Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
22


__ADS_3

Sore ini Meira sedang membuat makan malam dengan mbok inah,Meira memasak makanan kesukaan Alfi.


"Mas Alfi memang enggak salah pilih istri,mbak Meira jago masak mbok inah saja kalah"ucap mbok inah


"Mbok inah ini selalu saja merendah sama Meira,mbok inah itu lebih jago masaknya dari pada Meira kan Meira masih belajar Meira aja masakannya cuman bisa itu-itu aja"jawab Meira


"Tapi masakan mbak Meira itu enak Lo, buktinya mas Alfi kalo makan masakan mbak Meira selalu nambah"ucap mbok inah


Meira dan mbok inah melanjutkan masak nya sambil sesekali mereka membicarakan hal lucu yang membuat mereka tertawa,Alfi yang baru pulang dengan wajah yang suntuk langsung menaiki tangga dan menghiraukan Meira.


"Kamu sudah pulang mas"ucap Meira


Namun Alfi tidak menggubris ucapan Meira,Meira melihat Alfi yang tidak seperti biasanya langsung mengikuti Alfi ke lantai atas.


"Mbok inah tolong lanjutin ya Meira mau lihat mas Alfi dulu"ucap Meira


"Iya biar simbok yang lanjutin"jawab mbok inah


Meira mulai menaiki anak tangga dan menuju kamarnya di lantai atas,saat Meira masuk kemar dia melihat Alfi yang duduk di sofa kamar dengan memijat pelipisnya.


"Mas kamu kenapa?"tanya Meira


Alfi masih tetap diam dan menghiraukan kehadiran Meira.


"Kamu ada masalah?kamu kenapa si kok diam aja?"tanya Meira


"AKU CAPEK MEIRA,BISA TIDAK JANGAN TANYA TERUS"bentak Alfi


Meira terkejut mendapat bentakan dari Alfi,baru kali ini dia mendapatkan bentakan dari Alfi.


"Ya a-aku minta maaf yasudah aku keluar aja"ucap Meira


Meira mulai berjalan keluar dari kamar,saat di luar kamar air mata Meira meluncur begitu saja baru kali ini dirinya di bentak oleh Alfi.


"Apa yang sudah terjadi kenapa Alfi sampai bentak aku kaya gitu,apakah permasalahan nya berat"batin Meira


Sedangkan Alfi di dalam tersadar apa yang sudah dia lakukan barusan.


"Astaga pasti Meira sedih karena aku bentak,kenapa bisa kelepasan si"ucap Alfi


Alfi segera berjalan keluar kamar, saat membuka pintu kamar dia melihat Meira yang masih berdiri di depan kamar Alfi langsung memeluk tubuh Meira.

__ADS_1


"Aku minta maaf,aku sudah bentak kamu tadi aku enggak ada bermaksud melukai perasaan kamu tadi aku kelepasan aku minta maaf"ucap Alfi


Meira melepas pelukan Alfi dia menatap wajah Alfi dengan lekat.


"Kamu lagi ada masalah ya?aku tahu kamu enggak akan lakuin itu kalo kamu enggak ada masalah yang besar "ucap Meira


"Aku minta maaf,aku memang ada masalah seharusnya aku tidak bersikap seperti tadi sama kamu aku benar-benar minta maaf"ucap Alfi


"Aku ngerti kok, yasudah kamu bersih-bersih dulu terus kita makan malam nanti kita cari jalan keluarnya bersama-sama ya"ucap Meira


Meira tersenyum lalu dia berjalan menuruni tangga,Alfi menatap punggung Meira dengan perasaan bersalahnya karena sudah meluapkan ke kesalannya kepada Meira.


Kini di meja makan Alfi terus menatap ke arah Meira yang sedang menikmati makan malamnya.


"Meira"panggil Alfi


Meira menatap ke arah Alfi,Alfi memegang tangan Meira.


"Aku minta maaf soal tadi"ucap Alfi


"Kamu itu sudah berapa kali coba bilang minta maaf terus, lebaran masih lama Alfi"jawab Meira


"Iya aku maafin kamu,aku tahu kamu tadi lagi butuh waktu sendiri tapi aku malah ganggu kamu"jawab Meira


Alfi tersenyum ke arah Meira begitupun dengan Meira,Alfi sangat beruntung memiliki Meira dalam hidupnya dia selalu bisa mengerti dirinya.


                              🦋🦋


Pagi ini Alfi sudah siap untuk pergi ke kantor, sedangkan Meira sedari tadi dia masih di dalam kamar mandi.


"Meira kamu kok tumben si mandinya lama benget"ucap Alfi sambil memasang jam tangannya


Namun Meira tidak menyahut ucapan Alfi,hal itu membuat Alfi bingung Alfi mulai mendekati kamar mandi.


Tok


Tok


"Meira kamu dengar suara aku kan,Meira "ucap Alfi


Pintu kamar mandi terbuka Meira keluar dengan wajah pucat membuat Alfi menatap Meira dengan khawatir.

__ADS_1


"sayang kamu kenapa?"tanya Alfi


Meira belum sempat menjawab tubuhnya sudah terjatuh untung saja Alfi menangkap tubuh Meira yang lemas dan tidak sadarkan diri.


"sayang bangun Meira"ucap Alfi yang berusaha membangunkan Meira


Alfi langsung menggendong Meira ala bridal style dan segera membawanya ke rumah sakit.


Kini Alfi cemas menunggu Meira di luar ruangan dia takut terjadi sesuatu kepada Melody.


"Semoga Meira baik-baik saja"gumam Alfi


Dokter baru saja keluar dari ruangan Meira,Alfi segera menghampiri dokter tersebut.


"Dokter bagaimana dengan kondisi istri saya?"tanya Alfi


"Istri anda baik-baik saja,saya ucapkan selamat ya pak karena istri anda sedang mengandung"jawab dokter


Alfi terdiam sesaat lalu dia tersenyum mendengar ucapan dokter.


"Jad-jadi istri saya hamil dokter?"tanya Alfi


"Benar pak istri anda hamil,untuk lebih lanjut bapak bisa membawa istri anda ke dokter kandungan"jawab dokter


"Baik dokter, terimakasih"ucap Alfi


Dokter tersebut pergi meninggalkan Alfi,Alfi segera masuk kedalam ruangan meira di sana Meira sudah sadar dan tersenyum ke arah Alfi.


"Mas Alfi"lirih Meira


Alfi langsung memeluk tubuh Meira bahkan Alfi meneteskan air mata.


"Terimakasih sayang, terimakasih"ucap Alfi


Alfi melepas pelukannya dan mengusap kepala Meira lalu mencium kening Meira.


"Mulai sekarang aku bakal lebih ekstra buat jaga kamu dan juga Alfi junior,dan mulai sekarang kamu enggak boleh melakukan aktivitas yang berat"ucap y


"Iya mas aku akan jaga kandungan aku dengan baik"jawab Meira


Alfi dan Meira benar-benar bahagia bisa mendapatkan kepercayaan dari Tuhan dan memiliki seorang anak yang bisa melengkapi kebahagiaan keluarga kecilnya dan menjadi penerus keluarga El-Khasav.

__ADS_1


__ADS_2