Janda Cantik Kesayangan Presdir

Janda Cantik Kesayangan Presdir
Dimarahi bos


__ADS_3

Keesokan harinya rena seperti biasa berangkat kerja dengan motor kesayangannya, dengan lalu lintas jalan yang lancar tidak seperti kemarin macetnya minta ampun.


Sesampainya di kantor seperti biasanya rena selalu menyapa teman - teman kerjanya dan sahabatnya dara sudah masuk kerja seperti biasanya.


"Pagi sahabatku yang jomblonya stadium akut" ujar dara pada rena menyapa sambil mengejek sahabatnya itu.


"Pagi juga, sahabatku Dara Kotor" sahut rena balas mengejek sambil menjulurkan lidahnya dan tertawa puas.


"Njiirr,, lo tega banget bilang gue Dara Kotor.. " sahut dara sambil cemberut.


"Lo ngapain juga bilang gue jomblo stadium akut,, kenapa enggak sekalian jomblo kadaluarsa,,," sahut rena ikutan cemberut.


"Hahaa,, bener juga kata lo ya sebutan buat jomblo kaya lo pantesnya Jomblo kadaluarsa.. huftt" ujar dara semakin puas meledek rena.


"Hemmm,, udah puas lo sekarang ngeledek guenya?? baru sehari enggak ngeledek gue aja lo udah kangen, gimana kalo seminggu??" ujar rena pada dara sambil memeluk dara dan mencubit pipi cubby nya.


"Iya nih gue kangen enggak bisa ngeledek lo, secara lo doang yang bisa gue ledek" ujar dara pada rena yang berbalik memeluk sahabatnya itu dan kemudian mereka pun tertawa dengan puasnya.


"Tar siang istirahat gue traktir lo deh buat tanda permintaan maaf gue, karena gue kemarin enggak bilang kalo gue enggak bisa masuk" ujar dara merasa bersalah pada rena.


"Enggak usah dar, yang salah kan gue enggak angkat telpon lo" ujar rena merasa bersalah karena tidak mengangkat telponnya dara.


"Udah enggak apa - apa, pokoknya gue tar siang mau traktir lo titik enggak pake koma" ujar dara memaksa rena.


"Ok deh, kalo lo maksa mah,, hehee" ujar rena sambil tertawa.


Kemudian mereka pun mengakhiri percakapan mereka dan mulai bekerja seperti biasanya.


Di tempat lain rangga masih terbayang wajah rena yang sedang dipeluk oleh ferdy ketika di cafe, kemudian rangga pun merasa gelisah karena selalu terbayang adegan rena yang sedang dipeluk ferdy, yang membuat rangga hilang kesabarannya dan reflek menjatuhkan gelas yang ada dimeja kerjanya.


"Craakk.." suara gelas pecah jatuh dilantai.


"Sial, kenapa pake jatuh segala nih gelas" gumam rangga kesal.


"Hari,,, tolong panggil OB ( office boy )" teriak rangga yang seperti harimau mau memakan mangsanya.


Hari pun memanggil OB dan menyuruhnya membersihkan pecahan gelas yang ada dilantai.


"Hari, tolong beri tahu bagian marketing untuk meeting sekarang, jangan sampai ada yang telat, kalo ada yang telat suruh dia pulang dan jangan kembali lagi ke kantor ini" Teriak rangga yang amarahnya memuncak tingkat dewa.


Hari memberi tahu pesan rangga kepada semua pegawai bagian marketing dan mereka sontak berlarian menuju ruang rapat, hanya rena yang tidak ada dan akhirnya rena telat datang keruang rapat karena dia habis dari toilet.


"Tok,, tokk, tokk" suara ketukan pintu.

__ADS_1


"Maaf pak saya terlambat" ujar rena dengan santainya menuju kursi yang kosong.


Semua mata tertuju pada rena, yang membuat rena heran kenapa semua orang menatapnya dengan tatapan aneh.


"Ehemm,, maaf kenapa kalian melihat saya seperti itu" ujar rena yang bingung dengan sikap semua orang yang menatapnya dengan aneh.


"Apa ada yang salah dengan penampilan gue" gumam rena sambil melihat apa yang salah dengan dirinya.


"Tidak ada yang salah dengan penampilan gue, kenapa mereka bersikap seperti itu ya" gumam rena semakin binggung.


Hari membuka rapat untuk mengalihkan suasana, namun rangga masih tetap menatap rena dengan marahnya.


Kemudian rangga memotong pembicaran hari.


"Saya minta laporan pemasaran semua produk perusahaan kita selama satu tahun. Hari ini harus selesai, kalo tidak selesai kalian harus lembur sampai laporannya selesai... kalian mengerti" kata rangga dengan nada tinggi.


"Baik pak" sahut semua pegawai yang berada diruang rapat.


"Kalau begitu, kalian boleh kembali bekerja" Ujar rangga membubarkan rapat.


Belum sempat rena bangun, rangga memanggil rena.


