Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa

Jatuh Cinta Dengan Gadis Desa
chapter 18


__ADS_3

Eva seketika membeku di tempatnya..dia tidak tau harus berkata apa..


Devan pun langsung memeluk Eva secara tiba-tiba Eva hanya terdiam.


" Eva aku sangat merindukan mu" ucap Devan


Eva hanya diam dan tidak tau harus berbuat apa.


Devan memegang pipi Eva " Eva aku merindukan"


Devan pun ingin mencium bibir Eva,tapi secepat mungkin Eva tersadar dan menghindari ciuman devan..


" maaf tuan devan aku menghargai calon istri mu, jangan seperti ini" ucap Eva yang membuat hati Devan terasa sakitt..


" Eva ku mohon dengar kan penjelasan ku dulu"

__ADS_1


" tidak ada yang perlu di jelaskan lagi tuan, anggap saja kita tidak pernah saling bertemu, maaf waktu ku tidak banyak aku hanya ingin membawa beberapa berkas yang di suruh oleh tuan Rehan untuk di bawa ke sini" Eva meletakkan berkas itu dan segera ingin keluar..


tapi dengan cepat Devan memegang tangan Eva, " Eva ku mohon dengar kan aku dulu " ucap Devan..


Eva menghempaskan tangan devan..


" apa yang perlu anda jelas kan lagi,jelas jelas aku sudah liat semua nya, kau mengucap kan kau mencintaiku dan menyuruh ku untuk menunggu mu,tapi apa ini justru kau sudah bertunangan, dan 1 lagi kau membohongi ku kalau kau hanya lah seorang karyawan biasa, kenapa apa kau takut aku akan memeras harta mu hahh. tenang saja tuan devan Erlangga aku tidak seperti perempuan yang di luar sana yang memandang harta" ucap Eva mengeluarkan semua isi hati nya..


" aku tidak akan merebut harta mu tuan Dev aku bukanlah perempuan matre dan gila


hati devan sangat sakit mendengar kan Eva berbicara,dan sekarang devan di selimuti rasa amarah..


Devan menarik tangan Eva masuk ke dalam kamer pribadi nya yang ada di dalam ruangan nya..


Devan mendorong tubuh Eva dan menindih nya, mencium bibir Eva dengan rakus nya, Eva terus memberontak,tapi Devan tidak mempedulikan Eva. saat ini pikiran nya hanya ingin Eva menjadi milik nya sampai dia tidak bisa berfikir jernih lagi..

__ADS_1


Devan membuka kemeja putih Eva dan buah dada Eva terlihat jelas, eva sudah menangis, entah apa yang akan terjadi dengan nya..


" tuan Devan ku mohon jangan lakukan itu" lirih Eva berlinang air mata..


Devan tidak mempedulikan tangisan Eva, devan terus mencium dan menghisap bagian buah dada Eva dan meninggalkan tanda merah..


Devan beralih membuat rok Eva, Sekarang Eva sangat polos tanpa sehelai benang pun, devan membuka semua pakaian nya sampai tak tersisa, devan sedang lagi lagi mencium semua area tubuh Eva. Eva menangis dengan semua perlakuan devan,. sampai devan sadar hampir saja melecehkan wanita kesayangan nya..


" Eva maafkan aku" ucap Devan merasa bersalah..


Eva hanya menangis tidak mempedulikan perkataan devan,itu membuat devan semakin berasa bersalah, devan berdiri dan memakai pakaian nya. dan menyelimuti tubuh polos Eva..


Devan keluar dari kamar nya. " bodoh bodoh bodoh, kenapa kau tidak bisa mengontrol emosi mu devan,kau hampir saja mencelakai orang yang kamu sayangi" teriak devan..


Eva memakai pakaian nya dan segera ingin keluar, devan yang melihat langsung menahan Eva, "kau ingin ke mana Eva" ucap Devan..

__ADS_1


" aku membencimu Devan aku sangat membencimu" teriak Eva dan menangis menatap Devan..


__ADS_2