Janjiku Kepadamu Anindya

Janjiku Kepadamu Anindya
Harapan


__ADS_3

꧁☆☬Salam Santuy☬☆꧂⁩


 


▶Jangan lupa like dan comment nya guys◀


***


Ke esokan harinya, aku menagih janji yang kemarin sudah terikat dalam janji jari kelingking. "Jawab pertanyaan aku kemarin, Nin," tanyaku mengingatkan.


"Ha? Pertanyaan yang mana?" jawabnya kebingungan.


"Demi remahan rengginang yang berserakan di lantai, dia rupanya lupa dengan janji itu. Pertanyaan yang terikat dalam janji jari kelingking itu loh," ucapku dengan menepuk kening pelan.


"Aduh ... Anin lupa, Lang. Pertanyaan yang mana?"


"Gak jadi," jawabku jutek.


"Cie cie, dianya malah ngambek. Jangan ngambek dong, nanti wajahnya makin jelek."


"Loh, jadi selama ini aku jelek?"


"Bukan Anin loh ya yang bilang begitu," ucapnya tertawa.


Entah kenapa ketika melihat dia tertawa, membuat rasa jengkel ini mulai menghilang secara perlahan. Wajah imut dan tingkah lakunya yang lucu, membuat hati ini menjadi berbunga-bunga.


"Lang," panggilnya.


"Alangg!" panggilnya kembali sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.


"GILANGG!!" Anin teriak kesal sambil mencubit lenganku.


"Aduh, duh ... iya iya, ada apa sih?" jawabku menahan sakit di lengan.


"Entah!"


"Lah, kok dianya yang ngambek?"


"Bodo!" ucapnya jutek.


"Ih dasar betina."


"APA KAMU BILANG?!"


"Enggak, enggak kok. Iya aku minta maaf deh," ucapku tertunduk, dan berpikir keras. Kan tadi aku yang ngambek, sekarang kenapa dianya yang ngambek.


"Ada syaratnya."


"Ha, syarat apa?" tanyaku heran.


"Traktir Anin makan Bakso," ucapnya judes.


"Iya, aku traktir."


"2 porsi."


"Ha? 2 porsi, yakin itu. Itu lapar apa gimana?" tanyaku heran.


"2 porsi dan es krim, mau atau tidak?" Dengan gaya judes dan sedikit senyuman.


"Siap Ibu Negara," ucapku dengan hormat kepadanya.


...


Setelah sampai di kedai bakso Mang Ujang, aku langsung memesan 3 porsi bakso. "Nin, mau minum apa?"

__ADS_1


"Hmm ... es teh aja," jawabnya sambil merapikan tempat duduk dan mengelap meja dengan tisu yang tersedia.


"3 porsi bakso mang, sama 2 es teh."


Mang Ujang hanya menjawab dengan anggukan, membuat aku kebingungan dan berpikir. 'ini orang jadi bisu beneran atau lagi PMS sih. Udah seperti cewek yang lagi PMS, di tanya kenapa, jawabnya gak tau.'


Setelah mesan, aku langsung duduk di bangku yang berhadapan dengan Anin.


"Ini beneran, bisa habisin 2 porsi bakso?" tanyaku penuh tidak keyakinan.


"Kalau misalkan habis, besok teraktir lagi?" Tantangnya.


"InsyaAllah," jawabku.


Akhirnya pesanan telah tiba, 2 porsi bakso urat lengkap dengan mie dan sayurannya dan 1 porsi bakso telur dan urat untukku. Serta 2 gelas besar es teh.


"Pimpin doa," ucapnya.


"Ha?"


"Pimpin doa makan, ayo. Udah laper ini."


"I-iya," ucapku dan langsung memimpin doa makan.


Setelah selesai berdoa, Anin langsung mencampur bakso dengan kecap, saos dan cabai 2 sendoi.


"Nin, yakin sebanyak itu masukin cabainya?"


"Iya, pengen makan pedes-pedes nih."


Tanpa di duga, ternyata Anin mampu menghabiskan 2 porsi bakso itu, membuat aku menggelengkan kepala karena keheranan.


