INSYAALLAH HALAL

INSYAALLAH HALAL
PART #9


__ADS_3

Setelah menunggu sekitar 1 jam,akhirnya Amoy pun dipanggil untuk masuk keruangan pemeriksaan.


"Nomor 119 silahkan masuk".


ujar suara pengumuman yang ada Dirumah sakit itu


"Nah giliran kamu Moy,ayo".


ujar Aldo menyuruh Amoy untuk masuk keruangan pemeriksaan.


Aldo dan Amoy pun kemudian segera masuk kedalam keruangan pemeriksaan,disitu Aldo membiarkan Amoy diperiksa oleh dokter.


"Jadi gimana dok?,apa Amoy sakit?,atau cuman kelelahan aja?".


tanya Aldo kepada dokter yang memeriksa Amoy


"Ibu Amoy,tidak memiliki riwayat penyakit apapun, keadaannya juga Alhamdulilah baik,namun bila boleh saya tahu,apakah ibu Amoy pernah mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol tinggi?".


ujar dokternya bertanya balik kepada Aldo


Aldo pun hanya diam dan tak bisa menjawab apa-apa sampai pada akhirnya Amoy sendiri yang menjawabnya.


"Iya dok,saya pernah bahkan sering mengkonsumsi minuman beralkohol tinggi".


jawab Amoy kepada dokternya


"Kalau begitu,ibu Amoy mulai dari sekarang harus mulai berhenti mengonsumsi Alkohol, karena selain usia ibu Amoy yang masih muda sangat disayangkan juga bila ibu Amoy terus mengkonsumsi alkohol,selain dapat menganggu pencernaan dan mengakibatkan pusing dan muntah-muntah,ibu juga Amoy akan sangat rawan terkena stroke".


ujar dokternya memberi peringatan kepada Amoy


"Iya dok,nanti akan saya usahakan untuk berhenti".


jawab Amoy dengan singkat


"Baik,kalau begitu saya permisi dulu ya".


ujar dokter itu sambil berjalan keluar


Setelah dokter itu keluar dari ruangannya Amoy,ibunya Amoy pun kemudian datang dan langsung masuk keruangan Amoy.


"Amoy!!!,nak!,kamu gak apa-apa kan?,ibu khawatir banget,soalnya tadi Aldo bilang kalau kamu Sempet pingsan,tapi kamu Gpp kan?".


tanya ibunya Aldo sambil memeluk kepalanya Amoy


"Amoy Gpp kok Bu,Amoy cuman sedikit sakit kepala doang kok".


jawab Amoy yang berusaha menenangkan ibunya


Ibunya Amoy pun kemudian diam mendengar kata-kata dari Amoy,ibunya Amoy sebenarnya tahu bahwa Amoy masih menyembunyikan sesuatu darinya.


"Eee...mih,bisa bicara sebentar?".


ujar Aldo yang ingin berbicara berdua dengan mamihnya


"Bisa,Moy,kamu tunggu disini ya".


ujar mamihnya Aldo menyuruh Amoy untuk menunggu

__ADS_1


"Iya mih".


jawab Amoy dengan singkat


Mamihnya Aldo dan Aldo pun kemudian keluar dari ruangan pemeriksaan itu untuk berbicara di loby, sedangkan Amoy hanya bisa berharap agar Aldo tidak berbicara macam-macam kepada ibunya.


"(Haduh, semoga aja Aldo gak ngomong macam-macam deh sama ibu)".


ujar Amoy dalam hatinya dengan Khawatir


Sesampainya Aldo dan mamihnya di loby rumah sakit,disitu Aldo pun langsung menceritakan semuanya apa yang dikatakan oleh dokter tadi.


"Jadi apa do?, yang mau kamu bicarakan sama Mamih?".


tanya Mamihnya Aldo


"Jadi gini mih, sebenarnya tadi kata dokter yang meriksa Amoy,Amoy itu katanya harus berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol,karena itu bisa membahayakan kesehatan Amoy,dan juga bisa menyebabkan Amoy rawan terkena stroke,jadi disini Aldo boleh gak minta bantuan Mamih?".


ujar Aldo yang membutuhkan bantuan dari mamihnya


"Bantuan apa do?".


