Janda Cantik Kesayangan Presdir

Janda Cantik Kesayangan Presdir
1. Pertemuan pertama yang menyebalkan


__ADS_3

Namaku Renata Anggara, usiaku 31 tahun. Aku seorang single parent dan mempunyai seorang anak perempuan bernama Salsabila kirana berusia 6 tahun.


"Selamat pagi, semua" ucap rena yang baru datang ditempat kerjanya kepada semua temannya yang ada di kantor.


"Pagi" sahut semua teman - teman kerja rena.


Tiba - tiba datang seorang wanita yang menepuk pundak rena "woy, pagi - pagi gini udah sibuk aja sih loh" tanya dara sahabat rena, mereka bersahabat sudah 5 tahun sejak pertama mereka masuk kerja.


"Eh loh dar, ngagetin aja untung gue tidak jantungan kalau tidak, jantung gue bisa copot tahu" seru rena yang kesal karena dikagetkan oleh sahabatnya itu.


"Sorry, abis lo sih sibuk banget pagi - pagi sampai tidak sadar ada gue disini" jawab dara sambil cemberut kepada rena.


"Oya, lo dipanggil pak joko tuh" ucap dara memberi tahu kalau dia dipanggil pak joko bosnya direktur marketing.


"Ok, gue kesana dulu ya" jawab rena langsung menuju ruangan pak joko bosnya, karena rena adalah asisten direktur marketing yaitu pak joko.


"Tok.. tok.. tok" rena mengetuk pintu ruangan pak joko.


"Masuk" jawab pak joko.


"Maaf pak, apa bapak memanggil saya?" Tanya rena pada pak joko.


"Iya, hari ini ada meeting jam 2 siang, yang akan membahas persiapan penyambutan presdir baru anak dari pemilik perusahaan kita dia baru pulang dari luar negri, tolong kamu ikut dengan saya" jawab pak joko.


"Baik, pak" jawab rena.


"Kalau begitu kamu boleh kembali ke tempat kerja kamu" suruh pak joko kepada rena.


"Baik, pak" jawab rena, yang langsung keluar dari ruangan pak joko, kemudian menuju meja kerjanya.


Tiba - tiba datang seorang pria " ada apa ren, kayanya gelisah banget sih lo" ucap dani teman kerjanya rena.


"Iya nih, gue disuruh pak joko buat ikut meeting jam 2 nanti, katanya mau ngebahas persiapan buat menyambut presdir baru kita" jawab rena yang lagi galau males buat ikut meeting dengan bosnya.


"emang kenapa sih lo tumben males ikut meeting biasanya juga mau aja" jawab dani sambil duduk dimeja kerjanya rena.


"Masalahnya gue mau ijin pulang setengah hari, dan" jawab rena sebal sambil cemberut menandakan dia kesal.


"Emang mau ngapain sih lo ijin pulang, emang mau ada yang ngelamar?" tanya dani sambil ngeledek rena yang tambah kesel sampai memukul dani dengan map yang ada didepannya.


"Ih lo ya, bikin gue tambah bete aja tahu nggak" ucap rena.


"Udah sana lo, bukannya kerja malah kepoin gue" usir rena pada dani yang kesel selalu diledek dani.


"Ok gue pergi, miss bawel" ucap dani pada rena sambil mengeluarkan lidahnya meledek rena.


"Huh, dasar tukang kepo" gumam rena pada dani yang sudah pergi ke meja tempat kerjanya.


Beberapa jam berlalu dan waktu istirahat pun tiba.


"Ren ayo kita makan, udah jam istirahat nih" ucap dara.


"Ok, yuk kita kekantin gue udah laper banget nih sampe cacing perut gue pada takbiran nih minta dikasih makan, hahaa" jawab rena sambil tertawa.


Sesampainya dikantin rena makan dengan lahapnya karena saking laparnya.

__ADS_1


"Pelan - pelan kelesss, kaya enggak makan setahun aja lo" ucap dara mengingatkan rena yang makan dengan begitu cepatnya.


"Ah lo, sirik aja sama gue" ucap rena.


"Kan gue udah bilang, gue laper banget wajar gue makan kaya gini, abis laper banget gue" jawab rena sambil mengunyah makanannya sampai sendokan terakhir.


"Gimana mau ada cowok yang mau sama lo, kalau cara makan lo aja kaya gini, bisa - bisa tuh cowok illfeel duluan sama lo" ucap dara pada rena.


"Biarin yang penting gue kenyang" sahut rena.


"Ah, emang susah ngomong sama lo mah" ucap dara kesel sama rena yang susah dikasih tahu.


Jam istirahat sudah selesai mereka kembali ke tempat kerja mereka lagi.