"Kamu rena, buat laporan pemasaran semua produk dari tahun lalu sampai tahun sekarang, kalau tidak selesai kamu tidak boleh pulang" Ujar rangga dengan nada tinggi.


"Kenapa protes?? kalau tidak sanggup kamu boleh pulang dan enggak usah balik lagi ke kantor ini" Ujar rangga semakin memuncak kemarahannya.


Karena terpaksa rena mengiyakan tugas yang diberikan rangga padanya.


"Baik pak, kalau begitu saya pamit untuk kembali ketempat kerja saya" Ujar rena sembari meninggalkan rungan rapat.


Sambil berjalan menuju meja kerjanya rena mengomel terus - terusan.


"Dasar tuh cowok rese, kesambet setan apa sih pagi - pagi udah marahin gue kagak jelas, padahal gue kagak salah apa - apa sama dia" gumam rena tak terima dimarahi oleh rangga.


Semua pegawai sibuk membuat laporan yang diperintahkan rangga, sampai tidak terasa waktu istirahat tiba.


"Ren, ayo kita makan udah jam istirahat nih" ajak dara kepada rena yang sedang sibuk menatap layar komputernya tanpa mempedulikan dara yang ada di depannya.


"Udah lo duluan aja dar makan, nanti gue nyusul" jawab rena fokus ke layar komputernya.


"Ok deh kalo gitu, gue duluan ya ren" ujar dara meninggalkan rena yang tetap fokus pada layar komputernya.


Di kantin dara makan bersama dani, makan mereka sudah selesai namun rena belum muncul juga batang hidungnya.

__ADS_1


"Dar, lo liatin apa sih??" tanya dani penasaran sambil celingak celinguk melihat kesekitar.


"Gue nyari si rena ko kagak nongol juga ya tuh anak, padahal katanya dia mau nyusul tapi belom datang aja tuh anak" ujar dara khawatir


"Mungkin dia diet kali makanya enggak nyusul kita" ujar dani.


"Mana mungkin dia diet, badan udah kaya papan penggilesan gitu bisa - bisa tinggal tulang doang tuh yang nyisa" Ujar dara tetap aja ngeledek rena dibelakangnya.


"Ya udah kalo gitu gue pesenin makan buat rena dulu ya,,, bahaya kalo dia laper bisa - bisa gue yang dia makan hehee" ujar dara sambil berjalan menuju stand makanan untuk membelikan rena makanan.


Di tempat lain tidak sengaja rangga melihat rena yang sedang fokus bekerja menatap layar komputernya.


"Kenapa tuh cewek ceroboh masih kerja aja, padahal ini jam istirahat" gumam rangga merasa penasaran.


Tiba - tiba dara datang membawa makanan untuk rena.


" Hey,, jomblo kadaluwarsa... nih gue bawain lo makan,, gue takut lo kelaperan" ujar dara sambil membawa bungkusan makanan untuk rena.


"Terima kasih dara cantik ,, lo emang sahabat gue yang pengertian deh,, hehee" ujar rena langsung mengambil bungkusan makanan yang dara bawa.


"Dasar lo giliran denger ada makanan aja langsung nyamber kaya bensin" ujar dara sambil pergi menuju meja kerjanya.


"Makasih ya dar makanannya" ujar rena sambil tersenyum dan langsung melahap makanan yang ada di depannya.


Beberapa jam kemudian, karena saking sibuknya dia bekerja sampai tak sadar kalau pegawai lain sudah pada pulang hanya tinggal dia sendiri yang masih betah menatap layar komputernya.


Kemudian rangga pun melihat rena yang masih belum pulang, sedangkan pegawai yang lain sudah pulang semua.


"Ya ampun ternyata tuh cewek ceroboh bertanggung jawab juga terhadap kerjaannya" gumam rangga merasa simpati pada rena sambil tersenyum tipis.


Beberapa menit kemudian rena bangun dari kursinya dan membereskan berkas kerjaanya. kemudian dia pulang.


Sesampainya di rumah, hanya tinggal mamanya yang belum tidur menunggu rena pulang karena khawatir tidak biasanya rena pulang selarut ini.


"Ma, ko belum tidur??" tanya rena pada mamanya.


"Mama nungguin kamu pulang, takut kenapa - napa.. enggak biasanya kamu pulang larut malam begini??" tanya mama khawatir.


"Aku enggak apa - apa ko ma, maaf rena lupa kasih tau mama rena pulangnya telat soalnya ada kerjaan yang harus selesai hari ini juga" ujar rena menjelaskan agar mamanya tidak khawatir.


"Ya sudah kalo begitu mama tidur duluan ya, kalau kamu lapar dimeja makan sudah mama siapkan makanan buat kamu" ujar mama sambil berjalan menuju kamarnya.


"Iya ma" sahut rena pada mamanya.

__ADS_1


Kemudian rena pun berjalan menuju kamarnya untuk mandi dan setelah mandi dia makan di meja makan sendiri karena yang lain sudah pada tidur. Setelah makan rena pun kembali kekamarnya kemudian tidur karena kelelahan.


__ADS_2