
pagi ini Eva di sibukkan dengan kedua bayi besar nya. entah yang mana harus Eva ladeni..
" mama ayo cepat pakaikan dasi Revan mama" ucap anak kecil itu..
" sayang ,aku akan terlambat ke kantor,ayo cepat pasangkan dasi ku dulu" ucap Devan juga..
Eva merasa pusing melihat tingkah kedua nya yang selalu tak mau di kalah..
" papa harus mengalah dulu sama anak" ucap Revan tak mau kalah..
" tidak boleh boy. papa juga harus ke kantor jadi biarkan mama pasang dasi papa dulu" ucap Devan tak mau kalah juga..
mereka berdua kembali berdebat dan itu membuat kepala Eva ingin pecah..
" stop!!"
" tidak ada yang mama pasang kan dasi nya. kalian pasang sendiri.mama mau menyiapkan sarapan pagi untuk kalian" ucap Eva meninggalkan kedua lelaki itu..
" papa sih,kan mama jadi pergi"
" eh kok salah papa ini salah kami boy" ucap Devan tak terima..
akhir nya mereka berdua pun diam dan Revan berlalu ke kamar nya..
__ADS_1
sedangkan Eva berada di dapur untuk menyiapkan sarapan dan bekal untuk sang anak..
setelah selesai semua nya mereka berdua turun. Revan tampak acuh ke Devan. apa mungkin dia sedang kesal..
Eva menggeleng kan kepala nya melihat tingkah laku mereka..
" Ayi cepat sarapan nanti kalian terlambat" ucap Eva..
" suap" ucap Revan dan Devan bersamaan dengan menyodorkan piring nya ke arah Eva..
" papa ini kan sudah besar. masa mau makan di suapi oleh mama" ucap Revan..
" dia kan istri papa jadi wajar dong kalau papa minta di suapi"
" papa. dia mama Revan. jadi mama harus suap Revan "
dan terjadilah perdebatan kedua nya lagi. Eva begitu merasa geram ..
" sudah. kalian makan sendiri saja. dan Revan kamu di antar oleh supir saja. sedangkan kamu mas. kamu juga makan sendiri dan cepat lah ke kantor " ucap Eva emosi..
membuat kedua bungkam tak bersuara dan memilih makan sendiri..
Eva kini sedang bersiap akan ke butik dan salon. sudah lama dia tak ke sana dan hari ini dia akan kembali ke sana untuk mengontrol para pekerja..
__ADS_1
setelah selesai bersiap Eva berjalan ke arah mobil. Revan dan Devan sudah pergi. Eva di antar oleh sopir dan tak lupa juga sang mertua yang ikut dengan nya..
mertua nya sangat suka ikut dengan Eva apalagi kalau ke salon dan butik..dan lagian juga kalau manda tak ikut dengan Eva. dia hanya berdiam diri di rumah dan tak ada siapapun kecuali para pelayan di rumah..
setelah sampai Eva di sambut dengan antusias dengan Maya yaya dan Aldi..
" mbak Eva selamat datang kembali. " ucap Maya..
" Hay maya.bagai mana perkembangan salon dan butik apa lancar" ucap Eva..
" sangat lancar mbak. dan selama beberapa hari ini juga banyak yang menyukai gaun yang Kaka buat dan langsung membeli nya" ujar Maya..
" bagus lah kalau begitu".
Eva pun masuk ke dalam ruangan nya dan memulai untuk menggambar sketsa model baju yang akan dia rancang lagi..
kali ini Manda ikut membantu maya untuk melayani customer yang datang untuk krimbat potong rambut dan Segala macam.
apa lagi hari ini tidak ada job wedding.
salon begitu ramai pengunjung dan membuat Eva juga harus turun tangan membantu karyawan nya..
...****************...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...