
genap 1 bulan pernikahan Eva kini mereka berencana untuk pergi berlibur,dan tentu saja tanpa kehadiran sang Revan kecil.
" sayang apa kita ajak Revan yah, aku tidak tenang rasanya"
" sayang, Revan kan bersama mama,jadi kamu tenang aja yah, lagi pula ini permintaan mama untuk tidak mengajak Revan, mungkin saja mama,mau menghabiskan masa tua nya berapa cucu nya,jadi biarkan saja, dan nanti di sana kita buat adik buat Revan" goda Devan..
" mass kan Revan masih kecil,masa iya sudah punya adik" balas Eva santai,dan kini dia sudah terbiasa dengan godaan suami nya itu, dan sekarang dia juga sadar kalau Devan pasti sangat membutuhkan nafkah batin, toh ini juga sudah kewajiban Eva sebagai seorang istri, kalau tidak di kasi kan nanti Eva akan dosa sendiri..
" yah enggak papa lah sayang,kan enak punya banyak anak, aku mau anakku mempunyai banyak saudara,dan tidak seperti ku" lirih Devan yang mengingat kalau dia tidak memiliki saudara Dan itu sangat tidak enak..
" hmm baik lah terserah kau saja" jawab Eva pasrah ,
setelah pakai nya semua beres,kini Eva keluar dari kamar bersama Devan, " sayang sini koper nya biar aku yang bawain " ucap Devan..
Devan membawa koper nya menuju mobil yang akan membawa nya ke bandara, setelah itu dia pun masuk kembali dan berpamitan kepada mama dan ayah nya..
" ma Devan berangkat dulu yah" ucap Devan..
" ah iya sayang, jangan lupa untuk membuat kan mama cucu yang banyak yah"
__ADS_1
" apa sih ma ,emang nya kue apa di buat segala" protes Eva..
" ayah aku pamit" imbuh Eva..
" iya nak ,hati hati lah" jawab tuan Erlangga..
setelah berpamitan kini devan dan Eva sudah berada di dalam mobil. selama perjalanan menuju ke bandara Eva hanya terdiam dan memandangi setiap sisi jalan yang iya lewati..
" sayang ,ada apa"
" mm. tidak kok mas aku hanya memikirkan Revan "
" mas Devan paling suka yah godain Eva " ucap Eva pura pura merajuk..
Devan hanya tersenyum kecil,dan kembali memandangi tablet nya dan memeriksa beberapa berkas nya lagi..
beberapa menit kemudian mobil yang di naik ki oleh devan dan Eva telah sampai sampai di bandara. mereke berdua turun dan menarik koper nya .
tak lama menunggu, pesawat yang akan mereka naik ki akan segera lepas lantas,jadi mereka dengan cepat berjalan..
__ADS_1
***
Eva yang memang belum terbiasa naik pesawat, menjadi sedikit takut.dan dia pun meremas kuat tangan suami nya..
Devan tau kegelisahan sang istri," sayang jangan takut yah" ucap Devan menenangkan istri nya..
" mas Devan ini adalah yang kedua kali nya aku naik pesawat,tapi aku masih takut saja.
yah ini adalah yang kedua kali nya Eva naik pesawat,karena yang pertama saat dia akan ke Jakarta bersama Memey..
selama di perjalanan Eva hanya memilih untuk bersandar di lengan suami nya..
" sayang tidur lah, karena setelah kita sampai nanti aku tidak akan membiarkan mu untuk istirahat " ucap Devan sedikit jail..
...****************...
...----------------...
"
__ADS_1