
Rio masih tidak percaya, jika Riana memutuskan untuk bercerai. Bahkan Riana sama sekali tidak ingin bertemu dengan Rio. Rio merasa curiga dengan semua ini, tetapi surat kuasa itu memang benar-benar tanda-tangan dari Riana.
Selang beberapa hari, surat dari pengadilan agama telah dikirim ke rumah Rio. Rio semakin gelisah dan panik. Rio memutuskan untuk datang dan berharap bisa bertemu dengan Riana. Sayangnya, Riana tidka pernah hadir dalam sidang tersebut.
Sidang demi sidang telah berlalu, dan ketok palu hakim telah memutuskan bahwa mereka telah resmi bercerai. Riana bukan lagi istri lima milyar.
Fahry sangat menyayangkan keputusan Rio yang telah setuju untuk bercerai dengan Riana. Padahal dia tahu pasti bahwa Rio sangat mencintai Riana. Terlepas dari obsesinya terhadap Riana. Gadis yang pernah menolongnya dulu.
Tidak hanya Fahry yang menyayangkan keputusan itu, tetapi juga orang tua dan adiknya juga. Mereka sudah menerima keberadaan Riana sebagai bagian dari keluarga mereka, terlepas dari status Riana yang hanya wanita biasa. Karena mereka yakin jika Riana bisa membuat Rio bahagia.
Setelah resmi bercerai dengan Riana, Anwar datang menemui Rio di kantornya. Rupanya Anwar adalah dalang dibalik perceraian Riana dan Rio.
Sebelum bercerai dengan Riana, Anwar pernah datang menemui Rio. Anwar menunjukkan bukti bahwa Riana ingin kembali bersamanya. Sebuah foto yang diambil dengan gaya cukup mesra, membuat Rio sakit hati dan kecewa.
Anwar juga menunjukan banyak hal yang terjadi pada Riana setelah menikah dengan Rio. Peristiwa keguguran, penculikan dan kecelakaan. Semuanya karena Rio tidak bisa menjaga Riana dengan baik.
Saat itu, Rio terpengaruh dengan ucapan Anwar. Karena Anwar juga mengancam akan berbuat hal yang buruk pada Riana, jika Rio masih bersikeras tidak mau menceraikan Riana. Rasa cintanya pada Riana, justru membuatnya menyetujui perceraian itu demi keselamatan Riana.
"Rio, aku sangat berterima kasih, karena kamu sudah mau menceraikan Riana. Aku harap kamu bisa mempercayakan Riana padaku. Aku janji aku akan menjaga Riana dengan baik," ucap Anwar percaya diri.
"Aku melakukannya bukan karena kamu, tapi Riana. Aku tidak pernah berjanji akan memberikan Riana padamu. Tapi, kita akan bersaing secara adil untuk bisa mendapatkan cinta Riana," jawab Rio sinis. Rio tidak akan semudah itu melepaskan Riana. Mungkin ini jalan terbaik agar predikat yang melekat pada diri Riana akan hilang seiring waktu.
__ADS_1
Sebutan istri lima milyar, tidak akan terdengar lagi dari mulut orang yang tidak menyukai Riana. Riana akan mendapatkan haknya untuk hidup tenang, tanpa beban seperti sebelumnya.
"Apa, jadi kamu menceraikan Riana tapi tidak melepaskannya? Apakah kamu benar-benar jatuh cinta pada dia?" tanya Anwar kaget sekaligus panik.
Pantas saja, aku bisa dengan mudah mengancamnya, jadi dia memang sudah jatuh cinta dengan Riana. Riana, aku tidak pernah berharap pria yang sudah membeli tubuhmu akan jatuh cinta padamu. Apakah kamu juga sudah jatuh cinta padanya? batin Anwar.
"Benar. Mulai hari ini, aku resmi mengajakmu untuk bersaing secara adil. Tapi, seharusnya kamu tunjukkan di mana Riana berada kepadaku," jawab Rio sambil berusaha menekan Anwar.
Anwar tertawa keras dan terlihat bangga karena sampai saat ini hanya dia yang tahu keberadaan Riana.