"Beb?" panggilku.


"Mau nambah lagi?"


"Hmm ... bentar Anin pikir-pikir dahulu." Dia memperhitungkan daya tampungnya, apakah sanggup atau tidak.


"Gimana? Mau nambah?"


"Hmm ... nampaknya enggak deh, ntar kalau nambah lagi, gak bisa makan es krim karena kekenyangan."


"Buset, masih ingat aja dengan es krim," ucapku heran.


"Iya dongs," jawabnya.


Setelah selesai makan dan bayar, Aku dan Anin langsung pergi menuju mini market untuk membeli es krim.


"Mau es krim yang mana, Beb?"


"Hmm ... es krim cokelat susu aja, yang ada kacangnya juga," jawabnya yang ternyata sedang sibuk mencari cemilan keripik kentang.


Aku mengambil 2 es krim, biar samaan. "Buset, itu perut gak kenyang apa? Udah 2 porsi bakso sama es krim, mau nambah lagi dengan keripik kentang?"


"Ini enggak di makan sekarang, tapi untuk cemilan menemani nanti malam saat belajar loh." Dia sibuk mencari rasa apa yang enak menurut seleranya. Akhirnya yang dipilih dia yaitu rasa sapi panggang.


Ketika ingin membayar di kasir, Anin melarang aku untuk bayar, dia berkata, "Biar Anin aja yang bayar."


'Alhamdulillah gak jadi habis deh uang jajan mingguan aku.'


Setelah bayar, kami memutuskan menghabiskan es krim itu di tempat duduk yang di sediakan mini market. Menikmati manis dan gurihnya es krim serta melihat lalu lalang manusia di jalan.


"Beb?" panggilku.


"Ha?"

__ADS_1


"Manis ya."


"Iya manis lah, kan es krim."


"Enggak bukan itu."


"Lah terus apa?"


"Kamu nya yang manis," ucapku menggoda.


"Hahaha, astaga malah gombal dianya."


Melihat dia senang dan tertawa, membuat hati ini makin yakin bisa memiliki dia sepenuhnya.


"Beb?"


"Apalagi? Jangan gombal lagi ah."


"Dih kepedean dianya," ucapku.


"Lah terus apa dong?"


"Itu pertanyaan kemarin, jawab dong."


"Oh ...."


"Oh doang gitu?" tanyaku jengkel.


"Hahaha, hmm ... kita belum bisa terikat loh, karena masih di bawah umur. Kalau sudah terikat itu, di berikan waktu 3 bulan untuk segera menikahi. Lah kalau sekarang kan gak mungkin."


"Gitu ya," jawabku lesu.


"Kan sudah Anin bilang kemarin, kalau kita berjodoh ya bakalan ketemu lagi. Dan juga Anin bakalan menunggu sampai, Alang siap meminang Anin. Itu pun kalau ingat."


"Weh ... meragukan rupanya dia, santuy lah. Aku akan berjanji untuk menikahi Anin, ketika waktunya telah tiba."


"Iya, Anin tunggu."


"Tapi, kamunya jangan mau di dekati cowok lain dong," ucapku sedikit merengut.


"Ih gak boleh lah, Kamu belum berhak mengatur hidup, Anin," ucapnya menekan pelan hidungku.


"Tapi kan--" Belum sempat aku berbicara, Anin langsung berkata, "Gak ada tapi-tapian, Anin gak suka dengan cowok yang egois."


"Iya maaf,"


"Karena Alang buat Anin kesel lagi, besok habis pulang sekolah. Traktir Anin makan bakmi ayam."


"Setdah kena lagi," ucapku tertunduk.


"Jadi gak mau ni?"


"I-iya mau kok mau."


"Nah gitu dong, hahaha."


Setelah menghabiskan es krim, aku mengantar Anin pulang kerumah. Dalam perjalanan kami berdua seperti biasanya bercanda dan bernyanyi kecil.


'Semoga hubungan ini gak ada pengganggu.'


***


▶Jangan lupa like dan comment nya guys◀


—꧁☆☬Salam Santuy☬☆꧂⁩—

__ADS_1


__ADS_2