
Pagi dengan sinar mentari yang terang,Meira baru saja mengambil uang di mesin ATM sebuah mobil berwarna hitam yang tiba-tiba berhenti di depan dirinya.
"Siapa kalian?"tanya Meira ketakutan saat melihat dua orang laki-laki yang memakai topeng
"Ikut ayo"ucap salah satu dari merek
"LEPASIN SAYA TOLONG TOLONG SAYA LEPASIN"teriak Meira
Salah satu mereka membekap mulut Meira dengan sapu tangan perlahan Meira kehilangan kesadarannya,mereka segera membawa tubuh Meira ke dalam mobil dan segera pergi dari tempat itu.
Sedangkan kini Kiya dan Adinata sedang mengajak Freya dan Kenzo jalan-jalan di taman dekat rumah,Freya dan Kenzo sedang bermain di perosotan.
"Hati-hati sayang naiknya"ucap Kiya yang membantu Kenzo naik ke perosotan
Seorang laki-laki yang tidak jauh dari posisi Freya yang dekat dengan ayunan,Freya melihat ke arah orang itu yang sedang memegang boneka dan lollipop.
"Hai cantik mau lollipop sama boneka,sini sayang om kasih boneka nya"ucap laki-laki itu
Freya perlahan berjalan mendekati laki-laki itu,kini jarak Freya dan laki-laki itu tidak jauh laki-laki itu.
"FREYA"teriak Adinata yang melihat Freya mendekati laki-laki itu
Laki-laki itu segera menggendong Freya dan membawanya pergi menuju mobil yang tidak jauh dari taman itu.
"FREYA"teriak Adinata yang berusaha mengejar penculik itu namun gagal karena mobil itu segera pergi meninggalkan taman itu
"Sial"umpat Adinata
Adinata segera menghubungi kepolisian dan memberitahu ciri-ciri mobil dan plat mobil tersebut untung saja Adinata sempat melihat plat mobil itu.
"Mas gimana ini Freya di bawa sama orang itu"ucap Kiya khawatir
"Kamu tenang sekarang aku sudah lapor ke polisi, sekarang aku antar kamu pulang setelah itu aku akan cari Freya"ucap Adinata
Kiya hanya menganggukkan kepalanya,mereka segera meninggalkan taman itu.
🦋🦋
Kini di sebuah ruangan kosong seorang perempuan dengan tubuh yang di ikat tali.
__ADS_1
"Kalian siapa,kenapa kalian menculik saya?"tanya Meira
Prok
Prok
Prok
Suara tepuk tangan membuat Meira menatap ke arah pintu terlihat seorang laki-laki yang tidak asing bagi Meira.
"Raka"lirih Meira
"Hai Melody"sapa Raka
"Ngapain kamu culik aku,buat apa?"tanya Meira dengan emosi
"Santai dong,kamu pasti sedih ya enggak bisa ketemu sama anak kamu tapi tenang saja aku bakal pertemukan kamu dengan anak kamu itu"ujar Raka
Deg
Apa maksud ucapan Raka apakah di sini ada putrinya,tapai bagaimana bisa pikir Meira.
"Bawa anak itu kesini"ucap Raka
"Kejutan gimana suka sama kejutan yang aku kasih,lihat kamu lihat wajah anak kamu ini cantik bukan"ucap Raka
Meira hanya terdiam melihat wajah putrinya yang sedang menatap dirinya, sungguh Meira sangat merasa bahagia akhirnya dirinya bisa melihat wajah anak nya.
"Freya"lirih Meira bahkan tanpa terasa air matanya menetes begitu saja
"Pertemuan yang mengharukan, tapi ini bukan hanya pertemuan saja tapi juga perpisahan"ucap Raka
Meira langsung menatap tajam ke arah Raka.
"Kenapa enggak suka ya,kamu harus tahu jika Alfi tidak datang maka putri kesayangan kalian ini akan tewas di tangan ku"ucap Raka
"Aku mohon jangan sakiti dia,apa sebenarnya permasalahan kamu sama Alfi?"tanya Meira
"Kamu mau tahu"ucap Raka
__ADS_1
Meira menganggukkan kepalanya,Raka tersenyum lalu dia duduk di meja.
"Karena Alfi sudah buat hidup aku hancur,Alfi sudah buat perusahaan ku bangkrut karena dirinya, tidak hanya itu kamu tahu kan kalo aku dan Alfi dari SMA memang tidak akur bahkan kami bersaing untuk segala hal"ucap Raka
"Dan hal itu membuat aku benci dengan Alfi"ucap Raka penuh penekanan pada setiap katanya
Flashback On.
Pagi ini di sebuah sekolah elite seorang laki-laki dengan pakaian Seragam yang tidak rapi memasuki ruangan BK.
"Permisi Bu"ucap seorang murid laki-laki itu
"Raka,duduk kamu"ucap guru BK
Raka mulai duduk di kursi depan guru BK tersebut.
"Apa benar kamu suka merokok di sekolah,dan kamu sering membolos bahkan kamu suka membuly teman-teman kamu"ucap guru BK
"Iya Bu"jawab Raka
"Kamu tahu Raka tindakan kamu ini tidak benar,kenapa kamu membuly teman-teman kamu jika merek punya masalah dengan kamu bicarakan baik-baik tanpa harus melakukan kekerasan"ucap guru BK
"Maaf Bu "ucap Raka
"Ini peringatan terkahir dari ibu,jika ibu mendapatkan laporan lagi tentang kenakalan kamu ibu akan skros kamu"ucap guru BK
"Baik Bu saya permisi"ucap Raka
Raka keluar dari ruangan BK itu dengan tangan yang terus mengepal,saat di koridor dia melihat Alfi dan Melody yang sedang tertawa bersama.
"Alfi El-Khasav gua bakal bales dendam sama Lo,karena Lo sudah buat hidup gua hancur dan Lo juga sudah rebut orang yang gua suka"batin Raka
Flashback off.
"Jadi karena itu kamu sama Alfi musuhan seperti sekarang?"tanya Meira
"Bukan hanya itu"dingin Raka
"Karena Alfi aku harus kehilangan Adik kesayangan aku,dia suka dengan Alfi bahkan dia terang-terangan mengungkapkan isi hatinya tapi Alfi malah menolak adik aku dia sakit hati karena hal itu bahkan dirinya bunuh diri karena Alfi"ucap Raka dengan mata memerah
__ADS_1
Deg
Meira tidak menyangka jika dendam Raka bermula dari mereka SMA dan itu ada sangkut pautnya dengan kematian adiknya.