
sudah seminggu Eva dan Revan di rawat. kini mereka sudah di perbolehkan untuk pulang.
" Alhamdulillah akhir nya aku sudah bisa pulang ke rumah" ujar Eva begitu bahagia..
" iya nak. mama juga bahagia. sebentar lagi kita akan berkumpul lagi di rumah. semoga setelah ini tidak ada masalah lagi yang menimpa keluarga kecil kalian." timpa Manda..
" Aamiin,semoga saja ma"
kini Eva dan Manda bergegas untuk pulang ke rumah.dan itu tanpa sepengetahuan Devan. karena saat Eva dan Revan di periksa, Revan sudah berangkat ke kantor..
" mama. bukan nya ini hari ulang tahun mas Devan," ucap Eva tiba-tiba ingat dengan hari ulang tahun suami nya..
" ahh iya , astaga mama sampai lupa Eva."
" apa kamu ada rencana" ucap Manda..
" ada ma. aku mau ngerjain mas Devan ma boleh enggak " ucap Eva..
" hmm boleh. asal ingat kamu tidak boleh kecapean yah"
kini Eva dan Manda serta anal kecil itu sedang merencanakan sesuatu untuk mengerjai Devan yang sedang berulang tahun..
kini rumah kediaman Erlangga telah di hias dengan balon beserta Beberapa pernak pernik yang sangat lucu.. dan itu adalah permintaan dari sang anak. yaitu Revan..
__ADS_1
sekarang jam sudah menunjukkan pukul 4 :00
Eva dan Manda sudah bersiap akan memulai aksi nya..
drtt drtt drtt. bunyi telfon. Devan langsung mengangkat nya.
" hallo sayang" ucap Devan..
" papa.papa cepat pulang. hiks hiks hiks. mama pa cepat pulang" teriak Revan begitu panik..
" ada apa nak. kenapa kamu menangis. ada apa dengan mama" ucap Devan begitu khawatir..
" mama,pa mama . adikku paa. cepat pulang hiks hiks hiks"
" Revan kamu jaga mama yah. nak papa akan secepat nya pulang "
kenapa mereka sudah ada di rumah. bukan nya tadi pagi dia masih di rumah sakit..
Devan terus melanjutkan mobil nya dengan kecepatan tinggi. saat ini dia hanya ingin segera sampai di rumah nya.
setelah mobil memasuki area kawasan rumah. Devan langsung turun dengan mobil yang masih menyala. jadi dengan sigap para penjaga langsung mengambil alih mobil Devan..
" Revan!!! teriak Devan begitu kencang..
__ADS_1
rumah begitu gelap.devan bingung di mana semua penghuni rumah kenapa rumah sampai begitu gelap nya..
" mama.hiks hiks hiks" terdengar suara tangisan anak kecil dari lantai atas. Devan segera berlari mengikuti arah tangisan itu..
dan saat Devan masuk ke dalam kamar. betapa terkejut nya dia melihat sang istri yang terbaring lemah dan begitu banyak darah..
" Evaaa!!!" teriak Devan bergetar..
" sayang bangun. ada apa ini" ucap Devan lagi dengan berlinang air mata..
Devan langsung menggendong tubuh istri nya dan membaringkan nya di tempat tidur. dia tidak tai harus berbuat apa di saat panik seperti ini..
" Revan di mana Oma" ucap Devan..
" Oma ada di bawah pa. Oma tidak tau keadaan mama. hanya Revan yang tau. Revan tidak mau membuat oma khawatir hiks hiks hiks" ujar Revan..
Devan langsung berlari turun ke bawa dan mencari keberadaan mama dan para pelayan di rumah..
Devan begitu panik entah harus berbuat apa..
" ya Allah tolong lah aku. tolong istri dan anak ku juga. aku tidak tau harus berbuat apa"
...****************...
__ADS_1
...----------------...