Janda Cantik Kesayangan Presdir

Janda Cantik Kesayangan Presdir
Teman rasa pacar


__ADS_3

Setelah mandi rena pun bersiap untuk pergi menemui ferdy di cafe yang biasa mereka datangi.


Ferdy adalah teman kuliah rena, dia menyukai rena namun tidak pernah mengungkapkan perasaannya pada rena. Takut rena menolaknya dan akan mengganggu persahabatan mereka, yang akhirnya dia tutupi sampai sekarang.


Setelah siap rena pun keluar dari kamarnya dan meminta ijin kepada mamanya kalau dia mau menemui Ferdy.


"Ma, rena berangkat dulu ya mau ketemuan sama ferdy di cafe biasa" ujar rena meminta ijin mamanya sambil mencium tangan mamanya.


"Ya udah kamu hati - hati ya, pulangnya jangan malem - malem" ujar mamanya sambil mengelus kepala rena.


"Iya, ma" jawab rena.


"Bila sayang mau pesen nanti mamah beliin" ucap rena pada bila yang sedang asik menonton kartun kesukaannya.


"Bila pengen es krim sama pizza" sahut bila tanpa melirik mamanya karena sedang asiknya menonton tv.


"Ok, nanti mama beliinya,, dadah sayang" ujar rena sambil melambaikan tangannya pada bila.


Kemudian rena pun berangkat tanpa membawa motor kesayangannya melainkan dia naik taxi menuju cafe tujuannya.


Sesampainya disana rena melihat pria yang sedang menunggunya. Rena pun menghampiri pria itu.


"Hai fer, udah lama nunggunya" ucap rena sambil mengulurkan tangannya hendak berjabat tangan.

__ADS_1


"Enggak ko ren, gue baru beberapa menit doang nyampe" ujar ferdy, padahal dia sudah sejam menunggu rena karena rindu sudah lama tidak bertemu.


"Ooh,, bagus deh kalo gitu, gue jadi g harus enggak enak sama lo" ucap rena yang tidak peka pada ferdy.


"Berhubung lo udah dateng, sekarang kita pesen makan dulu ya... baru kita ngobrol" ucap ferdy sambil melambaikan tangan memanggil pelayan cafe.


"Lo mau pesen apa ren" tanya ferdy pada rena sambil medekatkan buku menu padanya.


"Lo kaya kagak tau aja makanan kesukaan gue apa,, yang biasa kita pesen aja.. emang lo udah lupa?? ujar rena sambil menepuk pundak ferdy.


"Ya kirain gue selera lo udah berubah ren,, secara kita udah lama enggak ketemu" jawab ferdy pada rena sambil tersenyum.


"Ya, kagak lah kalo soal makanan gue kagak pernah berubah kaya hati gue selalu setia" ujar rena sambil tersenyum.


"Bagus deh kalo lo masih sama kaya yang dulu" ujar ferdy sambil manyun.


"Ren, gimana kerjaan kamu lancar enggak?" tanya ferdy memulai obrolannya.


"Kerjaan sih lancar seperti biasa, cuman ada masalah,, huuhh !!" seru rena sambil menghela napas berat.


"Masalah apa emang, kayaknya serius banget??" tanya ferdy penasaran pada rena.


"Itu, presdir di kantor gue itu rese banget orangnya bikin gue sebel aja kalo ketemu dia..." ujar rena menceritakan kekesalannya pada ferdy.

__ADS_1


"Emangnya dia kenapa, ko bisa bikin lo kesel sih???" tanya ferdy lagi.


Kemudian rena menjelaskan awal pertemuan dia dengan presdirnya sampai perdebatan terakhirnya dengan bosnya.


"Ooh,, begitu ceritanya... ya wajarlah dia marah emang lo yang salah sih" seru ferdy malah membela bosnya rena.


"Ah,, lo bukannya belain gue malah belain bos gue sih" sahut rena kesal karena tidak dibela ferdy sambil memajukan bibirnya kaya ikan mujaer.


"Enggak usah monyong juga tu bibir kaya ikan mujaer kekurangan air deh,, haha,, " ledek ferdy pada rena sambil tertawa puas.


"Ih lo ya, bikin gue tambah sebel aja deh" ujar rena ngambek pada ferdy dan memalingkan wajahnya ketempat lain.


"Iya, gue minta jangan ngambek dong, kita udah lama enggak ketemu" ucap ferdy sambil memeluk rena membujuk supaya tidak ngambek lagi.


Tiba - tiba ada rangga yang melihat rena yang sedang dipeluk ferdy, rangga pun melirik pada mereka kemudian pergi begitu saja tanpa mempedulikan rena dan ferdy.


Kemudian pelayan datang membawa makanan pesanan mereka.


Di meja lain rangga merasa kesal melihat rena yang sedang dipeluk rangga.


"Dasar cewek gampangan didepan umum pake peluk - pelukan lagi, kagak punya malu tuh cewek" gumam rangga kesal mengingat adegan pelukan rena dengan ferdy.


Rena dan ferdy bagaikan sepasang kekasih dimata orang - orang. Mereka sangat serasi, padahal hanya berteman. Dibilang pacaran cuman temenan, dibilang temenan kaya orang pacaran. Seperti judul lagu via vallen Teman Rasa Pacar itulah mereka.

__ADS_1


Setelah beberapa jam kemudian rena memberitahu ferdy bahwa ia ingin pulang karena sudah malam dan ferdy pun mengantarkan rena pulang dan tidak lupa rena membeli pesana anaknya dulu es krim dan pizza kesukaan bila. Kemudian rena pulang diantarkan ferdy.


Sesampainya di rumah rena ferdy berpamitan karena merasa tidak enak sudah malam. Ferdy pun pulang dan rena masuk ke rumahnya.


__ADS_2