"Rio, kamu masih kalah dariku. Saat ini, Riana ada bersamaku. Dia yang ingin bercerai darimu. Jadi, jangan harap kamu akan bisa bersamanya lagi. Temukan dia jika memang kamu bisa," ancam Anwar.
Anwar pergi meninggalkan Rio dengan senyum kemenangan. Rio ingin sekali menghajar Anwar karena telah berani menyembunyikan Riana darinya. Tetapi dia takut jika Anwar akan memperlakukan Riana dengan buruk.
Sementara itu, Riana ternyata berada di sebuah rumah sakit di luar negeri.
Setelah kecelakaan hari itu, Riana mengalami koma. Saat itu Anwar melihat Riana di rumah sakit, saat mengantar Santi check up kandungan. Setelah mengantar Santi pulang, Anwar menemui Riana.
Saat itu, Riana masih dalam keadaan koma. Anwar menggunakan kesempatan itu, untuk mengaku sebagai suaminya Riana dan langsung membawa Riana ke luar negeri. Berdasarkan foto saat pernikahan mereka yang dulu.
Mengenai pengacara, Anwar dengan mudahnya membuat tanda tangan palsu atas nama Riana agar bisa menyewa pengacara. Semuanya sudah disiapkan oleh Anwar sebaik mungkin dan tidak ada celah.
__ADS_1
Riana masih belum sadarkan diri, sampai hari putusan cerai tiba. Entah kebetulan atau memang takdir, Riana mulai sadarkan diri, diri saat surat cerai itu telah di kirim oleh pengacara pada Anwar.
Anwar bergegas pergi menemui Riana, melakukan penerbangan dengan alasan pergi dinas sehingga tidak membuat Rio dan anak buahnya curiga. Anwar, telah memiliki senjata pamungkas untuk membuat Riana membenci Rio.
Di rumah sakit Santaka, Singapura, Riana sangat syok dan kaget dengan perubahan pada dirinya. Riana mendapati perutnya saat ini sedang membuncit dan dia merasakan sesuatu yang bergerak di sana.
Lebih syok lagi, saat dia harus menjalani operasi Cesar karena kehamilannya yang sudah menginjak 9 bulan. Atas persetujuan Anwar, operasi Cesar segera dilakukan demi keselamatan Rian dan bayinya. Tidak sampai dia itu saja, Riana kembali syok saat mengetahui bahwa Rio telah menceraikan dia.
Anwar mulai mengarang cerita yang menimbulkan salah paham antara Riana dan Rio. Selama 7 bulan ini, Anwar yang selalu menemani Riana. Anwar mengatakan bahwa Rio tidak mau menerima wanita koma.
Rio hanya menginginkan tubuh Riana untuk kebutuhan biologisnya. Rio telah membayar sebanyak lima milyar untuk tubuh Riana dan sekarang tubuh itu sudah tidak bisa lagi di gunakan. Jadi Rio menceraikan Riana.
Mau tidak mau Riana menerima dan menelan semua cerita Anwar tanpa curiga sedikitpun. Hanya saja, Riana mengenal Rio dengan sangat baik. Selama menikah dengannya, Ria tidak pernah memperlakukan Riana dengan buruk. Seperti apa kehidupan Riana saat menjadi istri Rio, hanya Riana yang bisa merasakan.
Demi anak yang baru saja dia lahirkan, Riana bertekad untuk menjadi wanita mandiri. Dia tidak ingin bergantung pada Anwar ataupun pada Rio. Meskipun Anwar menawarkan diri untuk menjadi ayah dari anak Riana.
"Riana, biarkan aku menjagamu dan anakmu. Aku akan minta maaf sekali lagi atas apa yang dulu pernah aku lakukan. Menikahlah denganku, aku jamin hidupmu dan anakmu tidak akan kekurangan apapun. Itu wujud dari penyesalanku," ucap Anwar penuh harap. Anwar berusaha meluluhkan hati Riana.
Riana menatap tajam, pria yang dulu pernah mengisi hatinya. Pria yang pernah memberikan kebahagiaan dalam hidupnya di masa lalu. Sekaligus pria yang telah memberinya sakit dan luka yang masih membekas hingga kini.
Akankah Riana luluh oleh sikap mantan suaminya?
__ADS_1
...****************...