Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
06


__ADS_3

Setelah pertemuan nya dengan Alfi Meira memutuskan untuk pulang ,dia tidak jadi untuk membuka toko bunganya.


"Assalamualaikum"ucap Meira


"Wa'alaikumsalam"jawab bibi Meira


"Tumben kamu sudah pulang jam segini"ucap bibi Meira


"Iya bi, tadi Meira tidak jadi ke toko"jawab Meira


"Kenapa tidak jadi ke toko?"tanya bibi Meira


"Tadi aku ketemu sama Alfi bi"jawab Meira


"Alfi"lirih bibi Meira


Meira menganggukkan kepalanya,dia mulai duduk di sofa ruang tamu.


"Terus bagaimana apa dia mengenali kamu?"tanya bibi Meira


Meira tersenyum kecut,dan menatap kosong ke arah depan.


"Apa mungkin dengan diri aku yang sekarang ,Alfi bisa mengenali aku"ucap Meira


"Tapi nak Alfi dan kamu saling cinta bukan ,pasti dia merasakan ikatan dengan kamu"ujar bibi Meira


"Bibi tahu kami memang saling cinta ,tapi dia mencintai Melody bukan Meira"jawab Meira


Bahkan kini air mata Meira sudah meluncur bebas membasahi pipinya.


"Nak takdir seseorang itu tidak pernah salah dan kalian memang di takdirkan untuk bersama,bahkan setelah tragedi itu Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kamu untuk hidup"ucap bibi Meira


Meira menatap bibi nya seketika sebuah tragedi yang menimpanya terlintas kembali.


Flashback On.


Melody baru saja pulang dari kampus dengan naik taksi,namun tiba-tiba mobil taksi yang Melody naiki sedikit tidak nyaman.


"Ada apa ya pak ?"tanya Melody


"Remnya blong mbak"jawab sopir taksi


Deg


Jantung Melody terasa berhenti apa yang harus dia lakukan sekarang.


"Ya Allah remnya blong"lirih Melody


Sekarang Melody di serang kepanikan dirinya bingung harus apa sekarang,saat dia akan menelpon Alfi namun ponselnya mati.

__ADS_1


"Astaga pakek lobet lagi,gimana aku hubungi Alfi"gumam Melody


Sopir taksi berusaha mengendalikan mobilnya namun tiba-tiba dari arah lain sebuah mobil truk yang tiba-tiba oleng,sopir taksi reflek membanting setir dan alhasil mobil taksi itu menabrak pembatas jalan dengan kecepatan tinggi.


Braak


Mobil taksi itu benar-benar remuk menabrak pembatas jalan bahkan kaca mobil sampai pecah,warga sekitar mulai berdatangan untuk melihat kondisi korban.


"Pak bangun pak"ucap bapak-bapak yang berusaha membangunkan sopir taksi


"Bagaimana pak kondisi sopirnya?"tanya bapak-bapak yang lain


Bapak-bapak itu mengecek nadi sopir itu,lalu dia menggelengkan kepalanya.


"Sopirnya meninggal dunia"jawab bapak-bapak itu


Lalu seorang ibu-ibu yang mengecek kondisi Melody di belakang.


"Perempuan ini nadinya lemah"ucap ibu-ibu


Sura sirine ambulance dan polisi berdatangan, kedua korban kecelakaan itu di bawa masuk kedalam ambulance untuk di bawa ke rumah sakit.


Sebuah ruangan UGD para tenaga medis sedang menangani pasien.


"Dokter kondisi pasien sudah stabil"ucap suster


Diluar ruangan seorang ibu-ibu sedang menunggu kabar dari dokter,pintu ruang UGD terbuka seorang dokter keluar dari ruangan itu.


"Keluarga pasien"ucap dokter


"Keluarga pasien tidak ada,dokter bagaimana dengan kondisi korban itu tadi?"tanya ibu-ibu itu


"Kondisi kecelakaan yang dialaminya sangatlah parah,bahkan dia mengalami patah tulang di kakinya bahkan akibat pecahan kaca mobil itu membuat wajahnya rusak parah"jawab dokter


Ibu-ibu itu terkejut kasian sekali gadis itu harus mengalami musibah seperti ini.


