
Setelah dari rumah sakit Alfi dan Meira langsung menuju ke rumah kedua orangtua Alfi.
"Pasti mommy sama Daddy senang dengar kabar ini"ucap Alfi
"Semoga saja dengan hadirnya Alfi Junior,menjadi awal kebahagiaan untuk kita semua"ucap Meira
"Amin"jawab Alfi
Kini mobil Alfi memasuki pekarangan rumah Jonathan,Alfi dan Meira keluar dari mobil dan mulai memasuki rumah kedua orangtua Alfi.
"Assalamualaikum"ucap Alfi dan Meira bersamaan
"Wa'alaikumsalam, akhirnya kalian main juga ke rumah "jawab Sabrina
"Gimana kabar mommy Daddy sama Kiya?"tanya Meira
"Alhamdulillah kita semua baik,kalian gimana baik juga kan"jawab
"Alhamdulillah baik mommy "jawab Meira
"Daddy mana mommy?"tanya Alfi
"Ada tuh lagi ngobrol sama Kiya"jawab Sabrina
Mereka berjalan menuju Jonathan dan Kiya yang sedang mengobrol di ruang Santai.
"Kak Meira"ucap Kiya dia langsung berlari dan memeluk tubuh Meira
"Kiya jangan kuat-kuat meluknya"ucap Alfi
Kiya melepas pelukannya dan menatap ke arah Alfi.
"Memangnya kenapa si,Kiya kan kangen sama kak Meira"ucap Kiya
"Iya kakak tahu kamu kangen tapi jangan terlalu kuat"jawab Alfi
"Sudah-sudah kenapa kalian jadi berdebat si"ucap Jonathan
"Mommy Daddy kita berdua punya hadiah spesial buat kalian"ucap Meira
"Hadiah apa?"tanya Sabrina
Meira membersikan sebuah kotak kepada Sabrina.
"Mommy sama Daddy buka nya sama-sama ya biar lebih spesial lagi"ucap Meira
__ADS_1
"Memangnya apa sih isinya jadi bikin penasaran?"tanya Sabrina
"Buka aja mommy Daddy"ucap Alfi
Sabrina dan Jonathan mulai membuka kotak itu secara perlahan, Sabrina dan Jonathan dibuat terkejut dengan isi kotak tersebut.
"I-ini serius?"tanya Sabrina
"Iya mommy ini serius itu hadiah buat mommy sama Daddy"jawab Meira
Sabrina menatap kotak itu dengan mata yang berkaca-kaca, Sabrina segera mendekati Meira dan memeluk tubuh Meira dengan penuh kasih sayang.
"Terimakasih ya sayang,dan selamat untuk kalian akhirnya kalian bakal punya baby"ucap Sabrina
Meira mulai melepaskan pelukan Sabrina perlahan-lahan,Meira menatap ke arah Sabrina dan tersenyum.
"Terimakasih ya mommy, berkat mommy Meira masih bisa merasakan kasih sayang seorang ibu"ucap Meira
"Sayang kamu itu bukan hanya menantu tetapi juga putri buat mommy,kamu jangan pernah merasa sendiri mulai sekarang kamu akan menjadi putri untuk mommy"ucap Sabrina
Meira meneteskan air matanya setelah mendengar ucapan Sabrina,Meira kembali memeluk tubuh Sabrina.
"Selamat Alfi sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah, daddy berharap kamu bisa menjadi ayah yang baik nanti untuk anak kamu"ucap Jonathan
"Terimakasih Daddy,Alfi akan selalu ingat pesan Daddy Alfi akan memberikan yang terbaik untuk anak Alfi nanti"jawab Alfi
"Terimakasih Kiya"jawab Meira
Meira tidak menyangka jika kehadiran dirinya akan di sambut hangat di keluarga El-Khasav,bahkan kini sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ibu.
🦋🦋
Malam dengan sinar rembulan yang terang,Alfi dan Meira sedang duduk di ruang Santi Alfi yang terus mengusap perut rata Meira.
