
Setelah sarapan kemudian mereka mengobrol diruang tamu.
"Habis ini kamu mau kemana?? " tanya rangga memulai obrolan.
"Oh... saya mau pulang, mau beres - beres rumah abis itu mau nonton udah lama enggak nonton jadi kangen suasana bioskop, hehee" jawab rena sambil tersenyum cengengesan.
"Emang kamu suka nonton film apa?? " tanya rangga penasaran.
"Aku sih sukanya nonton film romantis, komedi sama action tapi hari ini pengen nonton film horor buat ngilangin rasa kesepian ditinggal keluarga" ujar rena yang berubah raut wajahnya dari riang menjadi sedih.
"Emangnya kamu berani nonton film horor??" tanya rangga sembari menaikan alisnya tahu bahwa rena tidak mungkin berani menonton film horor karena dia tahu rena itu penakut.
"Berani kok, siapa takut" sahut rena.
"Kalau begitu saya pulang dulu ya mas, terima kasih sudah mengijinkan saya menginap semalam" ujar rena kemudian beranjak bangun untuk pulang, namun rangga mencegahnya untuk pergi.
"Tunggu, saya antar kamu pulang tapi saya ganti pakaian dulu" ujar rangga kemudian pergi kekamarnya untuk mengganti pakaiannya.
"Baiklah" sahut rena dan duduk kembali disofa.
Sepuluh menit kemudian rangga keluar dari kamarnya dan menghampiri rena.
"Ayo kita berangkat" ujar rangga yang keluar dari kamarnya dengan menggunakan setelan jeans hitam kaos putih dengan jaket berwarna navy dan sepatu putih seperti opa - opa korea 😁
"Ah.. iya" jawab rena melongo melihat penampilan rangga yang berbeda yang biasanya formal menjadi santai seperti anak remaja.
Mereka pun berangkat untuk pulang kerumah rena. Setelah sampai dirumh rena rangga menunggu rena diruang tamu sementara rena beres - beres rumahnya dan setelah selesai rena menghampiri rangga.
"Maaf mas lama nunggu saya beres - beres" ujar rena menghampiri rangga diruang tamu yang sedang membaca buku untuk menghilangkan kejenuhannya.
"Iya enggak apa - apa, kamu udah selesai beres - beresnya??" jawab rangga
"Sudah mas, kalau mas mau pulang enggak apa - apa saya berani kok dirumah sendiri" jawab rena.
"Kamu ngusir saya, enggak suka saya disini??" jawab rangga melotot pada rena.
"Ah... enggak kok mas, takutnya mas ada urusan lain, lagian saya juga mau keluar habis ini" jawab rena
"Oh.. ya sudah kita bareng aja keluarnya saya juga enggak ada kerjaan hari ini bosen dirumah sendirian" ujar rangga
"Ah... iya sudah kalau gitu saya siap - siap dulu" jawab rena
15 menit kemudian rena keluar dari kamarnya.
"Mas ayo kita berangkat" ujar rena yang menghampiri rangga dengan kostum celana jeans hitam dan kaos putih panjang bertuliskan " Keep Smile " dengan rambut dikuncir.
"Oh.. ayo" sahut rangga kemudian mereka pun berangkat.
Sesampainya di mall mereka pun menuju bioskop untuk membeli 2 tiket untuk menonton.
__ADS_1
"Kamu mau nonton film apa??" tanya rangga.
"Apa aja yang penting serem biar bisa teriak kenceng " jawab rena ngasal.
"Bener ya, awas kalau sampai kamu enggak teriak kenceng" jawab rangga.
"Iya... iya" sahut rena.
"Ya sudah kamu tunggu saya disini, saya mau beli tiket dulu" ujar rangga kemudian pergi untuk membeli tiket.
"Iya" jawab rena singkat.
10 menit kemudian rangga datang membawa 2 tiket untuk menonton, popcorn dan 2 minuman dingin.
"Hey... kok bengong sih, kelamaan ya nunggunya" ujar rangga mengagetkan rena yang sedang melamun.
"Ah... enggak kok" jawab rena.
"Nih aku beliin popcorn sama thai tea, moga kamu suka" ujar rangga menyodorkan kedepan rena.
"Ah... makasih" jawab rena
"Kita masuk yuk, 5 menit lagi filmnya dimulai" ujar rangga mengajak rena masuk ke bioskop.
