Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
27


__ADS_3

Pagi ini baru saja selesai prosesi pemakaman Alfi dan Meira, para pelayat mulai berpamitan pulang kini tersisa hanya Jonathan sekeluarga dan bi Laras.


"Bibi minta maaf ya Mel bibi belum bisa jadi bibi yang baik buat kamu,bibi sayang sama kamu"ucap bi Laras sambil  mengusap batu nisan itu


"Bu Laras kita pulang yuk,enggak baik terlalu lama disini"ucap Sabrina


Bi Laras menganggukkan kepalanya,mereka mulai berjalan meninggalkan pemakaman umum dan kembali ke rumah Jonathan.


Sedangkan kini Kiya sedang berusaha menenangkan seorang bayi perempuan.


Oeek


Oeek


Oeek


"Cup cup sayang ponakan aunty yang cantik jangan nangis ya"ucap Kiya


"Haduh ini gimana caranya biar baby nya diam"gumam Kiya


Kiya mendengarkan suara mobil yang datang dia langsung berjalan keluar dari kamar.


"Assalamualaikum"ucap Sabrina


"Wa'alaikumsalam, untung mommy sudah pulang"jawab Kiya


"Kenapa baby nya nangis terus?"tanya Sabrina


"Enggak tahu mommy dari tadi Kiya sudah berusaha buat nenangin dia tapi tetep aja masih nangis"jawab Kiya


"Yasudah bentar mommy bersih-bersih dulu nanti biar coba mommy terbangin baby nya"ucap Sabrina


Sabrina segera menuju kamarnya dan membersihkan dirinya, sedangkan Kiya masih berusaha membuat baby nya tenang.

__ADS_1


"Sayang ponakan aunty yang cantik,gemes pintar jangan nangis ya"ucap Kiya


Oeek


Oeek


Oeek


Sabrina yang baru saja selesai membersihkan dirinya langsung menuju kamar Kiya.


"Kiya sini baby Freya nya biar mommy gendong"ucap Sabrina


Ya anak Alfi dan Meira di berikan nama FREYA AININ ATHAILA EL-KHASAV,nama yang diberikan oleh kedua orangtua Alfi saat pertama kali mereka melihat baby Freya.


"Sayang cucu Oma, kamu haus ya sayang"ucap Sabrina


"Kiya tolong ambilkan botol susunya"ucap Sabrina


"Tuh baby Freya nya haus,kamu enggak kasih susu tadi?"tanya Sabrina


"Sudah mommy tadi Kiya sudah kasih susu,tapi tetap aja nangis"jawab Kiya


"Sekarang lihat baby Freya nya langsung diam setelah minum susu"ucap Sabrina


"Mungkin baby Freya lebih nyaman sama mommy"ucap Kiya


Baby Freya meminum susu itu hingga habis.


"Pintarnya cucu Oma habis ya minum susunya,pintar sekali cucu Oma"ucap Sabrina


Baby Freya  mulai memejamkan matanya, sepertinya baby Freya sudah mulai mengantuk.


"Aduh cucu Oma menguap,ngantuk ya sayang cucu Oma sudah ngantuk"ucap Sabrina

__ADS_1


Sabrina mulai membaringkan baby Freya di box bayi,terlihat jelas baby Freya yang sudah tertidur pulas di dalam box bayi.


"Beby Freya sudah tidur,kita keluar saja yuk"ucap lirih Sabrina


Kiya menganggukkan kepalanya,mereka perlahan keluar dari kamar Kiya.


Sabrina menghampiri Jonathan yang duduk di kursi dekat kolam renang.


"Mas"panggil Sabrina sambil menyentuh pundak Jonathan


Jonathan hanya tersenyum lalu dia kembali melihat ke arah kolam renang.


"Aku masih berharap ini semua mimpi"ucap Jonathan


Sabrina tahu kepergian Alfi sangat membekas di hati Jonathan.


"Aku juga berharap begitu,rasanya baru kemarin aku bertemu dengan Alfi menjadi mommy nya"ucap Sabrina


"Bahkan aku masih ingat waktu pertama kali Alfi memeluk aku dan memanggil mommy saat di rooftop kantor"ujar Sabrina


"Entah kenapa kepergian Alfi sangat sakit buat aku, rasanya aku belum siap kehilangan Alfi"ucap Jonathan


"Sekarang kita harus menatap masa depan,kita harus kuat demi baby Freya kasian dia pasti juga merasakan kehilangan ,apalagi di hari dimana seharusnya menjadi hari bahagia karena kelahirannya kini malah menjadi hari duka dimana kita kehilangan Alfi dan Meira"ucap Sabrina


"Kamu benar kita harus kuat demi Freya ,dia masih kecil dia akan menjadi malaikat kecil yang akan membawa kebahagiaan di keluarga kita"ucap Jonathan


Sabrina memeluk tubuh Jonathan dari belakang, Jonathan mengusap tangan Sabrina yang memeluk dirinya.


Sedangkan dari sisi lain Kiya melihat kedua orangtuanya yang merasa sedih atas kepergian Alfi dan Meira.


"Kak Alfi lihat mommy sama Daddy sangat terpukul atas kepergian kak Alfi dan kak Meira,kenapa kalian tega meninggalkan kami semua bahkan kalian tega meninggalkan baby Freya "batin kiya


Tidak ada yang lebih sakit dari kehilangan orang yang kita sayangi dan cintai,apalagi kesedihan orang tua yang terbesar adalah kehilangan seorang anak yang mereka sayangi dan mereka cintai sedari kecil, kehilangan seseorang anak sama saja kehilangan separuh jiwa kita.

__ADS_1


__ADS_2