Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)

Janji Cinta(Aku Hanya Untukmu)
29


__ADS_3

Alfi kini sedang menatap wajah Meira yang masih menutup mata karena pengaruh dari obat bius saat operasi tadi.


"Maafin aku Mel,mungkin kamu nanti akan marah saat kamu tahu jika aku memalsukan kematian kita"ucap Alfi


"Aku melakukan ini demi anak kita Mel,aku akan tetap pantau anak kita dari jauh kamu tahu anak kita cantik sekali matanya sama persis dengan kamu tapi wajahnya lebih mirip sama aku"ujar Alfi


Perlahan Meira membuka matanya,Alfi tersenyum melihat Meira yang sudah sadar.


"Kamu sudah sadar sayang"ucap Alfi


"Al,kita masih hidup"lirih Meira


"Iya kita selamat dari kecelakaan itu, walaupun tangan aku harus cedera yang terpenting kita masih bisa bersama"ucap Alfi


Ya tangan Alfi mengalami keretakan pada tulangnya,Meira meraba pada perutnya yang sudah rata.


"Al anak kita,dia baik-baik saja kan?"tanya Meira khawatir


"Dia baik-baik saja,putri kita sehat"jawab Alfi


"Putri"ulang Meira


"Iya putri,anak kita perempuan Mel dia cantik sekali"ucap Alfi


"Al aku mau lihat dia Al,panggil suster Al biar anak kita di bawa kesini"ucap Meira


Alfi hanya diam tidak mungkin jika dirinya meminta kepada suster untuk membawa putrinya kemari.


"Kok diam si Al, panggil susternya aku pengen lihat anak kita"ucap Meira


"Mel kita enggak bisa ketemu sama dia sekarang"jawab Alfi


"Kenapa, kita orangtuanya Al jadi kita berhak buat ketemu sama dia"ucap Meira


"Mel kamu tahukan keselamatan anak kita sedang enggak baik,mereka bisa dengan mudah menemukan anak kita jika kita bersama dengan dia"ucap Alfi


"Maksud kamu apa?aku harus berjauhan dengan anak aku sendiri ,aku ibunya Al dia masih kecil dia masih butuh aku"ucap Meira dengan mata yang meneteskan air mata


"Mel tenang dulu,aku tahu dia masih butuh kamu jujur aku juga enggak mau berpisah sama dia tapi sekarang kondisinya berbeda, sekarang aku yakin anak buah Raka pasti lagi menyebar buat cari kita dan dengan kabar kematian kita aku yakin dia pasti akan berhenti buat mencari kita"ucap Alfi


"Terus anak kita gimana Al,mereka tahu kita meninggal dia pasti akan cari anak kita "ucap Meira


"Aku sudah pikirin soal itu,kamu tenang ya sekarang"ucap Alfi


Meira masih tidak habis pikir dengan orang-orang yang masih berniat jahat dengan keluarganya,dulu tantenya begitu jahat bahkan dia rela melakukan apapun karena harta dan sekarang orang di masa lalu mereka muncul begitu saja dan ingin menghancurkan hidup mereka.


                                    ❄️❄️❄️


Alfi meminta kepada Aris agar ruangan dirinya dan Melody di jadikan satu,dan sekarang Melody sedang membantu Alfi untuk memakan makan siangnya.

__ADS_1


"Ternyata mau dimana pun terus masakan apapun kalo di suapi sama istri itu lebih nikmat"ucap Alfi


"Kamu itu bisa enggak si Al enggak gombal "ucap Meira


"Enggak bisa setiap dekat kamu bawaannya pengen muji-muji kamu terus"jawab Alfi


"Gombal kamu,Al sampai kapan kita bakal sembunyi kaya gini?"tanya Meira


"Aku belum tahu,tapi akan aku usahakan supaya kita bisa kembali kaya dulu dan segera bersama dengan anak kita"jawab Alfi


"Amin,semoga saja secepatnya masalah ini selesai"ucap Meira


"Amin,sekarang kita bersabar dulu ya"ucap Alfi


Meira menganggukkan kepalanya,Alfi mengusap kepala Meira Alfi akan berusaha menyelesaikan permasalahannya dengan Raka yang tak lain seseorang yang pernah di masa lalu mereka.


