
Kini di rumah Kiya sedang menangis di pelukan Sabrina, mereka takut terjadi sesuatu dengan Freya.
"Mommy hiks gimana sama Freya sekarang,Kiya takut terjadi sesuatu sama Freya hiks"ucap Kiya yang masih menangis di pelukan Sabrina
"Kita berdoa semoga Freya baik-baik saja"ucap Sabrina
Jujur Sabrina juga takut dengan kondisi Freya namun dia berusaha tegar di depan Kiya,Sabrina melihat Jonathan dan Adinata yang sudah pulang.
"Mas gimana ketemu Freya nya?"tanta Sabrina
Namun Jonathan dan Adinata hanya diam tidak menjawab pertanyaan Sabrina.
"Kenapa diam mas jawab mana Freya"ucap Sabrina
"Daddy Freya mana,Freya sama kalian kan?"tanya Kiya
"Mas Freya baik-baik saja kan,Freya sudah ketemu kan?"tanya Kiya
Namun Jonathan dan Adinata masih saja enggan untuk mulut mereka.
"Kenapa kalian diam,kami berdua bertanya sama kalian di mana Freya"kesal Sabrina
"Freya sama kami"ucap seseorang yang berjalan masuk dengan menggendong anak perempuan dan di sebelahnya ada seseorang perempuan.
Deg
Kiya dan Sabrina terkejut melihat orang tersebut bahkan rasanya tubuh Sabrina lemas melihat mereka untung saja Jonathan sigap menahan tubuh Sabrina.
"Alfi"lirih Sabrina
Ya orang itu adalah Alfi yang sedang menggendong Freya dan perempuan di sebelahnya adalah Meira.
"Iya mommy ini Alfi"jawab Alfi
Alfi memberikan Freya kepada Meira ,Alfi berjalan mendekati Sabrina lalu mencium tangan Sabrina.
"Alfi ini beneran kamu mommy enggak lagi mimpi kan?"tanya sabrina
"Ini beneran Alfi mommy"jawab Alfi
Sabrina langsung memeluk tubuh Alfi dengan erat, Sabrina bahagia karena Alfi masih hidup.
"Mommy senang kamu masih hidup,jangan pernah tinggalin mommy ya"ucap Sabrina
Alfi perlahan melepaskan pelukannya dan menatap wajah Sabrina,perlahan Alfi menghapus air mata Sabrina.
"Alfi janji Alfi akan selalu di sisi mommy sampai kapanpun"ucap Alfi
Alfi menatap Kiya yang sudah menangis sedari tadi,Alfi merentangkan tangannya dan tersenyum ke arah Kiya,Kiya langsung berlari memeluk Alfi dengan erat.
"Kak Alfi jahat hiks kenapa kak Alfi harus ngelakuin ini sama Kiya hiks ,Kiya merasa hidup Kiya hampa kalo enggak ada kak Alfi"ucap Kiya
"Maafin kak Al ya kakak janji setelah ini kakak akan selalu ada buat kamu"ucap Alfi
Sabrina perlahan berjalan mendekati Meira dengan tersenyum.
"Mommy rindu sama putri mommy"ucap Sabrina
Meira berjalan mendekati Sabrina, Sabrina memeluk Meira dan di tengah-tengah mereka ada Freya.
__ADS_1
"Meira minta maaf mommy hiks"ucap Meira
"Iya sayang mommy maafin kalian,setelah ini kalian semua harus bahagia mommy ingin anak-anak mommy selalu bahagia"ucap Sabrina
Pertemuan kembali mereka membuat ke haruan di rumah Kiya,kini kebahagiaan keluarga El-Khasav sudah kembali penuh dengan kembalinya Alfi dan Meira.
🦋🦋
Malam dengan sinar rembulan,Alfi sedang bermain dengan putri kecilnya di kasur.
"Freya cantik anak papa,Freya kangen ya sama papa sama Mama juga"ucap Alfi
Bocah menggemaskan itu menatap Alfi dengan tersenyum,Alfi merasa gemas dengan putri kecilnya itu.
"Kamu kenapa sangat menggemaskan Freya"ucap Alfi
Alfi mencium pipi gembul Freya,Meira baru saja keluar dari kamar mandi langsung bergabung dengan mereka.
"Wajah Freya sama kaya kamu mas,kamu menang banyak sama Freya"ucap Meira
"Tapi lihatlah warna matanya sama seperti kamu cantik"ucap Alfi
"Sudah malam sayang Freya bobok ya,besok lagi mainannya sama papa"ucap Meira
Meira mulai membaringkan tubuh Freya di kasur dan memeluk tubuh mungil itu,Alfi pun ikut merebahkan tubuhnya di sisi lain sambil menatap Meira dan Freya.
