INSYAALLAH HALAL

INSYAALLAH HALAL
Ajak Eneng makan ?


__ADS_3

Eza POV


" Aa kenapa ? ( tanya nya membuyarkan lamunanku )


" Sudah mulai gelap. kamu sudah makan malam ? ( Entah apa yang ada dipikiran ku. Kata kata itu meluncur begitu saja dari mulutku )


Gelengan kepalanya menandakan dia belum makan malam sesuai dugaanku.


" Mau bareng saya ? ( ragu untuk bertanya, tapi rasa penasaranku mengalahkan rasa gengsiku )


" apa ? ( tanya nya tampak terkejut )


" kamu mau makan malam bersama saya ? ( aku kembali mengulang kata kataku )


" boleh ( jawabnya, entah kenapa membuat hati kecilku berteriak kegirangan )


.........


Hufff,,,


Jadi itu alasannya datang ke kampus. Dan sepertinya itu juga yang membuatnya bersedih, hingga berbeda seperti biasanya. ( Batin Eza )


Finish Eza POV.


Pagi kembali datang menandakan hari baru telah dimulai. Kali ini mentari nampak sedikit lebih bersemangat di bandingkan kemarin. Entahlah, rasanya ajakan makan malam Eza kemarin, membuat dirinya sedikit kembali menjadi gadis mungil yang selalu Dikenal ceria.


Ihh,, sadar atuh Eneng, masih pagi udah kepikiran laki laki aja ( batin Mentari )


Namun sejurus kemudian gadis mungil itu kembali melamun sambil tersenyum.


Flashback


" Mau makan apa ? ( tanya Eza )


" Hem,, apa aja deh, tapi Eneng kepingin makan yang ada nasinya ( jawab mentari nampak malu malu )


Manis ( batin Eza )


" Aa Eza dari tadi ngelamun terus ( ucap mentari menyadarkan Eza dari lamunan nya )


" Sorry, saya kurang fokus ( bohong Eza )

__ADS_1


" Ayo ( sambung Eza mengalihkan pembicaraan )


... ... ....


" Wah,, ternyata di San Francisco teh ada warung nasi padang ( antusias mentari )


" Ini serius kan ? ( masih merasa takjub )


" kamu mau pesen apa ? ( tanya Eza )


" Eneng mau pesen Rendang, sambel ijo, sama lalapan daun singkong ( yakin mentari )


" Ayo ( ucap Eza sambil menyerahkan piring ke mentari )


" Kamu tinggal ambil sendiri lauknya, ( jelas Eza menujuk prasmanan )


" oke.


,,, ,,, ,,,,


Deg


" Sorry, tadi mulut kamu kotor ( ucap Eza setelah membersihkan mulut mentari dengan tisu )


Tenang Atuh Eneng, kamu teh baperan pisan ! ( batin mentari )


" Aa,, kok bisa tau ada restoran nasi padang di disini ? pemiliknya orang indonesia ? ( tanya mentari mengalihkan pembicaraan )


" dulu waktu kecil, saya sering kesini bersama ibu saya ( jujur Eza )


" Berarti udah lumayan lama yaa ?


" kemungkinan begitu.


... ...


" Mentari ( panggil Eza )


" Iya ( spontan menjawab )


Ehh tadi Aa Eza panggil nama Eneng ? ( batin mentari )

__ADS_1


" Sorry kalau saya terlalu ikut campur. tapi kalau boleh saya tau, kenapa tadi kamu datang ke kampus ?


Huff


apa aku kelewatan yaa ( batin Eza )


" Ngga masalah kalau kamu nggak mau jawab pertanyaan saya ( ucap Eza merasa tidak enak )


" gapapa atuh, Tadi Eneng dateng ke kampus karena mau cari teteh. ( jujur mentari )


" kakak kamu kuliah di kampus yang sama dengan saya ? ( tanya Eza )


" informasi yang Eneng tau yaa disitu.


" Tapi, universitas itu hanya menerima mahasiswa laki laki ( sanggah Eza )


" Iya,, tadi juga penjaga keamanan nya bilang begitu.


Setelah berkata seperti itu, raut wajah gadis mungil itu kembali terlihat sendu. Sedikit banyak Eza mulai memahami apa yang membuat gadis mungil itu terlihat sendih.


.. .. ..


" Eneng teh serius bisa pulang sendiri ( berusaha meyakinkan Eza )


" Saya juga serius mau antar kamu ( Jawab Eza yakin )


" Tapi, Eneng takut nanti merepotkan Aa,,


" Kamu akan merepotkan saya, kalau kamu masih tetap mau pulang sendiri. kita jadi nggak jalan jalan ( Mode Dingin On )


ihh,, mulai lagi deh jadi akang kasep tapi sombong, Ralat deh jadi Jutek hihi ( batin mentari )


Flashback of


"Astagfirullah Eneng masih aja kepikiran ( ucap mentari tersadar dari lamunan nya )


BONUS VISUAL AA EZA 😚



***Gimana nggak mau kepikiran, di ajak makan bareng si Aa kasep. kalo Autor yang diajak, udah buat pengumuman di kantor balai desa wkwk 😁

__ADS_1


LIKE & KOMEN YUPS***


__ADS_2