Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
20


__ADS_3

Kini di ruangan Meira hanya ada bibi Laras yang menemani Meira, perlahan Meira mulai tersadar.


"Alhamdulillah akhirnya kamu sudah bangun sayang"ucap bibi Laras


"Bi Laras"ucap Meira


"Iya sayang,kamu butuh sesuatu?"tanya bi Laras


"Kenapa aku masih disini,kenapa Meira enggak ikut sama mama dan papa "ucap Meira dengan mata yang berkaca-kaca


"Sayang kamu enggak boleh bicara seperti itu,pamali"ucap bi Laras


"Aku capek bi capek,rasanya aku pengen menyerah sudah tidak ada lagi yang Meira harapkan semuanya sudah berakhir "ucap Meira dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


"Kamu jangan pernah merasa kamu sendiri,kamu masih punya bibi kamu tidak gagal kamu berhasil kamu berhasil merebut apa yang seharusnya menjadi milik kamu"ucap bi Laras


"Kamu tahu sekarang semua harta peninggalan alm papa kamu sudah menjadi milik kamu kembali,dan soal Tante Rosa dan anak buahnya sudah ditahan oleh polisi"ujar bi Laras


Meira menatap bibinya yang sedang tersenyum ke padanya,apakah benar jika dirinya berhasil pikir Meira.


"Bibi enggak bercanda kan?"tanya Meira


"Bibi enggak bercanda "jawab bibi Laras


Meira kembali menumpahkan air matanya,dirinya tidak menyangka jika dirinya berhasil mengambil apa yang menjadi haknya.


Namun seketika bayangan di mana Alfi yang akan berpisah dengannya membuat Meira kembali bersedih.


"Tapi aku tidak sepenuhnya menang bi aku masih kalah aku gagal,aku gagal mendapatkan kepercayaan dari Alfi"ucap Meira


Bi Laras memeluk Meira dia tahu Meira sangat mencintai Alfi,bi Laras yakin suatu saat mereka akan bersatu kembali.


                              ❄️❄️❄️

__ADS_1


Pagi dengan sinar mentari dengan langit biru cerah,karena kondisi Meira yang sudah membaik dan tidak ada luka dalam hari ini Meira sudah diperbolehkan pulang.


"Permisi suster saya mau membayar biaya rumah sakit saya,atas nama Meira putri"ucap Meira


"Tunggu sebentar ya Bu"ucap suster


Suster tersebut mencari data tentang Meira.


"Maaf ibu biaya rumah sakit atas nama Meira putri sudah dibayar lunas"ucap suster


"Lunas suster"ucap Meira


"Benar ibu semua biaya sudah dibayar lunas"jawab suster


"Kira-kira siapa yang melunasi biaya rumah sakit saya?"tanya Meira


"Maaf ibu beliau tidak mau disebutkan namanya"jawab suster


"Maaf ibu tapi beliau tidak mau disebutkan namanya,beliau hanya bilang jika beliau keluarga dari ibu"jawab suster


"Yasudah kalo begitu, terimakasih suster"ucap Meira


Meira dan bi Laras berjalan keluar dari rumah sakit.


"Siapa yang melunasi biaya rumah sakit aku"batin Meira


Meira dan bi Laras berjalan keluar dari rumah sakit,tanpa mereka sadari sedari tadi Alfi memantau mereka berdua.


"Aku harap kamu tidak membenci aku Mel,dan aku berharap kamu masih mau kembali"batin Alfi


Alfi meninggalkan rumah sakit dan segera menuju perkiraan mobil,saat Alfi akan membuka pintu mobilnya tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang.


"Aku tahu kamu orangnya mas"ucap orang itu

__ADS_1


Deg


Tubuh Alfi mematung mendengar suara yang tidak asing baginya,tanpa terasa air mata Alfi sudah meluncur bebas membasahi pipinya.


"Aku mohon jangan pergi ya,aku mohon kamu percaya sama aku hiks aku mohon batalkan semuanya aku mohon mas hiks"tangis orang itu


Alfi memutar balik badannya,dan benar saja sesuai dengan dugaan Alfi orang itu adalah Meira.


"Aku mohon mas,kamu percaya sama aku hiks aku enggak mau pisah sama kamu aku mohon Al"tangis Meira


Alfi menatap lekat wajah Meira yang masih saja menangis Alfi tidak tega melihat Meira yang menangis seperti itu.


"apa yang buat aku bisa membatalkan gugatan cerai itu"ucap Alfi


Deg


"ka-kamu serius untuk tetap berpisah dengan aku,apakah kamu benar-benar yakin perpisahan ini membuat kita bahagia nanti"ucap Meira


Alfi langsung menarik tubuh Meira kedalam pelukannya,mereka berdua menumpahkan kesedihan mereka.


"Maafin aku,aku sudah melukai hati kamu aku minta maaf"ucap Alfi


Meira melepaskan pelukannya secara perlahan,Meira menatap wajah Alfi.


"Aku mohon jangan pernah ceraikan aku Al,kamu boleh marah sama aku kamu boleh pukul aku atau kamu mau kasar sama aku pun ok aku terima tapi aku mohon jangan ceraikan aku Al hiks"ucap Meira dengan mata yang mengalir air mata


"Maafin aku Mel, harusnya aku bisa jadi pelindung kamu harusnya aku bisa jadi kebahagiaan kamu tapi apa aku malah kasih kamu luka "ucap Alfi


"Aku janji sama kamu mulai sekarang aku akan selalu ada buat kamu dan percaya dengan kamu,kamu mau kan memulai semuanya dari awal lagi kita mulai semuanya dari awal"ujar Alfi


Meira tersenyum dan mengangguk kepalanya,Alfi langsung memeluk tubuh Meira dengan erat begitupun dengan Meira dia juga membalas pelukan Alfi dengan erat.


"terimakasih ya Allah engkau mengabulkan doa hamba,biarkan mereka selalu bahagia dan jauhkan mereka dari orang-orang yang berniat jahat dengan mereka"batin bibi Laras

__ADS_1


__ADS_2