Istri Lima Milyar

Istri Lima Milyar
Bab 35. Perlahan mulai terkuak


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Tante Mega tampak bingung dan sedih. Riana juga sedih, mendengar bahwa Tante Mega tidak bisa membawa Ryan pulang. Tante Mega menceritakan, apa yang terjadi dengan Ryan di sana.


Rio akan membawa Ryan ke rumahnya di kota. Kota yang jaraknya cukup jauh dari rumah Riana saat ini. Tante Mega memberikan alamat rumah Rio pada Riana. Rumah yang pernah Riana tempati 6 tahun yang lalu.


Riana akhirnya memutuskan untuk menghubungi Yadi. Yadi adalah anak dari Tante Mega, sepupunya yang dipanggil Ryan dengan Papa. Saat itu, Ryan ingin sekali memiliki ayah, maka Yadi mengorbankan statusnya menjadi ayah Ryan. Sampai-sampai, Yadi ditinggalkan kekasihnya karena menganggap Yadi sudah memiliki anak.


Yadi seorang polisi yang kebetulan bertugas di kota tempat Rio tinggal. Riana menjelaskan semuanya pada Yadi dan meminta Yadi untuk menjemput Ryan di rumah Rio. Kali ini, Riana mengandalkan Yadi dan jika kali ini tidak berhasil maka dia terpaksa akan menjemput Ryan sendiri.


Keesokan harinya, Riana pergi ke kota tempat Rio tinggal. Riana akan tinggal sementara di rumah Yadi. Riana Tante Mega untuk mengurus usahanya selama dia pergi. Kali ini, Riana menyiapkan diri untuk hal yang terburuk.


Sementara itu, Rio membawa Ryan kembali ke rumahnya. Ryan terlihat sangat senang. Sepanjang perjalanan, dia terus tersenyum melihat pemandangan di sekitar jalan. Ryan memang jarang di ajak Riana untuk berlibur. Riana terlalu sibuk bekerja untuk masa depan Ryan.


Mobil berhenti di sebuah lampu merah. Tanpa sengaja, Rio melihat Anwar berjalan menyeberang tepat di depan mobilnya. Tetapi, penampilan Anwar tidak seperti dulu lagi. Rio mulai merasa sangat penasaran dengan keberadaan Riana saat ini.


"Yuda, apa kamu pernah mendengar berita tentang Anwar dan perusahaannya?" tanya Rio penasaran.


"Aku hanya mendengar sedikit. Tapi, aku belum berani bicara padamu karena kamu tidak ingin lagi mendengar beritanya," jawab Yuda kaget. "Kenapa, ada apa?"


"Apakah informasi dari orang yang pernah aku sewa, masih ada? Jika masih ada, aku ingin melihatnya," tanya Rio agak canggung karena dulu dia pernah menolak mengetahui keadaan Anwar dan Riana.


"Tentu saja masih. Bahkan tanpa sepengetahuan Pak Rio, aku tetap memintanya untuk terus menyelidiki. Aku yakin, suatu saat Pak Rio pasti memerlukannya," jawab Yuda mantap.

__ADS_1


"Terima kasih. Tapi aku ingin kamu cari informasi terbaru tentang Anwar dan perusahaannya. Cari juga informasi tentang keluarganya," titah Rio sambil menatap keluar jendela. Sedangkan Ryan tertidur dipangkuan Rio karena kelelahan. Perjalanan ini memang cukup jauh dan melelahkan.


"Baik, sekarang juga aku akan menghubungi orang itu lagi," ucap Yuda lalu menghubungi detektif yang pernah dia sewa dulu.


Rupanya, setelah Rio dan Riana bercerai, Anwar membohongi Rio kalau dia sudah rujuk kembali dengan Riana. Anwar meminta Rio untuk melepaskan Riana demi kebahagiannya. Rio akhirnya memutuskan untuk pergi ke luar negeri selama 5 tahu dan baru kembali beberapa hari yang lalu.


Rio memutuskan semua informasi apapun tentang Riana dan Anwar bahkan tentang apapun yang berhubungan dengan mereka. Rio mengira dia tidak akan pernah kembali lagi ke negara ini dan tidak akan bertemu mereka lagi.


