INSYAALLAH HALAL

INSYAALLAH HALAL
Kejujuran


__ADS_3

" Terus gimana ? dia maukan tari ? ( tanya adel penasaran )


mengangguk


" Yess,, saya udah duga, laki laki mana yang bisa menolak kamu tari ! (adel antusias ) Selamat yaa tari, Ciee calon manten ( menggoda mentari )


" makasih ya bu ( jawab mentari dengan wajah merah padam )


" sama sama cantik ( peluk adel )


" tapi, kenapa wajahnya muram gitu ? ada apa ? ( tanya Adel melihat wajah mentari yang suntuk )


" Bu,,


" ya,,


" saya teh bingung, nanti yang menjadi walinya siapa ? ( tanya mentari )


" kamu pusing pikiran itu ? ( tanya adel


" Hu'um


Prtttt


" ya ampun tari, nanti bisa pakai Wali Hakim ( jawab Adel )


" gitu ya bu,,


" iya, mereka memang sudah ditunjuk menteri agama yang diberi hak dan kewenanagan untuk menjadi wali nikah. ( jelas adel )


" kalau memang orang tua kamu tidak bisa datang, yang terpenting mereka sudah merestui ( sambung adel )


Jebb


Eneng bahkan nggak kasih tau Abah sama Ambu ( batin mentari )


" kamu sudah minta Restu kan sama orang tua kamu di sana ? ( tanya adel )


" i,,iya bu ( bohong mentari )


maaf bu, saya belum bisa cerita semua keibu ( batin mentari )

__ADS_1


.. .. ..


" Calon manten dari tadi melamun terus sii ? ( ucap adel membuyarkan lamunan mentari )


" Ibu,, maaf bu ( jawab mentari )


" dulu saya juga seperti kamu tari. menjelang pernikahan saya Grogi, Nervose, Overthingking, Pokonya nggak stabil gitu. tapi yaa itu normal kok. tapi, saran saya kalau ada hal yang harus diselesaikan kamu bisa sharing ke pasangan kamu. Bukan cuma menyelesaikan, tapi hubungan kamu akan lebih terikat nantinya. karena, kamu sudah terbiasa terbuka sama dia ( jelas adel )


" iya bu, makasih ya bu,, ( jawab mentari )


" Yaudah, kamu memang nggak mau pulang ? ini sudah masuk jam pulang lho ( tanya adel menahan senyum karena masih melihat kegugupan diwajah mentari )


" masa si bu ? Owh iya ( jawab mentari sambil melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya )


" saya balik dulu ya,, bye ( pamit adel )


" iya bu,,hati hati dijalan ( jawab mentari )


Pintu masuk


" Aa Eza ( lirih mentari )


Laki laki tampan itu langsung menghampiri mentari yang sedikit syok melihat kedatangan Eza dikantornya.


Bukannya menjawab mentari malah bengong tak percaya.


" hey, kenapa bengong gitu ? ( ucap Eza sambil menekan pipi kanan mentari dengan jarinya )


Deg deg deg


Detak jantung mentari berpacu lebih cepat saat sentuhan tangan Eza menyentuh wajahnya.mentari dengan spontan memegang pipinya yang tadi disentuh oleh Eza.


" Haha, kamu lucu ( gelak Eza melihat mentari yang salah tingkah dengan wajah merah padam )


" Aa ( rengek mentari menutup wajahnya )


Hahaha,,


.. .. ..


" mau pesen apa ? ( tanya Eza )

__ADS_1


" Eneng mau makanan yang berkuah ( jawab mentari )


Flashback


" sudah mulai gelap. kamu sudah makan malam ? ( tanya Eza )


Menggeleng


" ayo ( ajak Eza )


" kemana A ? ( tanya mentari )


" pergi ke perpustakaan ( bohong Eza )


" Hah ? ke perpustakaan ? buat apa ? ( mentari bingung )


" Temani saya belajar menjadi calon suami yang sabar punya istri seperti kamu ( jawab Eza asal )


" ihh,, Aa mah ( cemberut )


Hahaha,,


Flashback off


huff,,


" kenapa ? ( tanya Eza melihat mentari yang nampak gelisah )


" A ( panggil mentari )


" yaa


huff


" Eneng mau jujur sama Aa. Sebenarnya teh, Eneng bohong kalau Eneng udah dapet restu dari Abah sama Ambu untuk nikah sama Aa ( ucap mentari tertunduk )


**Jleb**


" kamu bohong ? ( lirih Eza )


" maaf ( lirih mentari )

__ADS_1


" tapi A, kita bisa tetap nikah ! ( ucap mentari berusaha meyakinkan Eza )


__ADS_2