
kini Devan dan Rico terus memantau perkembangan yang ada di markas. dan sesekali Devan juga memeriksa rekaman cctv yang ada di dekat sel Sandra..
tapi sampai beberapa hari ini mereka belum menemukan tanda tanda ada nya mata mata di markas..
" mereka begitu licik. kita tidak boleh gegabah dalam hal ini. mungkin orang suruhan Sandra itu bukan lah orang biasa" ujar Devan..
tak berselang lama dari pantauan cctv ada yang mendekat ke arah Sandra..
" Martin" ucap Devan begitu terkejut. begitu pun dengan Rico dan Robi..
" kurang ajar.ternyata Martin lah yang sudah berani bermain main di belakang ku" Ucap Devan geram..
" kita tidak boleh tinggal dia tuan kita harus melakukan sesuatu" ucap Rico.
" tuan cepat tekan tombol suaranya maka kita bisa mendengar kan apa yang sedang bicara kan" ucap Rico..
Devan pun menekan tombol dan terdengar lah percakapan antara Martin dan Sandra..
" kamu harus secepat nya membebaskan ku dari sini. dan aku tidak mau tau kau harus membunuh Eva dan anak sialan nya itu" Ucap sandra..
" apa kau bisa berbicara lebih pelan sedikit hah. kalau ada yang mendengar nya bagaimana. aku bisa celaka" sergap Martin..
__ADS_1
" Sandra berhenti lah untuk mengganggu keluarga Devan. saat ini kita sudah mendekati ajal kita. tapi kau belum puas puas nya juga mengganggu keluarga tuan Devan " teriak Mark..
" aku tidak butuh saran dari mu tua Bangka" ucap Sandra.
tuan Mark begitu sedih dengan sifat anak nya itu. bisa bisa nya dia membantah ucapan nya.
" Martin kau harus membunuh Eva secepat nya. sebelum anak nya lahir lagi aku mau dia sudah mati dengan kedua anak nya itu"
" dan setelah itu aku yang akan menikah dengan Devan. dan menjadi nyonya Devan di keluarga Erlangga hahahaha" sebegitu yakin nya Sandra hingga dia seperti orang yang tak waras lagi..
begitu besar cinta nya terhadap Devan sehingga apapun dia akan lakukan demi mendapatkan hati Devan..
****
" Rico aku mau secepat nya mereka di musnah kan"
" baiklah tuan kami akan melaksanakan tugas dari Anda. tapi berikan saya waktu untuk mengatur strategi " ucap Rico yang di angguk ki oleh Devan..
****
sedangkan di sebuah sekolah. Eva masih setia menunggu kepulangan sang anak. ini adalah tugas baru untuk Eva yang harus menemani anak nya sekolah. dia tak mau sampai terjadi sesuatu lagi dengan anak nya itu..
__ADS_1
tak.lama muncul lagi Dewi dan menghampiri Eva..
" hai kita bertemu lagi" ucap Dewi..
Eva menoleh dan melihat wajah sok cantik Dewi dengan balutan pakaian seksi..
" apa Devan tidak menemani mu"
" tidak. dia sibuk bekerja" Ucap Eva singkat..
" kasian sekali. Devan lebih mementingkan pekerjaan nya dari pada istri nya ini" ucap Dewi..
" hahh siapa bilang suami ku lebih mementingkan pekerjaan nya. dia justru sangat mementingkan diri ku dan anakku. tapi aku saja yang menolak nya untuk di temani di sini . karena ada ular jahat" ucap Eva yang menatap Dewi Dengan tajam nya..
Dewi merasa tersinggung diapun pergi meninggalkan Eva yang masih berdiri..
" hahh sialan wanita itu. liat saja aku akan membuat mu menderita nanti nya" batin Dewi
...****************...
...----------------...
__ADS_1