"Dar, tar sore pulang kerja anter gue toko buku ya" pinta rena pada dara.


"Wah, kayanya gue enggak bisa deh ren" jawab dara.


"Kenapa?" tanya rena kembali.


"Suami gue ngajakin pergi nengok saudaranya yang lagi sakit, sorry ya ren" jawab dara minta maaf pada rena.


"Ok, enggak apa - apa santai aja keles" ucap rena sambil tersenyum pada dara.


"Makasih ya lo mau ngerti" ucap dara pada rena sambil memeluk rena.


"iya, kaya kita baru kenal aja" sahut rena sambil menepuk pundak dara.


Satu jam berlalu, waktu meeting pun tiba.


"Rena, ayo kita ke ruang meeting" ajak pak joko kepada rena.


"Baik pak" jawab rena.


Satu jam berlalu dan meeting pun selesai.


Rena kembali ke meja kerjanya.


"Rena, jangan lupa buat persiapan besok dan jangan sampai telat" ucap pak joko kepada rena mengingatkan.


Beberapa jam berlalu dan waktu pulang pun tiba.


"Ren, gue duluan ya, suami gue udah nunggu didepan nih" ucap dara pada rena.


"Ok, titi dj ya dar" ucap rena pada dara.


Rena pun pulang kerja dan mampir di toko buku karena adiknya minta dibelikan buku untuk tugas sekolahnya.


"Mba, saya ambil yang ini" ucap rena pada kasir di toko buku.


"Semuanya 55 ribu, mba" ucap kasir memberi tahu harga buku yang harus dibayar.


"Ini mba uangnya" ucap rena kepada kasir sambil memberikan uang.


"Terima kasih sudah datang ke toko kami" ucap kasir kepada rena sambil tersenyum.

__ADS_1


Tiba - tiba rena di depan pintu toko bertabrakan dengan laki - laki yang dia tidak kenal.


"Maaf pak, saya tidak sengaja" ucap rena minta maaf kepada laki - laki yang dia tabrak.


"Huh, dasar sombong, orang minta maaf diem aja bolot kali ya tuh orang" gumam rena.


"Apa kami tadi bilang? Saya sombong dan bolot?" ucap laki - laki itu marah kepada rena karena dibilang sombong dan bolot.


"Lagian bapak, saya minta maaf diem aja. ngomong apa kek" jawab rena kesal.


"Sudah tahu anda yang salah malah mengumpat orang lagi" jawab laki - laki itu marah.


"Saya kan sudah minta maaf tadi, tapi bapak yang diem aja" sahut rena tidak mau kalah.


"Baik, anda saya maafkan. tapi jika saya bertemu anda lagi dan anda membuat kesalahan yang sama, saya tidak akan memaafkan ada, mengerti? tegas laki - laki itu lalu pergi.


"Huuh, sial banget sih gue hari ini" gumam rena.


Kemudian dia pulang dengan mengendarai sepeda motor matik nya.


Sesampainya di rumah, "yesi, nih buku lo" teriak rena pada adiknya yesi yang ada di kamarnya.


"Makasih ya kak, udah beliin bukunya" ucap yesi pada rena kakaknya.


"Belajar yang bener jangan pacaran aja" ucap rena kesal pada adiknya.


"Kenapa sih datang - datang bikin ribut? tanya mama rena.


"Ini nih ma, gara - gara beliin buku yesi aku jadi ketemu orang sombong banget trus marah - marahin aku lagi, kenal juga enggak" jawab rena kesal.


"Ooh, mungkin itu jodoh kamu kali ren" jawab mama rena sambil bercanda.


"Ih mamah, amit - amit deh jodoh sama dia. Ogah tahu orang sombong kaya gitu" ucap rena kesal di ledekin mamanya.


"Ya sudah, udah mau magrib mandi sana trus solat" suruh mama rena


"Baik ma, rena mandi dulu ya" Jawab rena.


Setelah mandi dan solat magrib rena keluar kamar menuju ruang keluarga.


"Bila, udah makan belum? tanya rena kepada anaknya bila.


"Belum ma, bila pengen makan bareng mama" jawab bila.


Kemudian rena dan bila makan di ruang makan.


Setelah makan, " ma, bila ada PR disuruh buat gambar keluarga sama ibu guru" ucap bila pada mamanya.


"Ya udah sini mama bantuin bikin gambarnya ya" jawab rena pada bila.


Jam pun menunjukan jam 9 malam dan gambar yang bila inginkan selesai.


"Gambarnya kan udah selesai sekarang bila bobo ya, mama juga mau bobo ngantuk besom harus berangkat kerja pagi" ucap rena pada bila.


"Baik mah" ucap bila kemudian pergi ke kamar dan tidur bersama mamanya (rena).

__ADS_1


__ADS_2