
Waktu terasa berputar begitu cepat. Tidak terasa kini hampir satu bulan lebih mentari menetap di negeri Paman Sam.
Alih alih menemukan kakaknya, gadis mungil itu justru tengah berada dalam masalah besar. karena kedatangan nya menggunakan Visa turis non-imigran membuat dirinya hanya diperbolehkan tinggal sementara waktu.
Kini dirinya sedang dicari cari pihak petugas imigran karena batas waktunya telah usai. Mentari menjadi bimbang. apakah ia harus mengalah saja untuk mencari Sang kakak dan pulang ke kampung seorang diri ?
Atau bertahan untuk meneruskan tujuan awalnya datang kesini. Tapi bagaimana dengan petugas imigrasi yang selalu mencari dirinya ?
Huff
" Hallo cantikkk, kamu apa kabar sayang ? ( sapa madam mona saat tidak sengaja bertemu ditaman kota)
Flashback
" Thank you tari, and good job ( puji adel )
" Terimakasih bu,, ( ramah mentari )
" Okey, karena dari kemarin kamu bekerja ekstra, hari ini cukup setengah hari saja ( jelas adel )
" Gapapa atuh bu, ini memang tanggung jawab saya
" No Tari, kamu butuh istirahat ! lagipula tidak ada klien maupun janji pertemuan setelah ini. So, saya harap kamu bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin ( jelas adel )
" iya bu,,Natur nuhun ya bu ( jawab mentari )
" yaa
duduk dulu aja deh ditaman ( batin mentari )
Flashback of
" Madam mona ? ( ucap mentari berusaha mengingat ngingat )
__ADS_1
" Iya sayang, ini madam ( heboh madam mona )
" hy madam, aku baik. madam apa kabar ? ( tanya mentari )
" Sebetulnya kurang baik baik saja sayang, putra madam Dhika baru saja selesai menjalani operasi lengan kirinya yang cedera cukup parah ( jujur madam mona )
" Innalillahi, semoga cepat sembuh yaa madam. dan bisa pulih seperti sedia kala ( tulus mentari )
" Uuu Thank you baby ( ucap madam mona spontan memeluk mentari )
Mentari cukup terkejut karena madam mona langsung memeluk dirinya. namun, gadis mungil itu berusaha memakhlumi kondisi madam mona yang sedang berduka.
.. .. ..
" ini minumnya diminum dulu atuh madam ( ucap mentari memberikan satu cup coffe hangat )
" Thank you ( madam mona terharu dengan perhatian mentari )
" Owh,, eng,,enggak kenapa kenapa madam ( bohong mentari )
" jangan bohong, madam bisa liat kalau kamu tidak jujur . Ada apa sayang ? gapapa kalau mau cerita, madam siap jadi pendengar yang bijak ( jelas madam mona )
huff,,
" saya teh mau pulang ke indonesia ( jelas mentari )
" lho kenapa sayang ? kenapa mendadak ? memang kamu sudah bertemu kakak kamu ? ( tanya madam mona )
" Eneng belum ketemu teteh ( lirih mentari )
.. ..
" ya ampun, jadi itu alasan kamu mau balik ke indonesia ? ( tanya madam mona setelah mendengarkan penjelasan mentari )
__ADS_1
" iya madam
" ya ampun sayang, kamu masih bisa menetap disini. tapi,,
" tapi apa madam ( mentari menjadi penasaran karena madam mengantung ucapan nya )
" kamu harus menikah ! ( jelas madam mona )
" APA ?
" NI,,NIKAH ?
"iya sayang
... ... ...
Nikah ? jadi Eneng harus menikah dulu supaya bisa menetap di sini ? aduh ya allah Eneng teh harus kumaha ? ( batin mentari )
Saran dari madam mona terus berputar putar di pikiran mentari. Di tambah rekomendasi calon suami yang di sarankan madam mona membuat mentari terkejut bukan main.
Flashback
" Memang nya nggak ada cara lain gitu madam, selai harus menikah ? ( tanya mentari )
" ada sii, kamu bisa perpanjang paspor. tapi ya gitu proses nya cukup ribet dan lama and biaya nya juga nggak murah ( jawab madam mona melebih lebihkan agar mentari tidak memakai saran nya yang ini )
" Aduhh,, kumaha yaa ? ( mentari tampak putus asa )
" Ya ampun cantiknya madam, kalau saran madam lebih baik kamu menikah saja sayang. tidak memakan banyak biaya. nanti tidak perlu ada resepsi, cukup acara ijab qobul saja yang terpenting pernikahan kamu SAH di mata hukum dan agama ( jelas madam mona )
" kamu nggak perlu bingung masalah calon, Eza masih fresh lho sayang. anaknya baik banget + rajin ibadahnya ( mulai menjalankan srateginya )
APA ? AA EZA ? NIKAH ? SAMA AA EZA ? NGGAK MUNGKIN ATUH, ENENG NGGAK MAU JADI ISTRI KEDUA ! ( BATIN MENTARI )
__ADS_1