"Baby kamu yang sehat ya,terus kamu jangan nakal di dalam perutnya mama"ucap Alfi sambil mengusap perut rata Meira
"Mas Alfi nanti mau anak cewek apa cowok?"tanya Meira
"Apapun,aku enggak mau membedakan mau dia cowok ataupun cewek tetap saja dia anak aku"jawab Alfi
"Mas Alfi tahu aku sangat beruntung bisa punya suami seperti mas Alfi,dan nanti pasti anak kita juga bangga punya papa seperti mas Alfi"ucap Meira
"Aku yang lebih beruntung punya kamu,kamu itu adalah segalanya bagi aku dan anak kita nanti pasti juga bangga punya mama seperti kamu"ucap Alfi
Alfi membawa tubuh Meira kedalam pelukannya,Alfi mengusap punggung Meira dengan pelan dan juga mencium kening Meira.
__ADS_1
Sinar mentari yang terang,Meira baru saja akan keluar untuk mengantar Alfi ke depan namun didepan rumahnya sudah ada bi Laras.
"Bi Laras"panggil Meira
Bi Laras langsung memeluk tubuh Meira,awalnya Meira terkejut karena bi Laras yang tiba-tiba memeluk nya kini Meira juga membalas pelukan dari bibi Laras.
"Selamat ya atas kehamilan kamu,bibi senang mendengarnya"ucap bi Laras
Meira melepas pelukannya secara perlahan.
"Bibi tahu kalo Meira hamil?"tanya Meira
"Iya bibi dapat kabar dari mommy nya Alfi,bibi senang akhirnya kamu sudah bahagia dan bibi rasa tugas bibi sudah selesai"jawab Bi Laras
Meira dan Alfi mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan bi Laras.
"Maksud bibi apa?"tanya Meira
"Meira mulai sekarang bibi akan tinggal di Surabaya,karena tugas bibi sudah selesai bibi sudah memenuhi amanah dari alm papa kamu untuk selalu memastikan kamu bahagia"jawab Bi Laras
Kini mata Meira mulai berkaca-kaca,Meira langsung memeluk tubuh bibi Laras.
"Aku mohon bibi tetap disini ya,aku masih butuh bibi hiks"ucap Meira
Bi Laras melepas pelukannya secara perlahan,bi Laras menghapus air mata Meira .
"Bibi sudah tidak bisa disini sayang,mulai sekarang kamu harus bisa jaga diri kamu baik-baik"ucap bi Laras
"Aku janji sama bibi mulai sekarang aku akan jaga diri aku dengan baik,bibi juga harus jaga kesehatan ya jangan lupa untuk kasih kabar terus sama aku"ucap Meira
"Pasti bibi akan selalu memberikan kabar untuk kamu"jawab Bi Laras
Bi Laras berjalan mendekati Alfi,dia memegang tangan Alfi.
"Nak Alfi bi Laras titip Meira ya,bibi yakin kamu bisa menjadi suami yang baik untuk Meira "ucap bi Laras
"Alfi janji bi Alfi akan selalu menjaga Meira ,Alfi akan memberikan kebahagiaan selalu untuk Meira "jawab Alfi
Bi Laras mulai berjalan dan mengucapkan perpisahan dengan Meira dan Alfi.
"Bibi pamit ya kalian hati-hati jaga diri baik-baik"ucap bi Laras
Bi Laras mulai berjalan meninggalkan rumah Meira dan Alfi,Meira menatap mobil taksi itu dengan mata yang mengeluarkan air mata.
"Kamu harus kuat aku yakin kita masih bisa bertemu dengan bibi Laras"ucap Alfi sambil memeluk tubuh Meira
__ADS_1
Meira menangis di dalam pelukan Alfi,dia merasa sedih harus berpisah dengan bibi Laras orang yang selalu ada untuk dirinya selama ini disaat dimana dirinya di titik terbawah.