Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
14


__ADS_3

Pagi ini Meira sedang menata bunga-bunga di tokonya,sesekali dia melihat ke arah luar.


"Bik inem bisa datang enggak ya,aku jadi khawatir"ucap Meira


Meira kembali merapikan bunga-bunga itu, terdengar sura bel di atas pintu yang berbunyi menandakan ada orang yang masuk kedalam tokonya.


"Selamat datang di meira flower shop"ucap Meira


"Non ini bik inem"ucap Bik inem yang langsung melepas selendang dan maskernya


"Bik inem"ucap Meira


"Iya non ini BIK inem,tadi bibik nyamar non takut kalo anak buah nyonya Rosa tahu non"jawab BIK inem


"Yasudah kalo gitu kita bicaranya di ruangan aku aja ya,biar toko aku tutup sementara"ucap Meira


Meira mulai menutup tokonya dan mengunci pintu dari dalam,setelah dirasa aman Meira dan bik inem masuk kedalam ruangan Meira.


"Bik inem gimana kabarnya?"tanya Meira


"Alhamdulillah non kabar bibik sehat,tapi semenjak non dan kedua orangtua non tidak ada rumah jadi berubah non"jawab Bik inem


"Berubah gimana bik?"tanya


"Semenjak nyonya Rosa yang mengambil alih semuanya rumah jadi berubah,bahkan nyonya Rosa tidak segan-segan menyiksa pegawai yang bekerja bahkan banyak yang mengundurkan diri karena tidak kuat non, sekarang hanya bik inem dan mang Darman aja yang masih bertahan"jelas Bik inem


Meira terdiam dia tidak menyangka jika tantenya bisa sekejam itu,bahkan sebelumnya dia sangat menyayangi dirinya apakah itu semua hanya sandiwara pikir Meira.


"Bik inem mau enggak bantuin Melody"ucap Meira


"Bantu apa non,bibik pasti bantu non Melody"ucap Bik inem


"Gini Bik, aku mau cari bukti tentang kecelakaan aku dan juga kecelakaan mama sama papa,bibik mau bantu aku kan"ujar Meira


"Mau non bibik mau bantu non Melody,katakan non Bik inem harus bantu apa"jawab Bik inem


Meira mulai menjelaskan semua rencananya kepada Bik inem, setelah mendengar rencana yang disusun Meira Bik inem menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.


"Terimakasih ya bik,bik inem mau bantu aku"ucap Meira


"Tanpa non minta bik inem akan selalu bantu non,bik inem akan jadi pelindung non Melody seperti dulu"jawab Bik inem


"Semoga dengan cara ini aku bisa segera membongkar semuanya"batin Meira


Meira tersenyum ke arah bik inem,Meira berharap semoga rencananya berhasil dan kini bik inem adalah jalan satu-satunya untuk mendapatkan informasi dari rumahnya .


                              🦋🦋


            


Malam dengan sinar rembulan dan cahaya bintang menambah indahnya langit malam,Meira dan Alfi sedang menonton tv bersama di ruang santai.


"Kenapa enggak ada yang bagus si channel tv nya cuman obrolan gosip"ucap Alfi


"Gimana kalo kita nonton Drakor aja"ujar Meira


"Nonton Drakor"ulang Alfi


"Iya nonton Drakor lebih seru"jawab Meira


"Boleh ,dari pada cuman nonton gosip doang"ucap Alfi

__ADS_1


Alfi mulai mengganti saluran tv nya menjadi tayangan film,di sana banyak pilihan film yang siap untuk di putar.


"Mau yang mana ?"tanya Alfi


"Yang ini aja,kayanya bagus drakornya"jawab Meira


Alfi mulai memutar drakor yang di pilih Meira,mereka menonton dengan tenang sambil memakan cemilan.


"Bagus juga Drakor nya"gumam Alfi


Mereka berdua menonton drakor itu dengan tenang,awalnya Drakor itu hanya menayangkan adegan biasa namun tiba-tiba sebuah adegan yang membuat Alfi tercengang,sebuah adegan dimana seorang laki-laki yang mencium perempuan itu di bawah guyuran salju.


"Astaga kenapa drakor nya jadi gini,kenapa harus ada adegan ciuman si"batin Alfi


Alfi melirik ke arah Meira yang masih menonton film itu.


"Meira masih fokus sama drakornya, dilihat-lihat Meira juga cantik manis rasanya pengen banget gua lakuin hal yang sama kaya di dalam  drakor itu"batin Alfi


Alfi senyum-senyum melihat ke arah Meira ,namun seketika dia tersadar apa yang sudah dia pikirkan.


"Astaghfirullah Al sadar Alfi,ingat batasan Al Lo sama Meira cuman sementara jangan sampai Lo lakuin hal itu"batin Alfi


Alfi masih merutuki pikirannya yang terlalu jauh terhadap Meira, sedangkan Meira melirik ke arah Alfi dengan tatapan bingung yang melihat sikap Alfi.


🦋🦋


1minggu sudah usia pernikahan Alfi dan Meira,selama itu juga Meira masih terus mencari bukti-bukti atas peristiwa kecelakaan yang di timpanya dan kedua orangtuanya.


