
Setelah ditemani makan oleh Aldo,Amoy pun menghabiskan makanannya, meskipun sedikit terpaksa.
"Katanya gak mau makan,tuh habis".
ujar Aldo sedikit meledek Amoy
"Kalau ancamannya gak gitu,gw juga gak mau makan!,sana,sana,sana,Lo pergi gw mau istirahat,sana!!!!".
jawab Amoy sambil mendorong-dorong Aldo
Aldo pun keluar dari kamar Amoy dan membiarkan Amoy beristirahat,kemudian Aldo pun kembali melanjutkan makan malamnya yang tadi tertunda.
*Dimeja makan
"Mih,maaf nih bukannya Aldo kepo,tapi kalau boleh Aldo tau, sebenarnya, pekerjaan Amoy itu apa?".
ujar Aldo bertanya
"Mamih juga gak tau do pekerjaan nya Amoy apa,soalnya kalau mamih tanya yang ada,nanti Amoy suka ngambek sama Mamih".
jawab mamihnya Aldo dengan sedikit sedih
"Oh..gitu ya mih?,kalau gitu...gimana kalau Aldo anterin Amoy ke tempat kerjanya besok?,biar Aldo juga bisa tau apa pekerjaannya Amoy,dan nanti kalau Aldo udah tau,Aldo bakalan secepatnya kabarin Mamih,gimana mih?".
ujar Aldo memberi solusi
"Nah...betul itu!,Mamih setuju!,kamu memang berotak camerlang!".
jawab mamihnya Aldo
"Cemerlang mih...".
sahut Aldo
"Yaudah,yaudah,habisin gih makanannya,biar kamu bisa tidur dan bangun pagi-pagi buat antar Amoy".
ujar mamihnya Aldo
"SIAP MIH!".
jawab Aldo dengan semangat
Aldo pun kemudian menghabiskan makan malamnya setelah Aldo menghabiskan makan malamnya Aldo pun langsung berjalan ke kamar untuk beristirahat,namun sebelum tidur,Aldo sempat menelfon orang tuanya terlebih dahulu yang ada di Bandung dan mengabari,bahwa Aldo,tidak akan pulang cepat-cepat dari Jakarta,dengan alasan masih banyak urusan.
"Makasih mih,udah siapin makan malam buat Aldo,oh iya Aldo ke kamar dulu ya,mau tidur dulu,daah mih".
ujar Aldo berpamitan kepada mamihnya untuk tidur
"Sama-sama do,selamat istirahat ya do".
sahut mamihnya Aldo
"Iya mih".
jawab Aldo
Aldo pun langsung berjalan ke kamar,kemudian sesampainya didalam kamar,Aldo pun langsung mengunci pintu kamarnya.
"Mending aku kabarin ibu deh".
ujar Aldo sambil menyalakan HP nya
Setelah itu Aldo pun menelfon ibunya.
*Tut,Tut,Tut
"Assalamualaikum Halo Bu".
ujar Aldo dalam telefon
"Waalaikumsalam,Halo do,Kumaha badé mulih teu?".
(gimana?,kamu jadi pulang gak?)
jawab ibunya Aldo dalam telefon
"Ini bu...kayaknya Aldo gak jadi pulang hari ini deh Bu".
jawab Aldo lagi
"Kunaon?, sanaos ibu parantos nyiapkeun tuangeun khusus kanggo Aldo, katuangan anu aldo pikaresep nyaéta lele, cumi asin, pindang, jengkol, naha anjeun henteu balik ka bumi?".
(kenapa?,padahal ibu udah siapin makanan spesial buat Aldo,makanan favorit Aldo,ada ikan lele,cumi asin,pindang, jengkol,kenapa gak jadi pulang?)
__ADS_1
tanya ibunya Aldo
"Maaf Bu, bukannya,Aldo gak mau pulang,tapi...Aldo masih banyak urusan di jakarta".
jawab Aldo memberi alasan
"Urusan naon deui?, sanes kontrak damel Aldo parantos rengse?".
(urusan apalagi?,bukannya kontrak kerja Aldo sudah selesai?)
tanya ibunya Aldo lagi
"Iya,tapi ada kontrak kerja tambahan Bu, kontrak kerja Aldo diperpanjang lagi, sekitar 1 bulanan lagi lah,tapi ibu tenang aja, nanti uangnya pasti Aldo transfer kok".
jawab Aldo
"Oke,tapi Aldo kedah janji, sering nelepon ibu, ibu rindu pisan ka Aldo".
(yaudahlah tapi kamu harus janji ya, sering-sering telfon ibu,ibu udah kangen banget lo sama kamu)
jawab ibunya Aldo
Aldo pun merasa sedikit lega karena akhirnya ibunya mengizinkan Aldo untuk tetap berada di Jakarta selama satu bulan.
