INSYAALLAH HALAL

INSYAALLAH HALAL
PART #4


__ADS_3

Setelah setengah jam Aldo diperjalanan, akhirnya Aldo pun sampai didepan tempat kerjanya Amoy.


"Stop!, sampai disini aja,ini tempat kerja gw".


ujar Amoy sambil melepaskan seat belt


"Oh...jadi ini tempat kerja kamu?, wuih!,keren juga ya, besar lagi tempatnya, ngomong-ngomong kalau Aldo mau datang ke tempat kerja kamu boleh gak?".


tanya Aldo


"Cuih!,orang kayak Lo gak pantes buat Dateng ke tempat kerja gw, disini yang Dateng itu khusus buat orang-orang terpandang aja, sedangkan Lo?,haha,ngarep!,dahlah gua mau berangkat kerja dulu,dan Inget!,Lo jangan pernah bilang ke Mamih kalau gw kerja disini".


jawab Amoy memberi peringatan


"Kalau Aldo bilang?".


tanya Aldo lagi


"Kalau Lo berani bilang...nih akibatnya!".


jawab Amoy sambil menendang pintu mobil Aldo


Amoy pun kesakitan sendiri karena kakinya menendang pintu mobil Aldo cukup keras,dan Aldo yang melihat kejadian itu langsung tertawa.


"Hahahaha!,itu sih akibatnya kualat sama yang lebih tua, sakit kan?, hahahaha".


ujar Aldo yang tertawa terbahak-bahak


Amoy yang sedang kesal pun langsung menampar wajah Aldo.


*Plaaak


"Awww!!!!".


ujar Aldo yang kesakitan


"Masih berani Lo?!!".


tanya Amoy


Aldo pun menggeleng-gelengkan kepalanya,dan setelah itu Amoy pun langsung turun dari mobilnya Aldo bergegas untuk berangkat ke tempat kerja dengan ekspresi kesal tanpa berpamitan dulu kepada Aldo.


"Ih...galak pisan, tapi mumpung Amoy udah masuk ke tempat kerja,mendingan aku foto ah,terus kabarin Mamih".


ujar Aldo didalam mobil


Aldo pun kemudian memfoto tempat itu dan langsung mengabari mamihnya.


*dalam chat


"Mih,ini Aldo barusan udah foto tempat kerjanya Amoy nah ini fotonya".


ujar Aldo dalam chat


Aldo kemudian mengirimkan foto itu ke chat mamihnya.


"Tuh mih fotonya,tapi Aldo minta sama Mamih,buat pelan-pelan aja ya ngomong sama Amoy nya?,soalnya kalau langsung ngomong dan gak pelan-pelan ngomong-nya,nanti takutnya Amoy malah marah,soalnya selama ini Aldo mantau sikapnya Amoy,sikapnya Amoy itu udah berubah 100% dari yang dulu,dan kalau boleh Aldo tau, sebenarnya siapa yang udah mempengaruhi Amoy sampai sikapnya berubah 100% gitu?,kalau gak,asal mulanya aja,gimana asal mulanya sikap Amoy bisa berubah 100%?".


Tanya Aldo dalam chat


"Iya,makasih ya do, fotonya,tenang aja Mamih pasti bakalan ngomong pelan-pelan kok sama Amoy,oh iya soal orang yang mempengaruhi Amoy kita ngobrolnya Dirumah aja ya,sekalian Mamih juga mau curhat sama kamu".


balas mamihnya dalam chat


"Oke,siap Mih Aldo pulang sekarang ya".

__ADS_1


jawab Aldo dalam chat


Aldo pun langsung mematikan HP nya dan segera pulang ke rumah mamihnya, perjalanan Aldo dari tempat kerjanya Amoy ke rumah mamihnya menempuh waktu sekitar 30 menit,dan sesampainya Aldo didepan rumah mamihnya,Aldo pun mengetuk pintu rumah mamihnya terlebih dahulu.


*tok,tok,tok


"Assalamualaikum,mih...".


ujar Aldo sambil mengetuk pintu


"Waalaikumsalam,eh do,ayo masuk".


jawab mamihnya Aldo


Aldo pun langsung masuk kedalam rumah mamihnya,dan disitu mamihnya Aldo pun langsung menceritakan semuanya kepada Aldo.


"Jadi... satu-satunya orang yang membuat sikap Amoy berubah,itu sepupunya sendiri, namanya...Riska, waktu itu dia datang ke rumah mamih,ngomongnya sih mau ketemu Amoy,terus ya mamih izinin aja,karena Mamih udah kenal Riska itu lama banget,dan selama mamih kenal Riska,menurut pandangan Mamih dia itu orangnya baik".


ujar mamihnya Aldo menceritakan kepada Aldo


*Flashback


*tok,tok, tok


"Assalamualaikum,Tante...".


ujar suara seseorang dari luar


Mamihnya Aldo pun langsung membukakan pintu untuk orang itu.


