INSYAALLAH HALAL

INSYAALLAH HALAL
Anak siapa ?


__ADS_3

" Kenapa sayang ? ( tanya adel kembali )


" AKU MAU ICE CREAM ! ( jawab Varel to the point )


" No boy ! kemarin apa kata dokter gigi ? tidak boleh makan yang manis manis dulu, nanti gigi kamu sakit lagi ( jelas adel memperingati dengan lembut )


" tapi gigi valel udah ngga syakit lagi tuh, teyus kan nanti gosok gigi kalau ice cream nya sudah habis ( mencoba memberikan alasan )


Prttt


adel berusaha menahan tawanya sambil menggeleng gelengkan kepala melihat usaha varel mencari cari alasan agar dibelikan ice cream.


" gimana yaa ? ( adel pura pura berpikir )


" Please mommy,, aku janji lajin gosok gigi ( rayu varel )


" oke, tapi makan ice cream nya setengah Cup aja, bagaimana ? ( penawaran adel )


" Yahh,, kurang mommy, nanti jadi haus ( meluncurkan alasan kembali )


" Yaudah kalau tidak mau ( pura pura merajuk )


" Oke mommy valel syetuju, tapi mau syekarang !


" Nanti saja yaa sayang, mommy kan lagi kerja


" No mommy, Valel mau syekarang ! ( mode keras kepala On )


Huff,,


Sementara itu, mentari nampak sibuk dengan beberapa telepon masuk.


" Thank you madam ( ucap mentari mengakhiri panggilan dengan seseorang di sebrang sana)


" Bu adel ( panggil mentari)


" iya tari, ada apa ? ( tanya adel )


" Aunty baikkk ( teriak varel )

__ADS_1


" Hallo varel ( sapa mentari )


" bu maaf menganggu, tadi ada telepon dari beberapa klien, mereka bilang kalau pertemuan untuk melihat lokasi gedung resepsi minta di percepat. Bahkan untuk klien yang minggu lalu datang kesini, mereka minta pertemuan diadakan hari ini ( jelas mentari )


Huff


" Oke tari thanks yaa


" iya bu sama sama


" mommy, kapan beli ice cream nyaa ? ( varel kembali merajuk )


" sayang,, mommy beneran ngga bisa pergi sekarang, tunggu setelah mommy bertemu klien yaa ( pinta adel )


" lama mommy, valel mau syekarang ! ( kumat lagi )


huff


" kalau mommy nggak bisa antel valel, aku sama Aunty baik aja ( ucap varel menunjuk kearah mentari )


" tari, ( ucap adel dengan wajah penuh harap )


" Yeyy ( teriak varel bersemangat)


" ayo Aunty, lets go !


tangan mungil varel meraih tangan mentari. mereka pergi menuju salah satu caffe di dekat taman kota.


... ... ...


" Zaa, sorry aku tak dapat datang ke caffe, Mr. andre tibe tibe telepon, minta aku datang ke perusahaan ( ucap Zil melalui sambungan telepon )


" Zil kamu,,


" Sudah ya Zaa, aku dah lambat nihh ( putus Zil sepihak )


Huff


Eza hanya bisa geleng geleng kepala dengan kelakuan Zil yang sering semaunya sendiri.

__ADS_1


" Lanjut aja deh ( ucap Eza merasa tanggung jika harus balik pulang )


,, ,, ,,


" Hallo sir ( sapa varel kepada pelayan caffe )


" hy boy, what do you want to order ? ( tanya pelayan caffe )


" I want half a cup of chocolate ice cream ( jawab mentari )


" Aunty baik, kenapa hanya syetengah cup ? disini tidak ada mommy ( ucap varel )


aduh si gemoy, eta pintar sekali merayu ( batin mentari )


" Varel tadi sudah janji kan sama mommy, kalau makan ice cream nya hanya setengah cup ( jelas mentari )


" oke deh, kata daddy tidak boleh berbohong, nanti jadi tidak tampan ( sahut varel )


Prttt


mentari hanya bisa menahan tawanya mendengarkan celoteh demi celoteh yang keluar dari mulut varel. Gadis mungil itu dengan telaten menyuapkan ice cream agar tidak belepotan, namun varel yang luar biasa aktif membuat wajah mungil nya belepotan dengan ice cream coklat di wajahnya.


" Varel kesini dulu, Aunty mau bersihkan ice cream di wajah kamu ( pinta mentari )


Mentari mengambil tisu dan memberikan wajah bocah tampan itu, namun tanpa disadari anak kecil itu sudah terlelap ke alam mimpi.


" Ehh,, Varel jangan tidur dulu ya sayang, kita masih di caffe ( mentari mulai panik )


" valel mengantuk, mau bobo ( jawab varel dengan mata terpejam )


aduh ini teh kumaha yaa ? ( batin mentari )


... ...


Mentari ? untuk apa dia disini ? anak siapa yang bersama nya ? ( batin Eza )


saat mentari sedang berusaha mengendong varel yang tengah tertidur. Eza baru saja masuk kedalam caffe tempat dimana seharusnya ia dan Zul bertemu.


" Astagfirullah, kamu teh berat juga yaa ( ucap mentari saat berhasil mendekap varel didalam gendongan nya )

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2