
Waktu terus berjalan hari ini tepat 1Minggu sudah sesuai dengan perjanjian,hari ini Alfi akan mengenalkan Meira kepada keluarganya.
"Mana calon kamu kok belum datang?"tanya Jonathan
"Daddy sabar dulu dong ,mungkin dia masih di jalan"ucap Kiya
Selang beberapa menit kemudian Meira datang dia segera menuju meja keluarga El-Khasav itu.
"Maaf saya terlambat "ucap Meira
Semuanya menoleh ke arah Meira,mereka terkejut bahkan Alfi juga sama terkejut nya dengan yang lain,melihat penampilan Meira yang cantik dengan gaun selutut dan makeup natural.
"Kamu bukannya pemilik toko bunga itu"ucap Sabrina
Meira tersenyum dan mengangguk kepalanya.
"Jadi ini calon kamu Al?"tanya Jonathan
"Iya Daddy,dia Meira calon Alfi "jawab Alfi
Meira tersenyum dan mulai mencium tangan kedua orangtua Alfi.
"Ayo duduk, kita pesan makan dulu nanti baru kita sambung ngobrol"ucap Sabrina
Meira mulai menarik kursi dan duduk di sebelah Alfi,mereka mulai memesan makanan untuk mereka santap.
__ADS_1
Setelah mereka menunggu cukup lama kini pesanan Meraka sudah datang,mereka mulai memakan makanan itu dengan senang.
"Meira kamu tinggal dimana?"tanya Sabrina
"Saya tinggal di rumah kontrakan dekat perusahaan J&A Tante"jawab Meira
"Kamu tinggal dengan siapa?"tanya Jonathan
"Saya hanya tinggal berdua dengan bibi saya,kedua orangtua saya sudah meninggal"jawab Meira
"Saya minta maaf saya tidak bermaksud mengungkit luka lama kamu"ucap Jonathan
"Tidak apa-apa om "jawab Meira
"Kalian sudah berapa lama menjalin hubungan?"tanya Jonathan
"Kita sudah kenal lama sebelumnya, tapi kita masih baru menjalin hubungan masih baru-baru ini ya kan Meira"ucap Alfi
"I-iya saya sudah kenal lama dengan Alfi "jawab Meira
"Kalo kalian memang sudah kenal lama,yasudah tunggu apalagi langsung menikah saja"ucap Jonathan
"Nikah"ucap Alfi dan Meira bersamaan
Lalu mereka berdua saling pandang satu sama lain.
__ADS_1
"Daddy kenapa buru-buru si kenapa enggak jalanin dulu hubungan kami berdua ,baru kalo kami sudah siap pasti kami akan menikah"jawab Alfi
"Apa yang kamu tunggu,usia, karier apa lagi Alfi"ucap Jonathan
"Tapi Daddy..."
"Alfi Daddy tahu kamu belum bisa melupakan Melody ,tapi plis Daddy mohon sekarang kamu harus memikirkan masa depan kamu,usia kamu juga sudah cukup matang untuk berumah tangga dan karier kamu juga bagus apalagi yang kamu tunggu"ucap Jonathan
Alfi terdiam bagiamana caranya untuk meyakinkan Daddy nya ini ,bagaimana jika mereka sampai tahu jika hubungan nya dengan Meira hanya sandiwara pikir Alfi.
"Begini saja besok kita ke rumah Meira untuk melamar dia"ucap Jonathan
"Melamar"ucap Meira dan Alfi bersamaan
"Maaf om sebelumnya apa tidak terlalu cepat, apalagi ini pertemuan pertama saya dengan keluarga Alfi"ucap Meira
"Lebih cepat lebih baik jangan menunda-nunda hal baik,kami percaya kamu gadis yang baik kami yakin pilihan Alfi tidaklah sembarang an"ujar Sabrina
"bagiamana kalian setuju bukan untuk mempercepat pernikahan kalian lagian kalian juga sudah kenal satu sama lain, menurut Daddy tidak masalah jika kalian melangsungkan pernikahan secepatnya "ucap Jonathan
"saya terserah mas Alfi saja bagiamana pun mas Alfi nanti yang akan menjadi calon imam"jawab Meira
Alfi masih diam dirinya masih tidak menyangka jika akan menjadi serumit ini.
"bagaimana Al?"tanya Jonathan
__ADS_1
"baiklah daddy Alfi bersedia "jawab Alfi
tanpa terasa Meira tersenyum saat Alfi menyetujui permintaan kedua orangtuanya memang inilah yang di inginkan Meira sedari awal,bisa menikah dengan Alfi dan mencari bukti atas kejahatan tantenya.