"Waalaikumsalam,eh!,Riska,udah lama banget kita gak ketemu,oh iya ngomong-ngomong kabar kamu gimana?".


tanya mamihnya Aldo


jawab Riska


"Oh... Alhamdulilah,oh iya ngomong-ngomong kamu kesini mau ada keperluan apa?".


tanya mamihnya Aldo lagi


"Saya mau ketemu Amoy Tante,Amoy nya ada Tan?".


sahut Riska


"Ada tuh didalam,oh iya,kamu kesini kok gak ngabarin Tante dulu?,padahal kalau kamu ngabarin,Tante bakalan bikin makanan spesial buat kamu, makanan favorit kamu".


jawab mamihnya Aldo


"Gak usah Tante gak perlu repot-repot,hehe,saya disini cuman mau ketemu Amoy aja,udah lama soalnya gak ketemu hehe".


ujar Riska sambil tersenyum


"Gak repot kok,tapi nanti kapan-kapan kalau kamu mau kesini kabarin Tante dulu ya?".


tanya mamihnya Aldo sambil tersenyum


"Oke Tante".


jawab Riska


"Yaudah yuk masuk".


ujar mamihnya Aldo menyuruh Riska untuk masuk


*kembali ke cerita mamihnya Aldo

__ADS_1


"Dan setelah itulah sikap Amoy mulai berubah,Amoy pernah diajak ke tempat-tempat diskotik sama Riska, bahkan Riska juga pernah menyuruh Amoy untuk minum Alkohol sampai Amoy mabuk,disitu Mamih Bener-Bener bingung,mau marah,tapi Mamih gak tega marahin anak orang Riska,jadi Mamih tunggu Riska pulang aja,dia nginep Dirumah Mamih itu lumayan lama sekitar 2 bulan,bilangnya sih ada libur panjang dari sekolahnya".


ujar mamihnya Aldo yang bercerita kepada Aldo


*Flashback


"Ris,kamu nginep di rumah Tante ini udah 2 bulan lho,apa kamu Gpp bolos sekolah 2 bulan?".


tanya mamihnya Aldo kepada Riska di ruang tamu


"Enggak kok tan,lagipula Riska juga kebetulan lagi ada libur panjang dari sekolah ya sekitar 3 bulanan lah,maka dari itu 2 bulannya Riska mau nginep dirumahnya Amoy".


jawab Riska


"Oh...gitu,tapi kamu udah izin sama keluarga kamu kalau kamu bakalan nginep di rumah Tante?".


tanya mamihnya Aldo lagi


"Udah kok tan,dan mereka juga ngizinin aku buat nginep di rumah Tante selama 2 bulan".


jawab Riska lagi


disitu mamihnya Aldo pun terpaksa harus percaya dengan omongan Riska,dan setelah itu mamihnya Aldo tidak bertanya-tanya lagi kepada Riska,mamihnya Aldo pun membiarkan Riska untuk bersama Amoy,namun mamihnya Aldo tidak diam begitu saja,mamihnya Aldo sudah berulang kali memberi peringatan kepada Amoy,agar tidak mau bila diajak ke tempat seperti itu oleh Riska,namun sayang pada saat itu sikap Amoy sudah benar-benar berubah ia sudah terpengaruh oleh Riska sehingga Amoy dapat membantah semua omongan ibunya yakni mamihnya Aldo.


*kembali ke cerita mamihnya Aldo


"Pada akhirnya Riska pun akhirnya pulang,dia menginap dirumah Mamih itu sudah 2 bulan 2 hari,dan pada saat Riska pulang Mamih bisa sedikit lega,karena akhirnya Mamih bisa mengontrol Amoy kembali sedikit demi sedikit".


ujar mamihnya Aldo


"Tante,saya pamit pulang ya,soalnya udah 2 bulan 2 hari juga,saya takut nanti keluarga saya nyariin dan khawatir,jadi saya pamit ya Tante, moy".


ujar Riska berpamitan kepada mamihnya Aldo dan Amoy


"Oh...yaudah Gpp,tapi nanti kalau kamu mau kesini kabarin Tante ya".


jawab mamihnya Aldo


"Iya Lo,kalau mau kesini kabarin kita dulu,jangan kayak kemarin tiba-tiba Dateng kan gua kaget,hehe".


ujar Amoy sambil tertawa kecil


"Siap moy,pokoknya ntar gua kabarin lu yak kalau mau kesini,daah Moy gua berangkat dulu ya Assalamualaikum".


Ujar Riska berpamitan kepada Amoy


"Waalaikumsalam".


jawab Amoy dan Ibunya


*kembali ke cerita mamihnya Aldo


"Setelah Riska pergi,disitu Mamih terus berusaha untuk mengontrol Amoy,namun usaha Mamih itu seolah sia-sia,karena Amoy selalu membantah omongan Mamih,sampai pada akhirnya Mamih hanya bisa pasrah saja,karena bila Mamih terlalu menekan Amoy, takutnya nanti Amoy malah jadi stress".


ujar mamihnya Aldo bercerita kepada Aldo


Aldo yang mendengarkan cerita mamihnya hanya bisa menarik nafas panjang,dan berusaha untuk menenangkan mamihnya terlebih dahulu yang tak berhenti menangis.


"Udah ya mih,mungkin ini adalah cobaan dari Allah SWT untuk kita,dan Aldo yakin,Allah SWT tidak pernah memberikan cobaan yang melebihi batas mampu dan sanggup para umatnya,dan Aldo juga yakin,setiap cobaan pasti akan ada jalannya".


ujar Aldo sambil menepuk-nepuk punggung mamihnya


Akhirnya mamihnya Aldo bisa sedikit tenang, sedangkan Aldo ia masih terus berfikir,tentang bagaimana cara merubah sikap Amoy agar bisa seperti dulu lagi.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2