"Kami harus melakukan operasi pada wajahnya kami meminta foto korban untuk melakukan operasi"ucap dokter


Ibu-ibu itu mengambil sebuah foto di tasnya ,dan menunjukkan foto itu kepada dokter.


"Dokter ini foto Putri saya bisakah wajah gadis itu menjadi wajah putri ku,saya akan menanggung semua biaya rumah sakit ini"ucap ibu-ibu itu


"Tentu saja bisa,malam ini kami akan melakukan operasi pada wajahnya"jawab dokter


Malam dengan sinar rembulan menyinari malam hari,kini di ruang operasi dokter sedang melakukan operasi wajah pada Melody.


Sedangkan kini di luar ibu-ibu itu sedang menunggu di depan ruang operasi,dia berharap operasi nya berjalan dengan lancar.


"Ya Allah semoga operasi wajah pada gadis itu berjalan dengan lancar,maafkan hamba yang melakukan ini untuk melindungi nya dari orang jahat itu"batin ibu-ibu itu

__ADS_1


Setelah cukup lama menunggu pintu ruang operasi terbuka, seorang dokter keluar.


"Dokter bagaimana dengan operasi nya?"tanya ibu-ibu itu


"Operasi berjalan dengan baik kita tinggal menunggu hasilnya nanti"jawab dokter


Tanpa terasa waktu terus berjalan,hari ini adalah hari dimana akan membuka perban pada wajah Melody.


"Apakah anda sudah siap?"tanya dokter


Melody hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan.


Dokter mulai menggunting perban dan membukanya secara perlahan,kini perban pada wajah Melody sudah terlepas semua.


"Silahkan ada bercermin untuk melihat wajah anda"ucap dokter sambil memberikan cermin


Melody mulai mengangkat cermin itu setara dengan wajahnya,dia terkejut saat melihat wajahnya.


"I-ini ini bukan wajah saya"ucap Melody


Air mata Melody sudah meluncur bebas membasahi pipinya.


"Ini bukan wajah saya,INI BUKAN WAJAH SAYA KEMBALIKAN WAJAH SAYA KEMBALIKAN"teriak histeris Melody


"Mbak tolong tenang "ucap dokter yang berusaha menenangkan Melody


"BAGAIMANA SAYA BISA TENANG ,INI BUKAN WAJAH SAYA BAGAIMANA KELUARGA SAYA MENGENALI SAYA NANTI BAGAIMANA TUNANGAN SAYA MENGENALI SAYA KEMBALIKAN WAJAH SAYA"teriak Melody


Ibu-ibu itu masuk kedalam dia melihat Melody yang menangis histeris.


"Meira"lirih ibu-ibu itu


Melody melihat ke arah ibu-ibu itu ,Melody terkejut siapa yang kini ada di hadapannya.


"Bibi Laras"lirih Melody


"Melody kamu masih mengenali bibi?"tanya bibi Laras


"Bibi hiks hiks wa-wajah Melody hiks"ucap Melody


"Ini memang bukan wajah kamu tapi ini wajah putri bibi ,bibi terpaksa meminta dokter untuk merubah wajah kamu karena wajah kamu yang dulu hancur karena kecelakaan itu"ucap bibi Laras


Kini tangis Melody pecah,bibi Laras segara membawa Melody ke dalam pelukannya.


"Maafkan bibi Melody bibi melakukan ini untuk melindungi kamu, bibi tidak mau kamu bernasib sama dengan kedua orang tua kamu yang meninggal karena kejahatan dari kakak mama kamu"ucap bibi laras


Flashback off


"Sekarang mungkin sudah waktunya aku untuk mencari keadilan untuk kedua orangtuaku ,aku akan menerima tawaran Alfi tapi bukan sebagai pasangan pura-pura melainkan pasangan untuk selamanya"ucap Meira

__ADS_1


__ADS_2