Mereka mendapatkan kursi paling belakang dan duduk dengan santainya sambil menunggu filmnya diputar. Suasana disana gelap dengan suara musik horor yang khas menandakan film dimulai.
"Kalau kamu takut pegang aja tangan aku enggak usah sungkan atau malu" ujar rangga menawarkan dirinya jika rena merasa takut.
"Bagus kalau gitu" sahut rangga.
Film pun dimulai baru beberapa menit dimulai saja rena sudah teriak - teriak histeris sampai - sampai habis tangan rangga diremas karena saking takutnya dia.
"Kamu beneran enggak takut??" tanya rangga yang khawatir dengan rena, karena rena terus saja meremas tangan rangga.
"Eng... enggak kok" jawab rena dengan gugupnya saking takutnya.
Tiba - tiba muncul adegan pembunuhan yang menyeramkan yang membuat rena reflek memeluk rangga.
"Aaaaaahhhhhkk... " rena berteriak kencang sambil memeluk rangga sambil menyembunyikan wajahnya didada rangga.
"Kamu enggak apa - apa kan??" tanya rangga khawatir.
"Enggak kok, aku enggak apa - apa" jawab rena melepaskan pelukannya.
"Kamu minum dulu biar enggak takut lagi" ujar rangga memberikan minuman pada rena.
" Ma....makasih" jawab rena gugup
Kemudian muncul adegan menyeramkan lagi, sontak rangga menarik rena kepelukannya agar tidak melihat adegan yang menyeramkan itu. Karena rangga sudah pernah menonton film itu.
__ADS_1
"Mas kenapa kamu malah nutupin mata aku, aku kan enggak bisa lihat" Ujar rena melepaskan pelukan rangga.
"Tadi itu adegan yang paling serem, kalau aku enggak tutupin mata kamu bisa - bisa kamu pingsan lagi" jawab rangga meledek rena.
"Ah, kamu itu modus mas bilang aja mau peluk aku" sahut rena sambil cemberut tidak bisa melihat adegan yang tadi terlewatkan.
"Enak aja modus, ngapain juga aku modusin kamu kalo aku mau peluk kamu tinggal peluk aja enggak usah modusin kamu" sahut rangga mencebikan bibirnya.
"Ngaku aja deh..." ujar rena sambil memakan popcorn yang ada ditangannya.
"Ngapain juga aku harus ngaku orang aku bener kok, awas ya nanti bentar lagi bakal ada adegan terseramnya kamu enggak boleh meluk aku, kalo kamu yang meluk aku duluan berarti kamu yang modus" ujar rangga sambil mencebikan bibirnya.
"Ok, siapa takut" jawab rena dengan sombongnya.
Dan adegan menyeramkan itu pun muncul, suara teriakan menggema terdengar dan rena pun tak kuasa menahan takutnya yang membuatnya refleks memeluk rangga dengan kuatnya dan rangga pun memeluknya untuk menenangkannya. Dan itu adalan adegan terakhir film pun selesai.
"Hey... kamu enggak apa - apa kan?? " tanya rangga yang melihat rena masih enggan untuk melepaskan pelukannya.
"Aku enggak apa - apa" jawab rena yang kemudian melepaskan pelukannya.
"Ah... orang - orang pada kemana??" tanya rena bingung kenapa semua orang tidak ada.
"Ya mereka pergi, filmnya kan sudah selesai" jawab rangga.
"Kenapa enggak bilang dari tadi" ujar rena kesal.
"Ya aku kan tadi udah bilang kamu nya aja enggak denger" sahut rangga kemudian mengajak rena pergi dari bioskop.
"Kita mau kemana??" tanya rena
"Aku lapar, kamu lapar tidak?? " tanya rangga
"Iya" sahut rena sambil menganggukan kepalanya.
"Ya sudah kita cari makan yuk" ujar rangga sambil menarik tangannya rena.
Mereka pun pergi mencari makanan.
"Kamu mau makan apa??" tanya rangga
.
"Aku pengen makan soto" jawab rena
"Trus tempat soto yang paling enak disini dimana?? " tanya rangga
"Biasanya aku makan soto dikedai depan sana, tempatnya enak dan nyaman" jawab rena sambil membayangkan suasana dikedai itu.
"Ya sudah kita kesana saja, aku mau coba seenak apa tempat dan makanannya" jawab rangga.
__ADS_1
Mobil rangga berhenti di sebuah kedai soto, lumayan banyak pengunjung yang datang dan untungnya mereka masih kebagian tempat. Mereka pun memesan makanan.