🦋🦋


1 Minggu setelah mereka dirawat kini Alfi dan Meira sudah di perbolehkan untuk pulang,dan kini mereka sekarang tinggal di sebuah rumah sederhana yang di beli oleh Alfi untuk tempat tinggal mereka sementara.


"Untuk sementara kita tinggal disini ya,maaf kalo rumahnya kecil"ucap Alfi


"Mau rumah sebesar kaya istana atau rumah kecil sederhana aku enggak masalah,asalkan kita selalu bersama"jawab Meira


"Terimakasih ya kamu mau ngertiin aku,dan kamu selalu ada buat aku"ucap Alfi


"Aku beruntung banget bisa dapatin istri seperti kamu,sudah perhatian,pintar,rajin baik lagi"ucap Alfi


"Bisa aja kamu"ucap Meira


Alfi dan Meira tersenyum sambil menatap satu sama lain,mungkin jika mereka tidak dalam kondisi sekarang pasti mereka akan bahagia apalagi di tengah-tengah antara mereka ada sang buah hati mereka.


                                  🦋🦋


Kini Meira sedang berjalan menuju penjual sayur rumahan yang tepat di depan rumahnya.


"Permisi ibu"ucap Meira


"Iya mbak mau cari apa?"tanya ibu penjual sayur itu


"Ada sayur sop sama tempe Bu?"tanya Meira


"Ada mbak sebentar saya ambilkan dulu"jawab ibu penjual sayur


Ibu penjual sayur itu mulai mengambil sayur mayur untuk membuat SOP serta mengambil tempe sesuai pesanan Meira.


"Ini mbak sayur sama tempe nya"ucap ibu penjual sayur


"Jadi berapa Bu semuanya?"tanya Meira

__ADS_1


"Semuanya jadi 10 ribu mbak"jawab ibu penjual sayur


"Ini Bu uangnya"ucap Meira sambil memberikan uangnya


"Terimakasih mbak,eh mbaknya orang baru ya?"tanya ibu penjual sayur


"Iya Bu saya baru pindah tadi sama suami saya"jawab Meira


"Pantesan saya kurang familiar sama wajah mbak nya"ucap ibu penjual sayur


"Iya Bu,kalo begitu saya permisi dulu mari Bu"ucap Meira


"Iya "jawab ibu penjual sayur


Meira mulai berjalan meninggalkan tempat penjual sayur tersebut,saat masuk kedalam rumah dia tidak melihat Alfi sama sekali.


"Mas Alfi kemana kok enggak ada di sini"gumam Meira


Meira berjalan menuju dapur,saat di dapur dia melihat Alfi yang terlihat bingung di dapur.


"Mas kamu ngapain di dapur?"tanya Meira


"Aku haus sayang tapi enggak ada air mineral buat di minum"jawab Alfi


"Yasudah beli galon saja di warung,sekalian nanti di suruh antar galonnya"ucap Meira


"Yasudah aku mau ke warung dekat rumah"ucap Alfi


"Yasudah nih uangnya mas"ujar Meira sambil memberikan uangnya


"Buat apa?"tanya Alfi


"Buat beli galon"jawab Meira


"Sayang aku ada uangnya, harusnya aku yang kasih kamu uang bukannya kamu sayang,kamu itu tanggung jawab aku ok"ucap Alfi


"Iya mas aku tahu,tapikan kamu enggak punya uang cash dan aku masih ada uang cash jadi pakai uang aku saja dulu kalo kamu ke ATM dulu pasti jauh"jawab Meira


"Iya si tadi aku lupa buat mampir ke ATM, yasudah aku pakai dulu uang kamu"ujar Alfi


Meira menganggukkan kepalanya,Alfi segera pergi menuju warung di dekat rumahnya untuk membeli galon.


"Sekarang saatnya masak"ucap Meira


Meira mulai mencuci semua sayur yang dia beli tadi hingga bersih, setelahnya dia mulai memotong semua sayuran dan segera memasaknya.


"Semoga saja Alfi suka sama masakan aku"ucap Meira sambil mengaduk sayur sop buatannya


Meira begitu cekatan dalam memasak tidak butuh waktu lama semua menu masakannya sudah siap untuk di hidangkan.

__ADS_1


__ADS_2