🦋🦋
Pagi dengan sinar mentari, Meira melihat Freya dan Alfi yang masih tertidur nyenyak dengan Alfi yang memeluk tubuh Freya.
Meira diam-diam memfoto mereka,Meira tersenyum melihat foto mereka berdua.
"Lucu banget si mereka"Guam Meira
"Selamat pagi mommy"sapa Meira
"Pagi sayang,Alfi sama Freya belum bangun?"tanya Sabrina
"Belum ,sepertinya mereka masih betah dengan mimpi mereka"jawab Meira
"Yasudah biarkan saja,pasti Freya senang sekali karena bisa merasakan kasih sayang dari mama dan papa kandungnya"ucap Sabrina
"Semoga saja Freya selalu bahagia"ucap Meira
"Amin"jawab Sabrina
Jonathan yang baru saja bergabung tersenyum ke pada mereka berdua.
"Selamat pagi"sapa Jonathan
"Pagi mas"jawab Sabrina
"Pagi Daddy"sapa Meira
"Alfi mana kok enggak ada?"tanya Jonathan
"Mas Alfi belum bangun dia masih tidur sama Freya"jawab Meira
"Yasudah biarkan saja mungkin Alfi sedang lelah"ucap Jonathan
__ADS_1
Sabrina mulai melayani Jonathan dengan menyiapkan sarapannya, begitupun Meira dia mengambil kan sarapan untuk Alfi dan dirinya.
"Mommy Daddy aku bawa sarapan ke kamar dulu"ucap Meira
Sabrina dan Jonathan tersenyum lalu mengangguk kepalanya,Meira berjalan menaiki tangga menuju kamar Alfi.
🦋🦋
Meira perlahan membuka kenop pintu, terlihat Alfi yang masih tidur sedangkan Freya dia sudah bangun dan duduk di kasur.
"Anak mama sudah bangun"ucap Meira
Meira menaruh nampan itu di meja belajar milik Alfi, perlahan Meira mendekati Freya yang sedang memegang bonekanya.
"Anak mama pintar enggak rewel,lihat papa masih bobok Freya bangunin papa ya biar papa bangun"ucap Meira
Freya memegang pipi Alfi sesekali Freya memukul-mukul pipi Alfi.
"Sayang jangan di pukul kasian papa"ucap Meira
Perlahan Alfi membuka matanya pandangan pertama terlihat wajah Meira dan Freya yang tersenyum ke arahnya.
"Selamat pagi papa"ucap Meira menirukan suara anak kecil
Alfi tersenyum lalu merubah posisinya menjadi duduk.
"Selamat pagi anak papa yang cantik dan juga selamat pagi istri aku yang cantik"ucap Alfi
"Papa"ucap Freya
"Apa sayang "ucap Alfi
"Papa"ucap Freya
"Manggil papa terus kenapa pengen di gendong sama papa"ucap Alfi
Alfi perlahan turun dari atas kasur dan mulai menggendong Freya,Meira tersenyum melihat Freya yang sangat dekat dengan Alfi.
Meira berjalan menuju meja belajar Alfi dan mengambil piring yang berisikan sarapan untuk Alfi.
"Freya main sama papa tapi papa juga harus sarapan "ucap Meira
Meira mulai menyuapkan makanan itu ke mulut Alfi,mereka terlihat bahagia tanpa mereka sadari sedari tadi Jonathan dan Sabrina mengintip mereka lewat celah pintu.
"Mereka romantis banget si"ucap Sabrina
"Tapi masih romantis an aku"jawab Jonathan
Sabrina menatap Jonathan sedangkan yang di tatap terlihat acuh.
"Romantis dari mana coba,kamu itu enggak ada romantis romantis nya yang ada itu cuman pemaksaan tahu"ucap Sabrina
"Nah itu dia memaksa tapi dengan cinta bukan karena emosi atau obsesi"jawab Jonathan
"Kamu tahu enggak si makna kata romantis mas?"tanya sabrina
"Buat apa aku mencari tahu soal itu,itu tidak penting yang terpenting aku itu cinta dan sayang sama kamu titik dan enggak bisa ditawar apalagi di beli "jawab Jonathan
"Terserah kamulah"ucap Sabrina lalu pergi meninggalkan Jonathan
__ADS_1
"Loh kok di tinggal,sayang cintaku my wife"ucap Jonathan sambil mengikuti Sabrina
Semuanya sudah kembali seperti semula kini hanya ada kebahagiaan yang menghampiri mereka semua permasalahan sudah selesai.