tanya mamihnya


"Gini mih,tadi pas Aldo datang ke tempat kerjanya Amoy,ternyata itu bukan tempat kerja mih, melainkan diskotik,ditempat itu juga Aldo lihat banyak minuman-minuman beralkohol,ada yang rendah dan ada yang tinggi,jadi kalau misalkan Amoy terus ke tempat Kerjanya itu,Amoy pasti bakalan tergoda lagi dan tergoda lagi sama minuman beralkohol,jadi Aldo minta Mamih,pas Amoy mau berangkat ke tempat kerja,Mamih tolong ulur-ulur waktu Amoy dulu usahakan Amoy sampai telat datang ke tempat kerjanya, soalnya kalau misalkan Amoy telat datang,nanti Amoy bakalan dihadang sama bodyguard-bodyguard disitu,karena agar bisa masuk ke tempat itu paling telat jam 07:30,lewat dari itu maka siapapun gak bisa masuk,kecuali dengan bayar 700.000 ribu,baru bisa masuk,gimana mih?, kira-kira Mamih bisa gak?".


ujar Aldo memberikan rencana ke mamihnya


"Owh...kalau gitu doang sih gampang hehe,yaudah nanti Mamih bantuin kamu ya do,pokoknya aman".


jawab mamihnya Aldo dengan tenang


ujar Aldo memberitahu mamihnya


"Sip, pokoknya beres".


jawab Mamihnya Aldo dengan singkat


Setelah berbincang-bincang di loby, akhirnya mamihnya Aldo pun kembali keruangan Amoy.


"Do,Mamih masuk ke ruangan Amoy dulu ya".


ujar mamihnya Aldo sambil berjalan kearah ruangan Amoy


"Iya mih,Aldo ke kantin dulu ya,buat beli makanan".


jawab Aldo yang hendak berjalan ke kantin


"Iya, silahkan do".


ujar mamihnya Aldo memperbolehkan Aldo pergi ke kantin


Aldo pun kemudian beranjak dari tempat duduknya dan langsung menuju ke kantin untuk membeli makanan.


*Sesampainya di kantin


"Agak jauh juga ya kantinnya,tapi Alhamdulilah Sampe juga, lebih baik aku Pesen makanan deh buat Amoy sama Mamih".

__ADS_1


ujar Aldo yang berjalan ke meja pemesanan makanan


Disitu Aldo harus mengantri terlebih dahulu Aldo mengantri tepat disebelah wanita yang memakai topi dan wajahnya terasa tidak asing baginya, begitupun dengan wanita itu.


"(Cewek ini...kayak pernah liat,tapi dimana ya?)".


ujar Aldo sambil mengingat-ingat


"(Cowok ini,gw kek pernah liat,tapi dimana ya)".


ujar Wanita itu juga dalam hatinya sambil mengingat-ingat


Karena Aldo terlalu fokus untuk mengingat disitu tiba-tiba saja ada yang menepuk pundaknya dari belakang.


"Woy!,udah maju buruan!".


ujar lelaki Yang ada dibelakang Aldo sambil menepuk pundak Aldo


"Maaf pak,hehe".


ujar Aldo meminta maaf kepada pria itu


Aldo pun kemudian maju,dan sesampainya di meja pemesanan disitu Aldo masih saja memperhatikan wanita itu sampai pada akhirnya pegawai yang ada di meja pemesanan itu memukul mejanya karena sudah terlanjur kesal.


"Selamat datang mau pesan apa?".


ujar pegawai di meja pemesanan itu


Aldo disitu tidak menjawab.


"Pak,mau pesan apa?".


tanya pegawai di meja pemesanan itu lagi


Aldo masih tidak menjawab


"Pak?,halo?".


ujar pegawai di meja pemesanan itu sambil mengibaskan tangannya ke mata Aldo


Aldo masih tidak menjawab juga


"WOY!".


ujar pegawai itu sambil memukul mejanya


"Ayam geprek empat!".


jawab Aldo dengan respect


Pegawai itupun menatap wajah Aldo dengan mata mendelik, disitu Aldo pun tak memperhatikannya,ia masih saja mengingat wanita itu yang sangat familiar baginya,setelah pesanannya selesai disitu Aldo pun segera membayar pesanannya dan langsung membawa makanan itu ke ruangannya Amoy,dan selama dijalan ia tidak berhenti mengingat.


"(Sebenarnya siapa ya cewek yang tadi itu?,kayak pernah liat?)".


ujar Aldo bertanya-tanya


Saat Aldo sedang mengingat-ingat kembali,Aldo pun secara tidak sengaja mengingat sesuatu yang berhubungan dengan wanita itu dipikirannya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2