Meninggalkan kenangan selama 5 tahun, mencoba membangun hati dan jiwanya agar bisa kokoh berdiri ketika bertemu kembali. Semangat dari orang tua dan saudara-saudaranya, membuatnya menyadari satu hal. Jika melarikan diri dari kenyataan, tidak akan bisa membuatnya hidup tenang.


Kini, dia memutuskan untuk kembali, setelah dia merasa bisa menghadapi Anwar dan Riana.


"Bawa saja ke kamarku," ucap Rio saat Yuda sudah sampai di dalam rumah.


Yuda menuruti perintah bosnya tanpa berbicara sepatah katapun. Meskipun dalam hatinya penuh dengan pertanyaan yang butuh jawaban.


Yuda membaringkan tubuh Ryan di atas tempat tidur Rio. Setelah itu Rio menyelimuti tubuh Riyan.


"Tunggu aku di ruang kerjaku. Ada hal yang ingin aku bahas," ucap Rio sambari menatap wajah Ryan yang polos lalu beralih melihat ke arah Yuda yang segera mengangguk pelan.


Ria menatap kembali bocah kecil yang menurutnya sangat mirip dengannya itu. Bocah yang mampu menarik perhatiannya, tatkala hatinya sedang kosong. Rio menyentuh wajah yang Ryan hingga Ryan merasa sedikit geli. Rio menarik kembali tangannya karena takut membangunkannya.

__ADS_1


Rio mundur perlahan lalu pergi meninggalkan Ryan yang ternyata sudah bangun sejak tadi. Ryan menatap kepergian Rio dengan senyum manisnya. Dia perlahan turun dari tempat tidurnya lalu berjalan mengikuti langkah Rio menuju ruang kerjanya.


Setelah Rio masuk ke ruang kerjanya, Ryan kembali ke dalam kamar. Meskipun Ryan belum yakin benar jika Rio adalah ayahnya, Ryan ingat jika ibunya memiliki sebuah lukisan wajah yang mirip dengan Rio. Ryan berusaha mencari sesuatu yang bisa meyakinkan hatinya dan membuat semuanya jelas.


Ryan membuka laci meja yang ada di dalam kamar Rio. Tidak ada sesuatu yang bisa di temukannya. Lalu dia berjalan kearah lemari pakaian. Di sana, tersimpan banyak pakaian wanita. Mata Ryan tertuju pada sebuah kotak yang tertutup rapat.


Ryan berusaha mengambil kotak tersebut lalu dibawanya ke atas tempat tidur. Ryan membuka kotak itu perlahan-lahan dan kebetulan tidak terkunci.


Wajah mungil Ryan mendadak berubah panik, saat melihat isi kotak tersebut. Foto-foto pernikahan ibunya dengan pria yang membawanya. Lalu foto saat mereka sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Semua terlihat indah dan mereka tampak bahagia.


Ryan terpana melihat semua itu. Tetapi, dia mengambil satu buah foto mereka dan bergegas memasukan kembali foto yang lainnya kembali ke dalam kotak. Ryan segera mengembalikan kotak itu ke tempatnya semula. Ryan lalu berpura-pura tidur kembali setelah menyimpan foto itu di bawah tempat tidur.


Sementara itu, Rio sedang berdiskusi dengan Yuda tentang Anwar dan Riana. Rio sungguh tidak menyangka jika setelah kecelakaan itu, Anwar membawa Riana keluar negeri.


Semua informasi itu lengkap mengenai Anwar. Kehidupannya setelah kembali dari Singapura dan setelah semua hartanya direbut oleh calon istrinya. Jadi, ternyata Anwar tidak menikah dengan Riana. Anwar berbohong padanya. Selama 4 tahun dia dipenjara.


Tampak penyesalan terlihat dari wajah Rio. Dia terlalu percaya pada Anwar karena merasa kecewa dan tidak percaya diri. Dengan wajah cacat seperti itu, mana mungkin wanita secantik Riana bisa jatuh cinta padanya.


"Yuda, bantu aku untuk bertemu dengan pengacara yang pernah membantu Riana, melakukan gugatan perceraian. Aku curiga, ada sesuatu yang Anwar sembunyikan," titah Rio sambil menahan kesal dan sesak.


Bisakah semuanya aku perbaiki? batin Rio.

__ADS_1


__ADS_2