
namaku Aldo,asal daerahku dari Bandung,aku berumur 21 tahun,aku merantau ke Jakarta sudah sangat lama yaitu sekitar 3 tahun yang lalu,aku merantau ke Jakarta niatnya untuk mencari pekerjaan, karena aku ingin membantu ibuku yang sudah sakit-sakitan Dirumah.
jujur selama 3 tahun ini aku sudah waktunya aku untuk pulang, karena kontrak kerjaku sudah selesai,aku di kontrak bekerja selama 3 tahun aku bekerja sebagai seorang fotografer,gajinya juga lumayan besar dan cukup untuk membiayai ibuku yang sedang sakit Dirumah.
"Aldo,ini gaji kamu yang terakhir ya,makasih sudah banyak bantu saya selama ini".
ujar bos nya Aldo sambil mengasongkan gaji kepada Aldo untuk yang terakhir kalinya
Aldo pun menerima gaji dari bosnya itu dan berkata terimakasih
"sama-sama bos,oh iya,saya juga mau berterimakasih sama bos,karena berkat bos,saya jadi memiliki uang untuk biaya perawatan ibu saya Dirumah,bos juga sangat baik sama saya selama ini,yasudah kalau begitu saya pulang dulu ya bos,ibu saya pasti udah rindu banget sama saya,daah bos".
"Oke,oh iya,hubungi saya bila kamu butuh kerjaan lagi".
ujar bosnya Aldo
"Siap bos!".
ujar Aldo sambil berlari ke luar kantor
Aldo pun terus berjalan sampai ke parkiran,dan pada saat sampai di parkiran disitu ia pun langsung menaiki mobil yang sudah ia sewa untuk pulang dari Jakarta ke Bandung.
setelah sampai di mobil Aldo tiba-tiba saja menerima sebuah chat dari maminya yang ada di Jakarta,dan jaraknya tak terlalu jauh dari kantornya Aldo,dan setelah itu Aldo pun langsung membuka dan membalas chat dari maminya itu.
*didalam chat
"Halo Aldo gimana kamu sehat?,terus ibu kamu gimana perkembangannya?".
ujar maminya Aldo dalam chat
Aldo pun membalas
"Alhamdulillah Aldo baik,mih,sekarang Aldo baru mau pulang lagi ke Bandung,soalnya kontrak kerja Aldo udah selesai,tapi kalau mamih mau Aldo mampir dulu ke rumah ya boleh aja,sekalian Aldo juga bawa oleh-oleh buat mamih,hehe,Aldo juga udah kangen banget sama Amoy,udah sekitar 3 tahun ini belum ketemu".
"Boleh do,kerumah aja Gpp,masih Inget kan?".
balas mamihnya Aldo dalam chat
"Inget dong,dulu kan sering main,yaudah Aldo Kesana sekarang ya,daah mamih".
__ADS_1
balas Aldo lagi dalam chat
Aldo pun mematikan HP nya dan segera berangkat kerumah mamihnya.
Perjalanan Aldo kerumah mamihnya menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit,sampai pada akhirnya pada pukul 14:00 Aldo sampai didepan rumah mamihnya Aldo.
"Assalamualaikum Mamih...".
ujar Aldo sambil mengetuk pintu rumah mamihnya
Mamihnya Aldo pun keluar dari pintu.
"Waalaikumsalam,eh Aldo,akhirnya kamu dateng juga,ayo masuk nak,sini".
ujar mamihnya Aldo menyuruh Aldo untuk masuk kedalam rumahnya
Aldo pun langsung masuk kedalam rumah mamihnya disitu Aldo pun ngobrol-ngobrol sebentar dengan mamihnya berbicara soal kerjaan dan ibunya.
"Kalau soal ibu,ibu Alhamdulilah sehat,cuman penyakit jantungnya belum sembuh total,masih dalam masa pemulihan,selama Aldo bekerja di Jakarta,Aldo selalu hubungin ibu,Aldo seneng banget sekarang wajah ibu udah gak pucet lagi, dulu sih ibu itu wajahnya pucet banget demamnya juga tinggi dan gak pernah turun selama berhari-hari suhu tubuh ibu selalu 38-39°C,disitu Aldo bingung Aldo harus ngapain,jadi semenjak itulah Aldo memutuskan untuk bekerja dan merantau ke Jakarta, kebetulan Aldo diterima kerja sebagai fotografer, gajinya juga lumayan besar,dan cukup untuk perawatan ibu,Aldo di kontrak selama 3 Tahun bekerja di fotografer,dan karena waktu kontraknya udah habis,kini Aldo mau pulang lagi ke Bandung".
ujar Aldo menceritakan semuanya kepada mamihnya
waktu pun terus berjalan tak terasa jam pada saat itu sudah menunjukan pukul 16:00 WIB,sudah 2 jam Aldo curhat kepada mamihnya soal kehidupannya.
