Janda Cantik Kesayangan Presdir

Janda Cantik Kesayangan Presdir
2. Dunia ini sempit


__ADS_3

"Kriiiing,, kringgg" suara alarm jam berbunyi.


"Sialan, berisik banget sih nih alarm. Gue lempar ke tong sampah tahu rasa lo" Ucap rena kesal gara - gara terbangun mendengar suara alarm jam di hpnya.


"Tok,, tok,, tokk" suara ketukan mama rena di pintu kamarnya.


"Rena, bangun udah subuh. Mandi trus solat sana nanti keburu kesiangan" suara mama rena membangunkan.


"Iya ma" sahur rena.


Setelah mandi dan solat rena kemudian bersiap untuk berangkat kerja.


Jam menunjukan 5:45 pagi, " ma, rena berangkat dulu ya takut telat soalnya" ucap rena sambil berlari menuju motornya.


Waktu menunjukkan 6:30 pagi, rena sudah datang ke kantornya kemudian mempersiapkan berkas kerjaannya.


Satu persatu para pegawai yang lain mulai berdatangan da seseorang yang baru datang menghampiri rena.


"Pagi ren, tumben jam segini udah datang bisa - bisa bentar lagi bakal ada badai nih" ucap dara mengejek rena sambil tersenyum.


"Ah lo dar, bisanya cuma ngejek gue aja" sahut rena sudah terbiasa mendapat ejekan dari dara.


"Emang ada apa sih tumben lo sepagi ini udah dateng? tanya dara.


"Kan kemarin gue udah bilang kalo hari ini bakal ada presdir baru" jawab rena.


" Ooh, pantesan lo masih subuh udah dateng atau lo nginep kali ya hahaaa" tawa dara meledek rena.


Setelah beberapa menit mengobrol tidak terasa jam menunjukan jam 7:30.


"Rena, tolong ke ruangan saya" suruh pak joko pada rena.


"Baik pak" jawab rena.


Di dalam ruangan pak Joko, " tolong persiapkan semua berkas yang berhubungan dengan produk yang kita pasarkan takutnya diminta oleh presdir kita yang baru" suruh pak joko pada rena.

__ADS_1


"Baik pak" sahut rena.


Satu jam berlalu, semua tugas dari pak joko sudah rena persiapkan semua di meja kerjanya.


Jam menunjukan jam 9.


"Baik semuanya sekarang kita ke loby untuk menyambut presdir kita yang baru" ajak pak joko kepada teamnya.


Di depan loby semua pegawai bersiap menyambut sang presdir baru.


Datang sebuah mobil mewah "Trak" pintu mobil terbuka.


Keluarlah seorang laki-laki yang tidak asing bagi rena.


"Sepertinya gue pernah liat tuh cowok dimana ya" gumam rena sambil berpikir pernah bertemu dimana dengan cowok itu.


Kemudian pak joko menyambut presdir baru itu dan memperkenalkan pada semua pegawai.


"Perkenalkan ini pak Rangga Darmawan presdir baru kita, anak dari pemilik perusahaan dharma corp" ungkap pak joko.


Setelah berkenalan rangga pun masuk menuju rungannya.


"Hari, beritahu semua divisi jam 11 nanti kita ada meeting" suru rangga kepada hari asistennya.


Jam 11 meeting dimulai, membahas rencana perusahaan kedepannya.


"Kenapa sepertinya gue pernah liat dia ya, kayak enggak asing gitu? tanya rena pada dirinya sendiri.


Tidak lama rena baru ingat dia bertemu dimana.


"Brakk" rena memukul meja tersadar siapa cowok itu.


Semua orang yang ada diruang meeting sontak melihat ke arah rena semua.


"Maaf, maaf, saya tidak sengaja" ucap rena meminta maaf atas kesalahannya.

__ADS_1


Rangga melihat rena dengan penuh amarah dan mengakhiri meeting tersebut.


"Aaahh, sialan kenapa cewek itu lagi sih" ucap rangga kesal pada rena.


"Ih kenapa harus dia sih yang jadi presdirnya emang enggak ada yang lain apa" gumam rena kesal.


"Benar kata pribahasa dunia tak selebar daun kelor, huhh" rena mengoceh tidak karuan.


Tidak terasa waktu istirahat tiba, " dar, ke kantin yuk gue laper nih pengen makan orang" ungkap rena ke dara.


"Emang lo sumanto, mau makan orang? tanya dara sambil tersenyum.


Di kantin rena makan tidak seperti biasanya, dia seakan malas makan karena kesal.


"Lo kenapa? tadi ngajakin makan udah sampai kantin malah g makan" tanya dara.


"Gue lagi kesel nih, ternyata presdir kita yang baru itu orangnya yang gue ceritain tadi pagi" ucap rena menjelaskan pada dara.


"Jodoh kali ren sama lo, hahaaa" ledek dara pada rena yang membuat rena kesal dan meninggalkan dara.


Saking emosinya rena tidak sengaja menabrak rangga " Brukkk" suara rena terjatuh.


"Maaf saya tidak sengaja" ucap rena meminta maaf


Rena bangun kemudian melihat orang yang ada didepannya ternyata presdir barunya.


"Maaf pak maaf, saya tidak sengaja" ucap rena meminta maaf kembali pada atasannya namun tidak diperdulikan.


Kemudian rena balik ke meja kerjanya dan bekerja seperti biasa.


Jam menunjukkan jam 5 sore, waktunya pulang.


"Akhirnya pulang juga, lelah sekali hari ini" oceh rena pada dirinya sendiri.


Kemudian dia pulang seperti biasa.

__ADS_1


__ADS_2