
Eza POV
untuk apa dia kesini ? ( batin Eza )
Sore ini, aku ada janji dengan dosen pembimbing skripsiku. Setelah pulang dari perusahaan, aku pergi ke kampus dan bertemu Mr.Andre dosen yang membimbing skipsiku.
Beliau merasa puas bahkan tak segan untuk memuji setelah memeriksa hasil skripsi ku. Aku merasa bangga terhadap diriku sendiri. Namun, aku berusaha untuk tetap bersikap rendah hati.
Melihat bagaimana perjuangan dan pengorbanan ku dulu, saat teman teman seusiaku asik menghabiskan waktu untuk bermain dan berkumpul dengan teman sebaya. Namun, aku harus berjuang seorang diri. bertahan bahkan berusaha mengubah nasib.
Kini, kalimat " Usaha tidak akan mengkhianati hasil " serasa benar adanya. Tidak terasa sudah di detik detik terakhir aku menempuh jenjang perguruan tinggi. Bahkan disaat teman teman kampusku yang lain sibuk menyebarkan CV kerja. Aku sudah memiliki pekerjaan tetap bahkan dengan posisi yang cukup bagus.
.........
Saat hendak pulang, pandangan ku menatap sosok yang kini tak lagi asing bagiku. seseorang yang bahkan membuat ku terus menerus memikirkan nya akhir akhir ini.
Nampak gadis mungil itu tengah berbincang dengan penjaga keamanan kampus. Aku penasaran dengan apa yang sedang dibicarakan dengan penjaga kampus ? dan untuk apa dia datang kesini ?
Kampus ini khusus teknik otomotif dan hanya menerima mahasiswa laki laki. apa dia ingin bertemu seseorang ? pacarnya kah ? tapi, aku rasa tidak mungkin dia begitu cepat memiliki kekasih. Dia bahkan baru tiba disini !.
__ADS_1
Kenapa raut wajahnya terlihat sendu ? Batin ku bertanya tanya. Karena begitu penasaran, Pikiran dan tubuhku seakan tidak berjalan seirama. Tanpa berpikir, tubuhku lebih dulu melangkah menghampiri mentari tanpa berpikir dahulu.
" untuk apa kamu datang kesini ( tanyaku saat tiba di depan mentari, gadis mungil itu nampak terkejut melihat kehadiran ku )
" Ehh,, Aa Eza.
" Aa kenapa ada disini ? ( bukanya menjawab pertanyaan ku, mentari justru bertanya balik kepadaku )
" Saya kuliah disini ( jawabku jujur )
" Owh,, Aa kuliah disini yaa ( jawab nya. Namun, sejurus kemudian raut kesedihan kembali tergambar jelas di wajah imutnya )
Samar samar aku menjengar jelas gadis itu menarik nafasnya panjang. Aku merasa ada yang tidak beres dengan nya. Tapi, aku bingung bagaimana cara bertanya kepadanya .
" Aa,, apa benar ini teh kampus khusus teknik otomotif ? ( tanya nya memutus lamunanku )
" iya ( jawabku singkat )
__ADS_1
" apa benar, disini teh hanya menerima mahasiswa laki laki ? ( tanya nya lagi )
" iya ( lagi lagi aku menjawab singkat )
" Owh ( jawabnya terdengar lesu )
" Yaudah atuh, kalau begitu Eneng pamit dulu ( sambung nya)
Tanpa menunggu jawaban dariku, gadis itu pergi meninggalkanku dengan ribuan pertanyaan di dalam pikiranku. Namun, lagi lagi tubuhku tidak sejalan dengan pikiranku. Secara otomatis tanganku menarik tangan mungil nya.
" tunggu ! ( pintaku. dan tanpa aku sadari tanganku menarik tangan nya )
Deg Deg Deg
Detak jantungku terasa dua kali lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Terasa ada sengatan di dalam tubuhku saat tanganku menyentuh tangan nya.
" Maaf ( sontak aku melepaskan cekalan tanganku )
apa itu ? kenapa terasa sangat aneh ? Selama ini aku merasa baru merasakannya. Hanya sentuhan tangan, tapi kenapa bisa menghantarkan rasa yang begitu luar biasa ? Dan tatapannya. kenapa terlihat begitu hangat, seakan pulang kerumah yang begitu nyaman. Namun, saat aku perhatikan lebih dalam lagi, terlihat gurat kesedihan didalam nya. Apa yang membuatnya sedih ? ( Batin Eza )
__ADS_1
Like & komen yaa
Thank you semua 😊