"kurang lebih seperti itulah mih ceritanya,oh iya ngomong-ngomong Amoy kemana?,kok belum keliatan dari tadi?,Aldo udah kangen banget sama Amoy".
ujar Aldo mengalihkan pembicaraan
"Kangen banget ya do?,daritadi pas di chat nanyain Amoy terus,hehe".
ujar mamihnya Aldo tertawa kecil
"Iya mih kangen banget,mana dulu aku sama Amoy itu kan selalu main bareng,dan ngaji bareng,pokoknya banyak lah hehe".
balas Aldo
mamihnya Aldo pun menarik nafas panjang.
"Do, sebenarnya Amoy yang kamu kenal udah beda sama Amoy yang dulu".
__ADS_1
ujar mamihnya Aldo dengan nada sedikit sedih
"memangnya kenapa mih?".
ujar Aldo bertanya
"Amoy yang sekarang itu sukanya main sama laki-laki terus, joget-joget Pake pakaian yang gak bener, mabuk-mabukan,pergaulan bebas,dan suka pergi ke tempat-tempat diskotik,pulangnya juga suka malem terus,mamih itu udah coba larang Amoy udah tegur Amoy,tapi Amoy masih aja tetep ngeyel,mamih bingung harus ngapain lagi".
jawab mamihnya Aldo
"Astaghfirullah Hal Adzim,Aldo Gak Nyangka Banget Amoy Bisa Kayak Gitu,Tapi Mamih Tetep Harus Sabar Ya,Yang Kuat Menghadapi Cobaan Ini,Karena Ini Pasti Salah Satu Cobaan Dari Allah Untuk Mamih,Dan Allah Itu Pengen Menguji Mamih,Seberapa Kuatkah Mamih Menghadapi Cobaan Ini,Yang Sabar Ya Mih".
ujar Aldo sambil menepuk-nepuk punggung mamihnya
Mamihnya Aldo pun tak berhenti menangis sampai pada akhirnya Aldo pun segera mengalihkan pembicaraan.
"Udah mih,jangan nangis terus ntar Cepet tua".
ujar Aldo menghibur mamihnya
mamihnya Aldo yang tadinya sedih berubah menjadi sedikit tersenyum dan tertawa.
"Hahaha,bisa aja kamu do,dari dulu emang gak pernah berubah ya,tapi dimana-mana orang marah Cepet tua,ini nangis Cepet tua,tapi emang Mamih udah tua hahaha".
ujar mamihnya Aldo tertawa agak besar
"Hehe,oh iya sampai lupa,oleh-olehnya masih di mobil, Aldo,ambilin dulu ya oleh-olehnya".
ujar Aldo sambil bergegas ke mobil untuk mangambil oleh-olehnya
Aldo pun membawa oleh-oleh yang dibawanya ke dalam rumah mamihnya Aldo,yang tak lain oleh-olehnya adalah makanan khas Bandung barat yaitu:peuyeum bandung,pisang bollen,dan surabi bandung.Aldo membawa semua oleh-oleh itu kedalam rumah mamihnya,terutama mamihnya itu belum pernah makan makanan Bandung dan juga khas Bandung.
"Wah banyak banget makanannya,padahal Aldo gak perlu repot-repot bawain Mamih makanan sebanyak ini,tapi makasih ya do".
balas mamihnya Aldo dengan senang
setelah menurunkan semua oleh-olehnya Aldo pun kembali menutup pintu belakang mobil,sambil Aldo pun berfikir dalam hatinya.
"(Apa aku nginep aja ya disini untuk beberapa hari,dengar apa kata Mamih,buat aku prihatin juga tentang keadaan Amoy yang sekarang, tapi ibu...)".
__ADS_1
Bersambung...