"iya,tenang aja Bu,Aldo pasti bakalan sering telfon ibu,ibu baik-baik ya Disana daah Bu, Assalamualaikum".
ujar Aldo sambil menutup telfonnya
"Waalaikumsalam".
sahut ibunya Aldo dalam telfon
Keduanya pun mematikan telfonnya,dan Aldo bisa bernafas sedikit lega, karena akhirnya ibunya mengizinkan Aldo untuk tetap berada di jakarta selama satu bulan,setelah itu,Aldo pun langsung memejamkan matanya dan kemudian tidur.
*Paginya
"Bu,Amoy berangkat ya".
ujar Amoy yang sedang berpamitan kepada ibunya (yakni mamihnya Aldo)
Tiba-tiba Aldo pun datang dari arah kamar,menuju ke ruang tamu.
"Hayu,Aldo anterin".
ujar Aldo
jawab Amoy
"Gpp Aldo anterin aja,biar aman".
jawab Aldo lagi dengan simpel
"Iya moy,mending kamu dianterin sama Aldo,biar kamu gak kenapa-napa,oh iya,pulangnya juga ya,biar gak kayak kemarin kamu dateng-Dateng pingsan,kan ibu jadi khawatir,jadi...mulai sekarang kamu pulang perginya dianterin sama Aldo,ya sayang?".
ujar mamihnya Aldo merayu Amoy
"Tapi...".
jawab Amoy sambil berfikir
"Udah Gpp,Do, anterin Amoy ya,sama jagain juga Amoy, Inget!".
ujar mamihnya Aldo memberi peringatan
"Siap Mih!".
Jawab Aldo
"Hadeeeh ya udah deh!".
ujar Amoy dengan kesal
"Assalamualaikum".
ujar Aldo
"Waalaikumsalam, hati-hati ya do".
jawab mamihnya Aldo
Aldo pun membukakan pintu mobilnya untuk Amoy.
"Silahkan neng cantik".
__ADS_1
ujar Aldo dengan sedikit menggoda Amoy
Amoy pun mengabaikannya,ia langsung masuk saja kedalam mobil dengan ekspresi kesal, Aldo kemudian langsung menutup pintu mobilnya untuk Amoy,dan kemudian masuk ke mobil untuk mengemudi.
*diperjalanan
"Moy,kalau boleh Aldo tau,kamu sekarang kerja dimana?,kali aja ada lowongan kerja buat Aldo,ya selama 1 bulan,biar Aldo gak diem terus Dirumah gitu,hehe".
ujar Aldo beralasan
Aldo pun dengan diam-diam merekam suara nya Amoy didalam HP nya.
"Idih!, laki-laki kayak Lo mau kerja?,hah!, ngarep lu,gak ada pekerjaan yang cocok buat lu,jadi OB juga kayaknya gak bisa".
jawab Amoy meledek Aldo
"Jangan liat dari tampangnya atuh,tapi dari hatinya,nih gini-gini juga Aldo teh lulusan pesantren".
jawab Aldo
"Lulusan pesantren kok bangga?".
ujar Amoy dengan ekspresi menyepelekan
"Ya harus bangga atuh, jarang-jarang ada orang yang bisa lulus dari pesantren,sama hatam Al-Qur'an 30 juz,kamu mau Aldo masukin ke pesantren?".
tanya Aldo
"Ih!,ogah banget gw!".
jawab Amoy
"Sekarang aja gak mau,nanti,khikhikhi".
ujar Aldo berbisik pelan
"Ngomong apa Lo?!".
ujar Amoy dengan kesal
"Enggak,tadi cuman ada kecoa suaranya khikhikhi gitu".
jawab Aldo berbohong
"HAH?!,KECOA?!,MANA KECOANYA?!,KECOANYA MANA!!!?".
ujar Amoy dengan panik
Aldo pun dengan iseng melemparkan mainan kecoa yang ia punya.
"Tuh kecoanya".
ujar Aldo sambil melemparkan mainan kecoa itu kearahnya Amoy
"AAAA!!!!,AAAA!!!!!,USIR CEPETAN!!!,CEPETAN!!!!!".
ujar Amoy yang semakin panik
"Tenang,orang itu cuman mainan kok".
Ujar Aldo menenangkan Amoy
"Iiih!!!,ALDO!!!!!,sekali lagi gw jitak ya kepala lu!".
ujar Amoy yang semakin kesal
"Hehe,kamu lucu juga ya kalau lagi marah".
ujar Aldo sedikit menggoda Amoy lagi
Amoy pun menempelkan jari-jarinya di atas kepala Aldo
"hayoh!,hayoh!".
Ujar Amoy
"Maaf,maaf,bercanda hehe".
ujar Aldo dengan tertawa kecil
Amoy pun perlahan menurunkan tangannya dari kepala Aldo,dan ia malah semakin kesal, rasanya ingin segera turun dari mobilnya Aldo,namun mau bagaimana lagi,ia sudah terlanjur,sampai pada akhirnya Amoy pun terpaksa harus melanjutkan perjalanannya dengan Aldo walaupun dengan sedikit terpaksa.
Bersambung...
__ADS_1