
" Waw, perfect brother ! ( teriak Zil bersemangat )
" Congratulatio bro ( tambah Eza )
" Thank you friends ( Jawab Bram senang bercampur haru )
Ketiga laki laki tampan itu, saling berpelukan secara Bergantian sambil terus mengutaran rasa senang mereka melihat salah satu sahabatnya akan melepas masa lajangnya.
" Sampai sekarang aku masih tak percaye kalau jessica mau menikah dengan bocah ingusan macam kau Bram ( Ejek Zul, sejujurnya ia sangat senang dengan kabar pernikahan sahabatnya Bram )
" budak Si*alan ! kalau kau iri bilang sajee ( tak terima Bram )
" Haha,, iyelah aku mengaku kalah dari kau Bram ( jawab Zul ) Sekali lagi, congratulatio my brother. semoga kau selalu bahagia dengan pernikahan mu ( sambung Zul )
" Thank you so much Zil, itu pasti ! aku yakin jessica adalah wanita yang tepat untukku ( Jawab Bram menerawang membayangkan calon istrinya )
,, ,, ,,
" What ? Okey,, Thank you ( ucap Bram mengakhiri panggil telpon )
Cih
" ada apa ? ( tanya Eza melihat raut wajah Bram yang berubah kurang bersahabat )
" Mr. Zico meminta semua Tim untuk lembur besok. padahal aku sudah ada janji dengan jessica untuk fitting baju pengantin esok ( jawab Bram )
" tak mungkin kalau aku gagalkan, dia pasti sangat kecewa ( sambung Bram )
" tapi, tak mungkin juga kalau kau tak ikut lembur esok. kau tau sendiri macemane Mr. Zico ( sanggah Zul yang memang bekerja di perusahaan yang sama dengan Bram )
" itu die,, aku harus macemane yee ? ( tanya Bram meminta pendapat )
" Macemane kalau besok Eza yang gantikan kau fitting baju pengantin ( usul Zul )
" Aku ?
" iye Zaa,, tinggi dan postur tubuh kau dan Bram tak jauh berbeda. Dan kau juga tak akan lembur macam kita berdua ( sambung Zul )
__ADS_1
" bagaimana Eza ? ( Bram langsung menyetujui ide gila Zul )
" kau mau kan ? ( memasang wajah penuh harap )
" oke lah, tapi hanya mencoba baju saja kan ?
" mesti lah !
" Haha,, kau takut kalau Jessica akan berpaling ke Eza bram ? ( Ejek Zul )
" Diam kau !
... ... ...
" Thank you honey, love you so much ( Ucap Zul menutup telepon dengan seseorang di sebrang sana )
" Aku sudah beri kabar ke jessica, ( jelas Bram )
" Thank you Zaa,, kau lah sahabat sejati.
" Dasar penjilat, pandai kali merayu orang ( Sindir Zul )
Eza hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah dua sahabatnya yang selalu bertengkar.
... ...
" Tari ( panggil adel )
" iya bu,, ( jawab mentari )
" Hari ini kita ada janji dengan beberapa klien. Saya juga harus bertemu dengan klien VVIP. jadi kamu tidak perlu iku saya, tapi nanti tolong kamu tangani klien yang ingin fitting baju pengantin yaa ( pinta adel )
" iya bu,,
" oke, kalau begitu, saya berangkat dulu
" baik bu,, hati hati dijalan
__ADS_1
" Thank you
... ... ...
" Sorry, kamu jadi ikut repot ( ucap jessica dengan suara Khas Bule )
" No problem, ( tenang Eza )
" Ayo,,
" Good morning, Welcome to Adel's wedding organizer ( Sapa mentari )
Deg
Aa Eza ( batin mentari )
" Good morning ( sapa balik Jessica )
" Are you okey ? ( tanya Jessica melihat mentari yang malah melamun )
" Owh,, sorry, sorry madam, Silahkan duduk
" Thank you
,, ,, ,,
Kenapa Eneng sedih liat Aa Eza mau nikah ? Sadar Atuh Eneng ! kamu teh bukan siapa siapanya ! ( Batin mentari )
" Sorry, apa kamu bisa tolong fotokan saya ? ( pinta Jessica setelah selesai mencoba gaun pengantin nya )
Cantik banget, cocok buat Aa Eza yang kasep hihi. Ehh Astagfirullah,, sadar atuh Eneng, dia teh udah mau jadi calon suami orang ! ( batin mentari )
" kamu mau kan ? ( tanya Jessica kembali )
" Owh, I'm sorry madam. Sure !
*Efek patah hati, Eneng nggak fokus banget ( batin mentari )
__ADS_1
LIKE & KOMEN*