"Meira hari ini saya tidak ke kantor,kamu ada acara tidak?"tanya Alfi


"Tidak mas, hari ini aku juga tidak ke toko bunga"jawab Meira


"Kalo gitu kamu siap-siap ya,aku mau ajak kamu jalan-jalan "ucap Alfi


"Iya jalan-jalan,pasti kamu bosan kalo seharian di rumah jadi kita jalan-jalan hari ini"jawab Alfi


Meira menganggukkan kepalanya,Meira sangat senang di ajak jalan-jalan dengan Alfi.


Sedangkan kini di sisi lain, kiya sedang gelisah di kamarnya.


"Gimana ini aku enggak bisa nahan lebih lama lagi,bilang ke siapa ya kalo ke Alfi langsung takutnya kak Alfi marah lagi kalo ke mommy takutnya mommy cerita ke Daddy terus Daddy cerita ke kak Al sama aja nanti makin rumit"ucap Kiya


"Aduh gimana ya"gumam Kiya


Kiya terus mondar-mandir di dalam kamarnya,bahkan dirinya tidak tahu jika mommy nya sudah kedalam kamarnya.


"Ngapain mondar-mandir"ucap Sabrina


"Eh copot,astaga mommy ini ngagetin aja deh "ucap Kiya yang terkejut dengan kehadiran Sabrina


"Masa gitu aja kaget,kamu kenapa mondar-mandir sudah kaya setrika"ucap Sabrina


"Ah k-kiya,Kiya enggak apa-apa cuman....ini cuman bingung mau milih baju iya bingung Kiya mau beli baju gitu di aplikasi belanja tapi bingung yang bagus yang mana"jawab Kiya


"Tumben bingung,biasanya kalo bingung milih kamu beli semuanya"ucap Sabrina


Kia terdiam ,dia merutuki kebodohannya karena salah memberi alasan.


"Dasar bodoh Kiya,harusnya kamu sadar siapa yang sedang di hadapan mu"batin Kiya


"Ah itu kan mommy sering bilang ,beli barang itu enggak usah banyak-banyak harus hemat biar uangnya bisa kepakai buat yang lain nanti"ujar Kiya

__ADS_1


"Ternyata anak mommy ini sudah pintar ya mengatur uang"ucap Sabrina


Kiya hanya nyengir ke arah Sabrina,untung saja Sabrina percaya dengan ucapan Kiya pikir Kiya.


                               ❄️❄️❄️


Kini Alfi dan Meira sedang berada di mal,mereka menikmati waktu berdua berjalan-jalan di mal.


"Kamu mau kemana sekarang,mau belanja dulu atau mau kemana?"tanya Alfi


"Kita ke timezone aja ya,sudah lama enggak main di sana"jawab Meira


"Yasudah kita ke timezone dulu"ucap Alfi


Mereka berdua segera menuju timezone,Alfi menukarkan uang nya dengan koin untuk bermain di wahana timezone.


"Kamu main apa dulu?"tanya Alfi


"Kita main basket itu yuk,kayanya seru"jawab Meira


Alfi dan Meira segera menuju wahana yang disebutkan Meira,mereka menikmati permainan dengan gembira sesekali mereka tertawa bersama layaknya pasangan kekasih.


"Meira kamu enggak capek apa main terus"ucap Alfi


"Capek si tapi seru,kita main itu yuk mas kita challenge siapa yang bisa memenangkan permainannya yang kalah bakal turuti semua kemauan yang menang gimana"ujar Meira


"Ok siapa takut "jawab Alfi


Mereka berdua mulai bermain kembali,mereka terus saling berebut posisi agar bisa menang sampai akhirnya permainan itu dimenangkan oleh Meira.


"Yes,aku menang "ucap Meira bahagia


"Yah kalah lagi"gumam Alfi


"Akhirnya aku pemenangnya,kamu itu dari dulu enggak pernah jago main ini masa dari dulu aku terus yang menang"ucap Meira


Alfi terdiam dia menatap ke arah Meira yang masih kesenangan karena menang, kata-kata Meira sama yang dulu pernah di ucapkan oleh Melody pikir Alfi.


Flashback On.


Alfi dan Melody sedang challenge untuk memenangkan permainan di timezone,mereka berdua sangatlah fokus hingga akhirnya Melody yang memenangkan permainannya.


"Yes aku menang,payah kamu Al masa aku terus yang menang"ucap Melody


Alfi tak menjawab dia hanya memasang wajah lesu karena kalah dari Melody.


"Ok sekarang kamu yang menang,apa permintaan kamu sekarang"ucap Alfi


"Biasa aja kali mukanya enggak usah cemberut kaya gitu,kamu itu harus banyak berlatih biar enggak kalah terus main sama aku"ucap Melody


"Bawel banget si"ucap Alfi


Flashback off.


"Bagaimana kamu tahu kalo aku sering kalah main game ini?"tanya Alfi


Deg


Meira terdiam dia baru sadar jika dirinya keceplosan tadi,sekarang Meira bingung harus beralasan apa kepada alfi.


"Ah i-itu aku tahu dari Kiya,iya Kiya pernah bilang kalo kamu sering kalah dalam permainan ini"jawab Meira

__ADS_1


Alfi hanya diam ,mungkin Kiya sudah cerita banyak hal tentang Melody kepada Meira pikir Alfi.


__ADS_2