jadi lo ngak mau ni kalau ngak kita pulang aja"jawab Radit lagi dengan kesal.


"ihhh mau lah malah aku senang ya udah yuk kita belanja"jawabku dengan senyuman .


Ketika kami mau masuk ke sebuah toko perbelanjaa yang cukup terkenal semua orang melihat kami dengan sadis kenapa tidak aku akui Radit sangatlah gagah,tampan,dan kulit nya yang kekuning langsat membuat dia semakin gagah dilihat dan warna rambut nya yang hitam serta bola matanya yang kecoklatan membuat pandangan orang semakin terpikat.


"Dit... lihat tu semua orang pada lihatin kamu"kataku kepada Radit.

__ADS_1


"Jelaslah aku kan cowok ganteng"jawab Radit dengan angkuh.


"Huhhh...kamu tau ngak kenapa mereka lihatin kamu"ucap ku lagi.


"Kenapa? "jawab Radit lagi.


"Karna Kamu itu jelek ngk cocok berdampingan sama aku yang cantik ini hhhh... "jawabku sambil tertawa keras.


Radit terlihat kesal langsung mengancam ku.


"Awas aja nanti lo akan gue kasih hukuman lihat aja"bisik Radit kepada ku.


"Siapa takut"jawabki dengan angkuh.


****


Aku dan Radit sudah lelah mengelilingi pusat perbelanjaan namun belum ada barang yang kami temukan.


"Dit... pulang yukk capek ni"panggilku,Radit cuma terdiam dam melotot.


"Isss Radit apaan sih udah lelah bangat akunya"ucap ku lagi dengan kesal.


Radit hanya tertawa dan tertawa hingga semua orang melirik kepadanya.

__ADS_1


"Yaudahh kita pulang"kata Radit.


__ADS_2